
“Jangan khawatir bu, aku tahu dimana tempat yang cocok untuk meminjam uang modal.” Ucap qin hao yan kemudian menyudahi makannya
“Baiklah bu, makanlah cepat dan tidurlah, aku akan berangkat pagi pagi besok.” Ucap qin hao yan kemudian membereskan piring piring kotor kemudian mencucinya lalu tidur
...----------------...
Malam hari telah berganti dengan pagi hari. Dan qin hao yan terlihat sudah bangun dan memasak sarapan pagi dan segera bersikap siap dan berangkat ke istana
Beberapa saat kemudian ibu yun nuo terbangun dan melihat catatan di dapur yang mengatakan bahwa qin hao yan telah berangkat ke istana
“Sudah ku duga.” Ujar ibu yun nuo
Ibu yun nuo telah menduga hal tersebut, tapi mau bagaiamana lagi, qin hao yan sangat keras kepala dan susah mendengarkan perintah orang tua
Sementara itu tampak qin hao yan yang telah sampai di istana dan menghadap ke kaisar
“Em…Yang mulia, apakah saya bisa meminjam sedikit uang pada anda?” Tanya qin hao yan dengan sedikit grogi dan malu
Kaisar long ling juan yang mendengar seorang putri perdana menteri yang terkenal kaya dan bermartabat meminjam uang padanya sungguh terkejut, begitu pun dengan selir selir terutama permaisuri wei lie dan selir wei jing
“Kalau tidak salah kau adalah putri selir perdana menteri qin kan? Seharusnya kau diberi uang bulanan pada ayahmu.” Ucap permaisuri wei lie pada qin hao yan
__ADS_1
Qin hao yan ternganga mendengar penuturan kata permaisuri wei lie. “Hm…Tunggu sebentar, terkahir kali aku diberi bulanan dari tua bangka itu kapan? Hm…Mungkin tidak pernah.” Balas qin hao yan yang membuat satu ruangan terdiam
Bahkan kaisar long ling juan juga terkejut dan pangeran pangeran yang menginginkan dirinya juga terkejut dan merasa kasihan
“Hoho, aku tahu isi pikiran kalian, kalian ingin tahu kenapa perdana menteri qin tidak pernah memberiku uang bulanan kan?”Tebak qin hao yan dengan senyuman
Semua orang di sana mengangguk anggukkan kepalanya dan menunggu balasan dari qin hao yan
“Hehe…Sayangnya aku tidak bisa memberitahu kalian jika kalian belum meminjamkanku uang.” Ucap qin hao yan dengan rencana tarik ulur
Seketika semua orang membatu dan kaisar long ling juan langsung memberikan apa yang diinginkan qin hao yan
“Dia itu…Bukanlah ayah yang pantas, disebut ayahpun dia tidak pantas, hanya karena masalah kecil dia mengasingkanku ke desa terpencil selama bertahun-tahun.” Ucap qin hao yan lagi yang mulai di banjiri air mata
“Eh? Ehm…Sepertinya aku terbawa suasana hehe, yang penting aku anak selir yang tak diinginkan, jadi aku kesini untuk meminjam uang untuk pengobatan ibuku dan sebagai modal untukku membuka usaha.” Ucap qin hao yan yang kembali tersenyum seperti biasa
Walaupun di luar terlihat tidak baik baik saja tapi dalam hati ia mengutuk berat perdana menteri qin liu bai dengan seburuk buruknya
Kaisar long ling juan dan yang lainnya merasa kasihan dengan keadaan qin hao yan. “Baiklah, lain kali kau bisa meminjam berapa banyakpun uang yang kau inginkan, jangan sungkan.” Ucap kaisar long ling juan pada qin hao yan
Qin hao yan tersenyum dan mengangguk anggukkan kepalanya kemudian pergi dari istana dan langsung ke sebuah apotek terdekat dan membeli obat untuk ibunya
__ADS_1
Setelahnya ia pulang dan langsung menyuruh sang ibu untuk memakan obatnya kemudian ia keluar lagi dan pergi ke pasar untuk memulai bisnisnya
“Aku harus mencari kedai atau restoran dengan tempat yang strategis untuk menarik pelanggan tetap dan kaya yang sering berlalu lalang.” Ucap qin hao yan sambil melihat sekelilingnya dan menemukan sebuah restoran dengan tempat yang sangat strategis
Qin hao yan mendekati pria tua yang duduk di depan restoran dengan tulisan ingin menjual restorannya dengan harga murah
“Permisi paman, saya ingin membeli restoran paman, apakah boleh?” Tanya qin hao yan terlebih dahulu
“Bisa…Bisa nona, kapan nona akan menggunakan restoran ini? Saya akan segera mengosongkannya.” Ucap pria tua itu pada qin hao yan dengan rasa senang yang tampak diwajahnya yang tua
“Aku tidak terburu buru paman, silahkan ambil uang ini, selebihnya paman ambil saja dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan paman.” Ucap qin hao yan kemudian memasuki restoran yang baru ia beli
Dalamnya terlihat sangat berdebu dan tidak pernah di bersihkan selama bertahun-tahun lamanya
Perlahan qin hao yan menyusuri dapur dengan peralatannya yang sudah usang
“Hm…Semua perabotannya sudah usang dan tidak dapat digunakan lagi, lantainya rapuh, atapnya sudah bolong bolong, mejanya yang juga sudah tidak dapat digunakan.” Ucap qin hao yan dengan menelusuri semua isi restoran dengan kondisinya masing-masing
Pria tua yang mengikutinya terlihat sedikit takut bila qin hao yan berubah pikiran dan menarik kembali uangnya untuk membeli restorannya
See you
__ADS_1