Time Travel Qin Hao Yan

Time Travel Qin Hao Yan
BAB 11


__ADS_3

Kaisar long ling juan dan selir kekaisaran wei jing tidak dapat memaksa jika itu adalah keinginan qin hao yan sendiri


Pangeran pangeran yang ingin menikahinya juga terlihat kecewa dan mencoba untuk melepaskan qin hao yan


Qin hao yan beristirahat sejenak di ruang tamu dan berpamitan dengan kaisar long ling juan selir kekaisaran wei jing, dan semua pangeran kemudian pulang


...----------------...


Kaisar long ling juan terlihat masih tidak terima dengan penolakan qin hao yan tapi mau bagaiamana lagi ia tidak dapat memaksakan kehendaknya pada qin hao yan


Di lain sisi terlihat selir kekaisaran wei jing yang juga masih merenungkan sikap sikap dan perilaku qin hao yan yang berani dan tangguh


“Kuharap suatu hari nanti dia akan menjadi sangat kuat, sangat kuat hingga tidak ada yang berani meremehkannya lagi.” Ucap selir kekaisaran wei jing


Sementara itu, terlihat qin hao yan yang telah kembali dari istana, setibanya ia di kediaman qin ia langsung ke paviliunnya yang bobrok dan serempak merebahkan tubuhnya


“Benar benar hari yang meresahkan.” Ucap qin hao yan dengan letih


“Untung aku menolak permintaan kaisar yang ingin menikahkanku dengan putra putranya.” Ucap qin hao yan


Di saat yang bersamaan perdana menteri qin liu bai mendatangi qin hao yan dengan tampang kesal dan penuh amarah


Brak!


“Qin hao yan! Dasar anak durhaka! Beraninya kau menolak tawaran kaisar untuk menjadi selir pangeran!” Bentak qin liu bai


Qin hao yan bangkit dan menatap tajam qin liu bai. “Apa salahnya aku menolaknya? Kaisar juga tidak memaksakannya padaku.” Ujar qin hao yan


Di saat itu pula jing luo gong dengan putrinya qin jin'er


“Hng! Kau tidak punya malu ya? Sudah terlahir dari seorang selir, kelakuannya pun juga sangat kasar dan tidak berpendidikan.” Sindir qin jin'er pada qin hao yan

__ADS_1


Qin hao yan bangkit dari kasurnya dan menyeringai. “Jika kau mau kau saja yang pergi ke hadapan kaisar dan menggantikanku menjadi selir pangeran, Bukankah kau sedari dulu sudah sangat ingin menikahi seorang pangeran.” Sindir balik qin hao yan


“Dasar anak ******! Beraninya kau menghina putriku!” Bentak jing luo gong


Qin hao yan tersenyum kecil dan mendekati jing luo gong. “Jangan lupa, dulu kau hanyalah pengemis jalanan yang menaiki kasur perdana menteri qin dan menggantikan ibuku sebagai istri sah.” Bisik qin hao yan di dekat telinga jing luo gong


Qin hao yan keluar dari kamarnya dan menatap ketiga orang itu


“Aku telah mengetahui rencana kalian membuatku tetap tinggal disini, putri sah kalian itu kemungkinan besar hanya akan dinikahkan sebagai selir, jadi jika itu terjadi kalian akan menukarku dengannya, iya kan?” Ucap qin hao yan


“Jika aku pergi dari sini, siapa yang akan menggantikan putri kalian jika benar dia dinikahkan menjadi seorang selir?” Ucap qin hao yan lagi


“Jadi bersikap baiklah padaku jika kalian tidak ingin aku pergi dari sini dan membawa kemalangan bagi putri kalian.” Ucap qin hao yan kemudian pergi dari sana


Ketiga orang itu terlihat membatu mendengar ancaman kecil dari qin hao yan


Sedangkan di sisi lain terlihat qin hao yan yang sedang menuju ke paviliun ibunya yang ada di bagian utara kediaman


Tok tok tok


Tak lama setelahnya terdengar langkah kaki yang sangat cepat mendekati pintu paviliun


Kriek…


Perlahan pintu paviliunnya terbuka dsn memperlihatkan ibu qin hao yan yaitu yun nuo yang semakin kurus dan sakit sakitan


Qin hao yan agak terkejut dengan kondisinya yang semakin memburuk itu


“Bu, apa kau baik baik saja?” Tanya qin hao yan dengan khawatir pada ibunya yun nuo


“Uhuk! Uhuk! … Ibu baik baik saja nak, jangan khawatir.” Ucap Ibu yun nuo disertai dengan batuk batuk

__ADS_1


Qin hao yan tak berpikir bahwa ibu yun nuo baik baik saja dan segera masuk ke dalam paviliun


“Ibu, kau sebaiknya istirahat saja, aku akan tinggal denganmu beberapa hari.” Ucap qin hao yan pada ibu yun nuo


Ibu yun nuo terlihat tersenyum melihat qin hao yan yang sangat mengkhawatirkan dirinya yang sudah tua dan tidak lama lagi


“Bagaimana keadaanmu beberapa hari ini? Apakah semuanya berjalan lancar?” Tanya ibu yun nuo pada qin hao yan


Qin hao yan berhenti sejenak dan menoleh melihat sang ibu seraya tersenyum. “Tentu saja, semuanya berjalan lancar bu.” Ucap qin hao yan


Berbohong demi kebaikan itu tidak apa apa kan? Karena qin hao yan telah berbohong untuk pertama kalinya pada sang ibu demi kebaikan ibunya sendiri


“Oh iya bu, untuk beberapa hari ini biar aku yang membuatkanmu makanan sehari-hari, kau tinggal tunggu saja.” Ucap qin hao yan pada ibu yun nuo


Ibu yun nuo tersenyum sambil menggeleng gelangkan kepalanya lalu menghela napas pasrah


“Memang tidak ada yang dapat menghentikanmu melakukan sesuatu yah…” Ucap ibu yun nuo dengan nada lemah


Qin hao yan hanya dapat tersenyum dan lanjut membuat makan malam malam untuk mereka berdua


Malam hari telah tiba dan ibu yun nuo untuk pertama kalinya mencoba makanan buatan qin hao yan


“Wah! Makanan buatanmu sangat enak nak! Jika mendirikan restoran atau kedai kecil mungkin masakanmu akan laris manis dan kau dapat keuntungan yang banyak.” Ucap ibu yun nuo yang memuji qin hao yan


Qin hao yan terkejut dengan ide yang ibunya baru saja katakan secara tidak sengaja


“ Yang ibu katakan ada benarnya, kita bangun restoran saja, ketika ada hasilnya kita perbaiki paviliun kita.” Ucap qin hao yan


“Tapi nak…” Ucap ibu yun nuo dengan tidak percaya diri akan rencana qin hao yan


“Jangan khawatir bu, aku tahu dimana tempat yang cocok untuk meminjam uang modal.” Ucap qin hao yan kemudian menyudahi makannya

__ADS_1


“Baiklah bu, makanlah cepat dan tidurlah, aku akan berangkat pagi pagi besok.” Ucap qin hao yan kemudian membereskan piring piring kotor kemudian mencucinya lalu tidur


See you


__ADS_2