Time Travel Qin Hao Yan

Time Travel Qin Hao Yan
BAB 50 ᏰᏝᎯ ᏰᏝᎯ ᏰᏝᎯ ᏰᏝᎯ....


__ADS_3

Yun Haoyan menggeleng gelengkan kepalanya. "Memang aku yang mengajaknya, aku mengenakan pakaian pria dan masuk dengannya ke rumah bordir, dia tidak melihat wanita penghibur itu tapi aku yang ingin melihat wanita wanita penghibur itu." Ucap Yun Haoyan dengan jelas.


Kaisar Jian Zhimo dan permaisuri Zhi Xu terkejut dan menganga.


"Hanya itu yang ingin ku katakan, aku akan pergi dulu, Zhentian jaga dirimu baik baik, aku akan mengunjungimu lagi nanti." Ucap Yun Haoyan dengan senyuman lalu pergi dengan cepat.


...----------------...


Dalam kamar Jian Zhentian rasa canggung menghampiri ketiganya, kedua orang tua itu terlihat melongo tak percaya dengan apa yang Yun Haoyan katakan.


"Apa yang calon menantuku katakan…Benar?" Ucap Permaisuri Zhi Xu tak percya.


"Sayang, itu mungkin hanya bualannya saja untuk melindungi prianya." Ucap Kaisar Jian Zhimo.


Jian Zhentian yang melihat kedua orang tuanya yang kebingungan karena penjelasan Yun Haoyan menghela napas pasrah.


"ayah ibu, uangku digunakan oleh Haoyan untuk membeli beberapa baju pria dan dia sendiri yang menyeretku ke rumah bordir." Ucap Jian Zhentian.


Permaisuri Zhi Xu menghela napas pasrah. Ia tak menyangka Yun Haoyan calon menantunya akan pergi ke rumah bordir untuk melihat wanita wanita penghibur itu.


"Dia…Dia benar-benar mirip denganku saat masih muda, aku ingat waktu itu tempat pertama kita bertemu adalah di rumah bordir." Ucap Permaisuri Zhi Xu.


Kaisar Jian Zhimo terkekeh kecil dan merangkul tangan Permaisuri Zhi Xu. "Tentu saja aku tidak akan melupakan momen pertama kali kita bertemu, saat itu kau terlihat benar-benar tampan." Puji Kaisar Jian Zhimo.


Keduanya langsung pergi dari sana dan mengobrol mengenai masa lalu yang bahagia mereka berdua dan melupakan putra mereka Jian Zhentian.


Jian Zhentian yang dikacangin oleh kedua orang tuanya terdiam.


"Dasar orang tua tidak tahu malu, meninggalkan putranya yang masih lemah ini." Gerutu Jian Zhentian kesal.

__ADS_1


Ia memakan sup penghilang mabuknya dengan kesal.


Sesudah itu ia kembali segar dan pergi bersih bersih, setelahnya ia pergi dari sana untuk ikut menghadiri rapat pagi.


Di sana terdengar riak riuk dari para menteri yang tidak sependapat.


"Semuanya tenang, aku sudah bilang kalau aku tidak akan menikahi siapapun secuali wanitaku." Ucap Jian Zhentian teguh.


"Tapi yang mulia saya melihat jika wanita itu tidak bisa melakukan apa apa dan terlihat manja dan juga…Rendahan."


"Jika yang mulia hanya ingin menikahi wanita itu dan menjadikannya permaisuri maka kami akan menolak dengan terang terangan."


"Benar."


Semua menteri tampak menolak perkataan Jian Zhentian yang ingin menikahi Yun Haoyan seorang saja.


Tap tap tap.


Tampak Yun Haoyan memasuki ruang rapat dengan gagah berani.


Ia menginjakkan kakinya dan membuat semua menteri tertekan dan sulit berbicara.


Langkah demi langkah Yun Haoyan lakukan dan semakin Yun Haoyan melangkah ke dalam semakin tertekan pula para menteri itu.


"Aku, Yun Haoyan bukanlah wanita rendahan yang hanya tahu manja manja." Ucap Yun Haoyan.


Ia naik dan berdiri di samping Jian Zhentian. "Aku adalah Yun Haoyan, aku bukanlah wanita wanita penghibur rendahan yang kau bilang itu." Ucap Yun Haoyan dengan penu tekanan dan mendominasi.


Menteri menteri itu terkejut dan tidak bisa mengatakan apa apa lagi.

__ADS_1


"Namaku adalh Yun Haoyan, ingat itu…Baik-baik." Ucap Yun Haoyan dengan tatapan tajam.


Semua orang di sana tidak dapat membalas perkataan Yun Haoyan dan membubarkan rapat pagi dengan cepat.


Kaisar Jian Zhimo dan permaisuri Zhi Xu tersenyum puas dengan kata-kata dan aura mendominasi dari Yun Haoyan.


Puk.


Dari belakang permaisuri Zhi Xu menepuk baju Yun Haoyan dan tersenyum kecil. "Kerja bagus nak, kau berhasil membungkam mulut mereka semua hanya dengan beberapa kalimat saja." Ucap permaisuri Zhi Xu.


Yun Haoyan tertawa kecil. "Hahahaha…Itu aku lakukan demi kalian juga, kalian telah menolongku dua kali dan aku harus membalas budi kalian." Ucap Yun Haoyan.


"Haoyan, kau benar-benar mengagumkan tadi, aku tidak menyangka kau akan membantuku." Ucap Jian Zhentian.


Yun Haoyan menatap biasa Jian Zhentian tanpa senyuman ataupun tatapan senang.


"Huh…Kau tidak perlu begitu banyak berharap aku melakukan ini hanya untuk membalas budi kedua orang tuamu." Ucap Yun Haoyan.


"Dan untuk yang kedua kalinya terima kasih karena telah menemaniku kemarin." Ucap Yun Haoyan.


Ia pergi dari sana dengan terburu buru.


Jian Zhentian tersenyum kecil dan menggeleng gelengkan kepalanya. "Huh…Kau benar-benar keras kepala Haoyan kecil." Ucap Jian Zhentian.


Permaisuri Zhi Xu dan Kaisar Jian Zhimo yang melihat putranya yang sudah beberapa kali tersenyum senyum sendiri terkekeh kecil.


"Suamiku…Putra kita yang dingin ini sudah mulai meleleh." Bisik permaisuri Zhi Xu.


Kaisar Jian Zhimo mengangguk anggukkan kepalanya dengan cepat. "Benar, sebaiknya kita bantu mereka semakin dekat." Bisik Kaisar Jian Zhimo.

__ADS_1


Mereka segera pergi dari sana meninggalkan Jian Zhentian di sana sendirian.


See you next time.


__ADS_2