
“Ekhem…Kau orang kedua yang sangat peduli padaku setelah ibuku.” Ucap Yun Haoyan dengan nada kecil.
Putra mahkota Jian Zhentian yang mendengarnya berhenti dan menoleh melihat wajah Yun Haoyan dengan sangat dekat.
Keduanya saling bertatapan selama beberapa detik hingga kedatangan ibu Yun Nuo membuyarkan keduanya.
...----------------...
“Hohoho…Lihatlah calon menantuku apa kalian sudah tidak tahan lagi?” Ucap Ibu Yun NuoNuo dengan cengengesan.
Putra mahkota Jian Zhentian dan Yun Haoyan menatap tidak percaya pada Ibu Yun Nuo.
“Ibu, kau…Tidak salah pahamkan?” Tanya Yun Haoyan.
“Nonya Yun, ini tidak seperti yang kau bayangkan.” Ucap Putra mahkota Jian Zhentian.
Keduanya mulai menjelaskan dengan terbata bata dan gagap, sementara sang ibu yang masih cengengesan mengibas ngibaskan tangannya. Ia tersenyum simpul.
“Hahaha…Kalian berdua, tidak perlu malu malu, aku pergi dulu ya, aku tidak ingin menganggu waktu berduaan kalian.” Ucap Ibu Yun Nuo dan segera pergi dari sana.
Yun Haoyan dan putra mahkota Jian Zhentian terdiam mematung.
Keduanya saling bertatapan. Dan langsung mendorong satu sama lain.
“Ihh! Jauh jauh dariku, dasar laki-laki tidak tahu malu.” Kesal Yun Haoyan.
Putra mahkota Jian Zhentian menjauh dari Yun Haoyan dan merapikan bajunya.
Dia segera pergi ke meja makan dan duduk. “Siapa juga yang ingin dekat dekat denganmu.” Ucap putra mahkota Jian Zhentian kesal.
Keduanya sama sama kesal dan makan dengan cepat dan melakukan aktivitas mereka masing-masing.
Setelah putra mahkota Jian Zhentian mengganti pakaiannya dengan pakaian baru ia segera pergi ke luar namun tiba-tiba saja Yun Haoyan menghadangnya.
“Dasar kau sialan, sebelum pergi kau harus membantuku membersihkan paviliun dulu lalu.” Ucap Yun Haoyan menghadang putra mahkota Jian Zhentian.
Putra mahkota Jian Zhentian terkejut dan segera mundur beberapa langkah ke belakang.
“kau, kau membuatku terkejut.” Ucap Putra mahkota Jian Zhentian terkejut.
__ADS_1
Yun Haoyan mengerutkan keningnya. “Kau ini, suka tinggal gratis ya? Cepat bantu aku bersih bersih lalu kau bisa bebas pergi ke mana saja, anggap saja itu bayaranmu tinggal di paviliunku.” Ucap Yun Haoyan.
Putra mahkota Jian Zhentian menggeleng gelengkan kepalanya, ia melipat tangannya di atas dadanya dan menatap tajam Yun Haoyan.
“Beraninya kau memerintahku, apa kau tahu siapa aku?” Ucap putra mahkota Jian Zhentian kesal.
Yun Haoyan menaikkan kedua tangannya di pinggang dengan tampang kesalnya.
“Aku tahu kau putra mahkota kerajaan ternama, tapi kau juga harus membantu, tidak ada yang gratis di dunia ini, tau gk.“ Ucap Yun Haoyan kesal.
Yun Haoyan memberikan celemek padanya dan memberikan sapu lidi.
“Kau sapu halaman ini, aku akan menyapu bagian sana.” Ucap Yun Haoyan.
Putra mahkota Jian Zhentian memiringkan kepalanya bingung. Ia mengambil celemek itu dan menatap aneh celemeknya.
“Bagaiamana cara memakainya? Dan harusnya kau yang memakaikanku, aku ini putra mahkota, iya kan?.” Tanya Putra mahkota Jian Zhentian kebingungan.
Yun Haoyan menghela napas pasrah, ia hanya dapat mengikuti perkataan putra mahkota Jian Zhentian dengan penuh kesabaran.
“Cukup pakai seperti ini, dan ikat ini ke belakang.” Ucap Yun Haoyan sembari mengalungkan kedua tangannya ke pinggang Putra mahkota Jian Zhentian. Ia mengikatnya.
“Apa fungsi kain ini.” Tanya putra mahkota Jian Zhentian.
Yun Haoyan mengambil sapu yang tergeletak di tanah dan memberikannya pada putra mahkota Jian Zhentian.
“Celemek ini berfungsi untuk melindungi bajumu agar tidak terkena kotoran, sekarang cepat sapu, setelah itu bantu aku cuci piring dan melipat pakaian.” Ucap Yun Haoyan lalu pergi.
Dengan kesal putra mahkota Jian Zhentian mengambil sapunya dan menyapu.
Dia terus menggerutu kesal dengan perkataan Yun Haoyan yang menurutnya sudah kelewatan.
Sementara Yun Haoyan yang mendengar gerutu Putra mahkota Jian Zhentian hanya dapat menghela napas pasrah.
“Jika kau terus bersikap manja seperti itu kau tidak akan pernah sukses, mungkin suatu hari nanti kau akan terjatuh dari puncak kejaanmu.” Ucap Yun Haoyan.
“Dan kau akan tinggal di desa kecil dengan keadaan miskin, kau mungkin sudah tidak dapat bertahan hidup dengan sikapmu yang tidak bisa apa apa selain bertarung.” Ucap Yun Haoyan lagi.
“Makanya, sebelum semua itu terjadi maka kau harus belajar mandiri dan melakukannya sendiri.” Ucap Yun Haoyan.
__ADS_1
Putra mahkota Jian Zhentian menyimak pembicaraan Yun Haoyan dalam diam sambil menyapu.
“Ini juga dilakukan sebagai latihan pagi agar otot otot kita lebih kuat.” Ucap Yun Haoyan.
Putra mahkota Jian Zhentian menghela napas pasrah mendengar ceramah panjang Yun Haoyan.
Beberapa menit kemudian semuanya selesai di sapu, mereka berdua masuk ke dalam.
Namun putra mahkota Jian Zhentian mencoba kabur tapi kerah bajunya di tarik oleh Yun Haoyan masuk ke dalam paviliun dan ke dapur.
“Kau ambil piring kotor itu dan bawa kesini.” Perintah Yun Haoyan.
Putra mahkota Jian Zhentian berdecik kesal dan mematuhi perintah Yun Haoyan secara paksa.
Yun Haoyan tersenyum manis dan mengambilnya dari tangan Putra mahkota Jian Zhentian dan mencucinya sambil bernyanyi kecil.
“Ambil piring piring ini dan letakkan disini.” Ucap Yun Haoyan sembari memberikan piring bersih yang sudah di cuci ke putra mahkota Jian Zhentian.
Ia mengambilnya dan menaruhnya di tempat yang ditunjukkan Yun Haoyan.
Di saat yang bersamaan Kaisar Long Ling Juan mengunjungi Yun Haoyan.
“Kau pergi temui paman kaisar dulu, aku akan membereskan sisanya, ajak paman kaisar dulu lalu aku akan segera ke sana.” Ucap Yun Haoyan.
Putra mahkota Jian Zhentian menghela napas pasrah untuk yang kesekian kalinya.
Ia segera berjalan ke depan dan membukakan pintu untuk Kaisar Long Ling Juan.
“Selamat datang yang mulia, tolong duduk sebentar, saya akan pergi membuatkan teh untuk anda.” Ucap Putra mahkota Jian Zhentian dengan sopan.
Walaupun dia bersikap sopan namun wajahnya berkata lain.
Kaisar Long Ling Juan yang melihatnya melongo tak percaya.
“Putra mahkota Jian, anda…Sangat mandiri yanl tinggal di paviliun Haoyan, pasti hari hari kalian akan bahagia nanti.” Puji Kaisar Long Ling Juan.
Putra mahkota Jian Zhentian tersenyum paksa dan segera ke dapur untuk membuat teh untuk Kaisar Long Ling Juan.
See you
__ADS_1