
Disaat itu perdana menteri Qin sudah bagaikan membuang berlian murni yang sangat berharga dan memelihara batu hitam yang tak berharga sama sekali. Saat ini ia merasa sangat menyesal telah menerima perceraian yang ibu Yun Nuo berikan padanya.
‘Aku sangat menyesal telah membuangnya…’ Batin perdana menteri Qin dengan penuh penyesalan
...----------------...
“Hari ini aku mengundang kalian adalah untuk merayakan hari aku menemukannya adikku dan keponakanku! Semuanya jangan sungkan sungkan, nikmatilah acara ini sepuasnya.”
Dengan suara lantang Kaisar Long Ling Juan memulai acaranya. Semua orang telah menikmati acaranya, sedangkan Perdana menteri Qin dengan istri dan anaknya sama sekali tidak menikmati acaranya.
Mereka bertiga tampak tidak enak dan sangat geram pada Ibu Yun Nuo dan Qin Haoyan yang memiliki tingkatan yang lebih tinggi dari mereka.
“Aku juga ingin mengumumkan sesuatu! Mulai sekarang aku bukan lagi anak dari perdana menteri Qin, aku Qin Haoyan memutuskan hubungan dengan perdana menteri Qin hari ini juga.”
Seketika semua orang terkejut mendengar pengumuman yang Qin Haoyan katakan.
“Dia memutuskan hubungan ayah anak dengan perdana menteri Qin? Bagaimana itu mungkin? Apa dia sudah memikirkan resikonya?”
“Kita tidak perlu mengurusi masalah itu,mungkin dia sudah memikirkannya dan memilih untuk memutuskan hubungan ayah anak dengannya.”
“Benar, lagipula ayahnya itu tidak bertanggung jawab, aku dengar dia sering menghukum putrinya tanpa sebab.”
Berbagai komentar dan gosip mulai menyebar dan membuat ketiga orang itu terdiam malu tak berani bicara apapun.
Pesta penyambutan kini mulai penuh dengan pembicaraan mengenai perdana menteri Qin dan keluarganya.
__ADS_1
Sang istri merasa malu dan tidak berani dekat dekat dengan para wanita wanita lainnya untuk berbincang dan berbicara bersama. Sementara sang putri kini kehilangan semua teman temannya.
Apa apan itu? Mereka bertiga tampak tidak terima dan pulang tengah tengah pesta sedang di mulai. Mungkin karena rasa malu yang sudah tidak dapat mereka tahan atau rasa kesal dan amarah mengenai Ibu Yun Nuo dan Qin Haoyan.
“Yang mulia, saya akan mengubah marga saya menjadi marga ibu saya, apakah itu bisa?” Tanya Qin Haoyan.
Kaisar Long Ling Juan mengangguk pelan. “Bisa, kalau kau mau aku akan mengurusnya untukmu.” Ujar Kaisar Long Ling Juan.
Qin Haoyan sangat berterima masih atas bantuan dari Kaisar Long Ling Juan yang ingin membantunya dengan senang hati dan tidak meminta bayaran apapun.
Sementara itu, Ibu Yun Nuo sedang asik berbicara dengan permaisuri Wei Lie dan Selir Kekaisaran Wei Jing.
“Apakah kau kira perdana menteri Qin itu akan sangat marah karena dulu telah memperlakukanmu dengan buruk adik ipar?”
Kedua Wei bersaudara itu tampak terus bertanya pada Ibu Yun Nuo mengenai perdana menteri Qin yang marah atau tidaknya.
“Em…Saya juga tidak tahu yang mulia, mungkin dia marah besar saat ini dan membanting barang barang di rumahnya juga memarahi istri dan putrinya.” Jawab ibu Yun Nuo
“Eh? Kenapa begitu? Bukankah dia menyayangi istri dan putrinya?” Bingung Selir Kekaisaran Wei Jing.
“Ayya, adik ipar, tidak perlu bersikap begitu formal pada kami, cukup panggil kami Lie dan Jing saja, tidak perlu panggil kami permaisuri ataupun Selir Kekaisaran.”
“Dan ngomong ngomong mengenai perkataanmu itu, sepertinya dia juga tidak terlalu sayang dengan istri dan putrinya, dia hanya mementingkan jabatan dan dirinya sendiri.” Ucap permaisuri Wei Lie.
Ibu Yun Nuo hanya dapat tersenyum canggung mendengar perkataan kedua Wei bersaudara itu. Ia tidak tahu harus berbuat apa lagi pada keduanya.
__ADS_1
Sedangkan Qin Haoyan yang melihat ibunya langsung akrab dengan Wei bersaudara tersenyum lega. Kaisar Long Ling Juan juga melihatnya, ia tersenyum lega melihat ketiganya langsung akrab.
Di mata kedua orang itu ketiga wanita itu sudah akrab tapi kenyataannya sama sekali tidak, samar samar ibu Yun Nuo masih terlihat canggung dalam berbicara dengan kedua wanita itu tanpa rasa formal sedikitpun.
“Mereka bertiga tampaknya sudah akrab dan berteman.”
“Ibuku sangat pandai dalam berteman, bahkan dia Wei bersaudara pun berteman dengannya sekarang.” Ucap Qin Haoyan.
Mendengar kata Wei bersaudara membuat Kaisar Long Ling Juan bingung
“Siapa yang kau maksud dengan Wei bersaudara?” Tanya Kaisar Long Ling Juan.
“Qin Haoyan berhenti mengunyah makanannya bukankah permaisuri Wei Lie dan Selir Kekaisaran Wei Jing adalah saudara satu ayah beda ibu?” Ucap Qin Haoyan.
“Yang kau katakan benar, tapi kenapa kau memanggilnya Wei bersaudara?”
“Aku memanggilnya Wei bersaudara karena mereka bersaudara dan berasal dari keluarga yang sama juga.” Ucap Qin Haoyan sembari mengambil kue Lotus yang ada di depannya.
Kaisar Long Ling Juan mengangguk pelan dan meng oh kan perkataan Qin Haoyan.
Acara penyambutan pun berakhir bahagia, semua tamu undangan satu persatu pulang dan akhirnya selesai, acaranya selesai dan ruang perjamuan dibersihkan oleh para pelayan.
Dan tentunya Qin Haoyan tidak pulang percuma, dia juga membantu para pelayan membersihkan ruang perjamuan hingga selesai dan bersih.
See you
__ADS_1