Time Travel Qin Hao Yan

Time Travel Qin Hao Yan
BAB 36 Melayani Jian Zhentian si pasien.


__ADS_3

Ia bangkit dengan terburu buru dan membuat obat dengan terburu-buru.


Setelahnya ia naik ke kamarnya dan memberikannya pada putra mahkota Jian Zhentian. “Minumlah perlahan, dengan obat ini rasa pusingmu akan reda.” Ucap Yun Haoyan.


Tampak Yun Haoyan tak dapat tidur dengan nyenyak dan kini dia memiliki kantong mata karena mengurusi putra mahkota Jian Zhentian yang mabuk semalaman.


...----------------...


Putra mahkota Jian Zhentian meminum obatnya dengan perlahan sambil melihat Yun Haoyan.


“Em…Tampaknya kau tidak tidur nyenyak semalam, apa yang terjadi?” Tanya Jian Zhentian.


Yun Haoyan berhenti, ia menatap tajam Jian Zhentian. “Apa kau tahu kenapa aku tidak tidur nyenyak?” Ucap Yun Haoyan sembari mendekati Jian Zhentian.


Jian Zhentian menganggukkan kepalanya perlahan. “Itu karena…Kau datang pas tengah malam dan membuat keributan.” Ucap Yun Haoyan.


Setelahnya ia kembali lagi menjauh dari Jian Zhentian.


“Huh! Kau tiba tiba saja kembali tengah malam, kau menjatuhkan kendi arak dan menginjaknya.” Ucap Yun Haoyan kesal.


Jian Zhentian menggerakkan sedikit kakinya dan merasakan sedikit sakit. “Oh…Aku tidak mengingatnya sama sekali.” Ucap Jian Zhentian.


Ia melihat bajunya yang berbeda dari kemarin ia pakai.


“Eh? Bajuku? Kau yang mengganti bajuku?” Ucap Jian Zhentian.


Yun Haoyan menganggukkan kepalanya. “Benar, tapi aku menutup mataku saat mengganti bajumu, jadi kau tidak perlu salah paham.” Ucap Yun Haoyan.


Ia kembali duduk dan memeriksa denyut nadi Jian Zhentian. “Untuk hari ini kau istirahat saja, pekerjaan rumah biar aku yang urus dulu.” Ucap Yun Haoyan.


Ia melepaskan tangannya dari pergelangan tangan Jian Zhentian dan bangkit.

__ADS_1


“Dan, karena kau aku tidak tidur nyenyak, aku membantumu, aku mengelap badanmu, aku mengganti majumu, kau membuat keributan dirumahku, dan kau menjatuhkan kendi arak dirumahku, tentunya semua itu tidak gratis, kau harus bayar semuanya.” Ucap Yun Haoyan.


Jian Zhentian yang semulanya terharu seketika menganga tak percaya, walaupun ia sudah sakit tapi dia tetap menagih uangnya.


“Kau ini benar-benar wanita serakah.” Ucap Jian Zhentian.


Yun Haoyan menoleh ke belakang dan menatap Jian Zhentian. “Aku dari kecil sudah mencari uang seperti ini, jika kau tidak mau tidak apa apa, aku tidak memaksa.” Ucap Yun Haoyan lalu pergi.


Ia keluar dari sana dan pergi mandi di ruang mandinya, ia harus pergi ke kamar mandi sebelah karena Jian Zhentian sedang berbaring di kamarnya.


“Dasar si Jian Zhentian sialan itu, dia benar-benar membuatku kesulitan.” Gerutu Yun Haoyan.


“…” Ternyata dia tidak membawa pakaian baru ke sana. Terpaksa ia kembali lagi ke sana untuk mengambil baju baru.


Ia masuk tanpa permisi dan mengambil bajunya, Jian Zhentian yang melihatnya terkejut. “Hei! Kau mau kemana? Bukankah kau bisa ganti baju disini?” Ucap Jian Zhentian.


Yun Haoyan menghentikan langkah kakinya, ia menoleh melihat Jian Zhentian. “Aku tidak ingin ganti pakaian disini, nanti kau melihatku.” Ucap Yun Haoyan.


“Gantilah bajumu disini, kalau kau keluar dan tiba-tiba saja ada orang lain yang melihatmu bagaimana?” Ucap Jian Zhentian meyakinkan Yun Haoyan.


Yun Haoyan tiba-tiba kepikiran dengan perkataan Jian Zhentian, ia berdeham. “Kalau begitu kau berbaliklah dan jangan mengintip.” Ucap Yun Haoyan.


Jian Zhentian dengan cepat menganggukkan kepalanya dan berbalik tak menatap Yun Haoyan lagi. Sementara Yun Haoyan, ia segera mengganti pakaiannya dengan cepat.


‘Uh…Perasaan ini, aku tidak bisa menahannya, lekuk tubuhnya benar benar terlihat jelas.’ Batin Jian Zhentian.


Saat itu Yun Haoyan hanya menggunakan pakaiannya kemarin yang sudah basah kembali ke kamarnya untuk mengambil pakaian baru. Karena itu lekuk tubuhnya terlihat sedikit oleh Jian Zhentian.


Beberapa saat kemudian ia selesai ganti baju. “Baiklah, sekarang kau boleh berbalik.” Ucap Yun Haoyan.


Jian Zhentian ingin berbalik namun, tampaknya seluruh tubuhnya tiba-tiba keram dan sulit untuk digerakkan.

__ADS_1


“Um…Bisakah kau membantuku berbalik? Seluruh tubuhku keram dan tidak dapat digerakkan.” Ucap Jian Zhentian.


Yun Haoyan menarik napas sedalam-dalamnya dan menghembuskannya, ia mendekati Jian Zhentian dan membalikkan badannya yang berat itu.


“Badanmu itu sangat berat tau.” Ucso Yun Haoyan.


Setelah Jian Zhentian berhasil berbalik ia bangkit dan pergi ke meja riasnya dan menata rambutnya yang masih basah.


Jian Zhentian yang memperhatikan Yun Haoyan tampak senang. Yun Haoyan yang melihatnya lewat kaca bingung.


“Kenapa kau menatapku terus seperti itu? Apa ada sesuatu di rambutku?” Tanya Yun Haoyan.


Jian Zhentian menggeleng gelengkan kepalanya. “Tidak ada apa apa, au hanya merasa senang melihatmu.” Ucap Jian Zhentian sambil tersenyum simpul.


Yun Haoyan yang melihat perilaku aneh dari Jian Zhentian bingung. “Pria aneh.” Gumam Yun Haoyan.


Setelahnya ia turun ke bawah untuk memasak, ia makan sendirian di bawah karena Jian Zhentian yang tak dapat bergerak karena kakinya yang sedang terluka.


Namun, tentunya Yun Haoyan tak melupakan dirinya, Yun Haoyan sengaja memasak bubur untuknya dan membawakannya ke atas.


“Makanlah, aku ingin turun ke bawah membersihkan meja makan.” Ucap Yun Haoyan.


Ia menaruh buburnya di samping tubuh Jian Zhentian dan berbalik. Jian Zhentian dengan cepat menarik tangan Yun Haoyan.


“Tenagaku masih lemah dan tidak bisa mengangkat apa-apa, kau bantulah aku makan ya? Bantu suapi aku, cuma itu.” Ucap Jian Zhentian memohon.


Yun Haoyan menoleh kesal, Ia tak dapat membantah karena melihat mata memelas Jian Zhentian. “Baiklah, tapi biayanya bertambah.” Ucap Yun Haoyan.


Jian Zhentian menganggukkan kepalanya dengan cepat.


See you

__ADS_1


__ADS_2