
Setelahnya ia pergi dari sana. Ia tak mencari gara gara dengan orang orang itu san langsung pergi.
“Apa kalian tahu? Nona Yun yang kalian hina itu adalah pemilik restoran ini yang sesungguhnya dan meruapakan orang yang membuat hidangan hidangan unik ini.” Ucap paman Bai Luo Liu.
Semuanya untuk yang sekian kalinya terkejut di siang bolong.
Setelahnya orang orang yang merundung Yun Haoyan diusir dengan cepat.
...----------------...
Yun Haoyan merasa sangat bahagia dan tersenyum puas melihat orang orang itu diusir oleh orang orang restorannya.
“Apa urusannya sudah selesai nak?” Tanya ibu Yun Nuo.
Yun Haoyan menangguk pelan dan naik lagi ke dalam kereta.
Ketiganya langsung berangkat lagi. Ketiganya hampir setengah perjalanan dan tak terjadi apapun.
Di saat pertengahan perjalanan mereka malah mengalami masalah besar.
Seekor monster dengan tiga kepala dan enam tangan.
“Sebaiknya ibu tunggu di dalam kereta saja, biar aku dan Jian Zhentian yang mengurus monster jelek itu.” Ucap Yun Haoyan.
Ibu Yun Nuo mengangguk pelan, Jian Zhentian dengan cepat pergi membantu Yun Haoyan di luar.
“Kau serang matanya." Ucap Yun Haoyan.
Jian Zhentian dengan cepat pergi dan melompat ke kepala monster itu.
Ia mencoba untuk menusuk matanya namun monster itu mengetahui pergerakannya dan alhasil tertangkap dan dihempaskan ke pohon yang di samping Yun Haoyan.
Yun Haoyan terkejut dan segera pergi menolong Jian Zhentian.
“Cepat bangun, makanya jangan langsung maju jika disuruh, cari kesempatan dulu lalu lukai matanya.” Ucap Yun Haoyan.
Jian Zhentian memanyumkan bibirnya dan bergumam. “Iya iya.”
Setelahnya keduanya mulai lagi dan mempersiapkan aba aba dan menyerang monster itu secara bersamaan.
Duar!!
Yun Haoyan yang menyerang di tubuh bagian kiri dan Jian Zhentian yang menyerang tubuh bagian kanan.
Bruk!
Namun, tak ada yang menyerang bagian tengah tubuhnya dan membuat mereka hampir terluka parah.
Buak!
__ADS_1
“Sial, aku lupa dengan dua jari lainnya lagi." Ucap Yun Haoyan.
Jian Zhentian meninggalkan pertarungannya dan pergi menolong Yun Haoyan.
Sementara ibu Yun Nuo yang sedang asik menonton pertunjukan di jendela kereta dan tertawa kecil.
plok plok plok
“Pertunjukan romantisnya sepertinya mulai muncul.”
Di lain sisi monster itu kembali beregenerasi dengan cepat dan membuat serangannya, ia melemparkan bola bola api ke arah Yun Haoyan dan Jian Zhentian.
Jian Zhentian segera bangkit dan membuat pelindung di sekeliling mereka berdua.
“Ini karena kau terlalu terburu buru, sekarang lihatlah apa yang terjadi.” Kesal Yun Haoyan.
Ia bangkit dan lukanya beransur ansur pulih.
Ia mengeluarkan pedang yang terbuat dari mananya dan menerobos pelindungnya.
crink!
Yun Haoyan melompat ke atas kepala monster kepala tiga itu dan menyerang salah satu matanya.
Gaorrrrr!
Grrrr…
Salah satu tangan monster itu terangkat dan mencoba untuk meraih tubuh Yun Haoyan.
Yun Haoyan tersenyum menyeringai dan berbalik ke belakang lalu melompat sambil membelah tubuh kosnya itu.
Ia beranggapan bahwa monster itu akan mati namun anggapannya salah.
Monster itu tak mati dan malah sebaliknya, bagian tubuh dari monster itu berubah menjadi monster lain dan bagian lainnya yang tersisa dua kepala.
Jian Zhentian mengerutkan keningnya.
“Haoyan! Mungkin monster itu akan membelah diri sekali lagi! Dan kekuatannya akan melemah semakin banyak dia membelah dirinya!”
Jian Zhentian berlari membantu Yun Haoyan sambung berteriak kencang.
Yun Haoyan mendengarkan teriakan Jian Zhentian, sontak ia mendapatkan ide briliant dari otaknya.
“Hehehehehe…Apa ada dari bagian bagian monster ini yang bisa dijual?" Tanya Yun Haoyan.
Jian Zhentian berhenti di samping Yun Haoyan sembari mengangguk pelan. “Benar, inti kehidupan monster itu bisa diambil dan dijadikan obat ataupun bahan untuk meracik pil.” Ucap Jian Zhentian.
“Tidak hanya itu, inti kehidupannya juga agak mahal, semakin tinggi level inti kehidupan maka semakin tinggi juga harganya." Ucap Jian Zhentian.
__ADS_1
Yun Haoyan mengangguk anggukkan kepalanya dengan cepat. Ia melangkah maju bersamaan dengan Jian Zhentian dan mengelilingi monster itu.
“Aku akan menyelesaikan monster dengan kepala dua ini, kau yang satu itu.” Ucap Yun Haoyan.
Jian Zhentian Zhentian menganggukkan kepalanya.
“Hehehee…Terimalah ajalmu!”
Yun Haoyan y ke belakang monster itu dan naik ke atas kepalanya, ia menusuk tepat di tengah tengah kepala monsternya dan membuat monster itu kehilangan keseimbangan.
Sebelum monsternya terjauh ia membelah tubuh monsternya dan menusuk titik vital monster satunya dengan sangat cepat.
“Satu monster beres, sekarang tinggal kau." Tunjuk Yun Haoyan.
Sementara di sisi lain terlihat Jian Zhentian yang sedang menikmati pertarungannya dengan monster itu.
*****!!!
Secara tiba-tiba saja monster itu memuncratkan sebuah lendir beracun ke arah Jian Zhentian.
Jian Zhentian mengerutkan keningnya dan terbang ke atas menggunakan pedangnya.
“Ternyata memiliki lendir beracun juga.” Gumam Jian Zhentian.
Ia melihat ke arah Yun Haoyan yang masih sibuk mengurusi satu monster.
“Haoyan, monster itu bisa memuncratkan lendir beracun! Berhati-hatilah!” Pekik Jian Zhentian.
Yun Haoyan mengangguk pelan dan berhenti di belakang monsternya.
“Hehehe…Terimalah serangan terakhirku monster baik hati.” Ucap Yun Haoyan.
Ia membuat banyak klona bayangan dan mengelilingi tubuh monster.
Monster itu mulai ketakutan dan menyemburkan lendir beracunnya ke klona bayangan bayangan Yun Haoyan.
Satu persatu klona bayangan menghilang terkena lendir beracun.
Yun Haoyan yang asli tersenyum menyeringai, ia mulai merafalkan sesuatu dan mengangkat pedangnya tinggi tinggi.
Seketika saja awan menggelap dan petir menyambar ke mana-mana.
Yun Haoyan tersenyum sumringah dan mengayunkan pedangnya ke monster itu, alhasil monster itu terbelah dua dan berhasil terkalahkan.
begitu pula dengan Jian Zhentian yang sudah mengalahkan yang satunya.
See you
Adegan aksinya kurang ygy😅🥲
__ADS_1