
Dibawah pohon sana terlihat tidak terkena sinar matahari dan cocok untuk berteduh
Qin hal yan tersenyum kecil dan ke bawah pohon itu dan beristirahat sendrian
“Begini kan bagus, tidak ada gangguan, santai, dan tenang.” Ucap qin hao yan pada dirinya sendiri seraya bersandar di pohon
Beberapa saat memejamkan mata ia tersadar akan sesuatu. “Jika ada musuhku yang menemukanku, bukankah itu namanya cari mati sendiri? Sebaiknya aku naik ke atas pohon dan bersembunyi sambil tiduran.”Ucap qin hao yan seraya naik dan tidur di pohon
Di lain sisi terlihat semua pangeran berkumpul di satu tempat
“Kemana kita akan pergi chen? Disana banyak wanita.”
Seorang pangeran dengan kipas di tangannya terlihat sedang memandangi para wanita bangsawan
“Ah…Sebaiknya kita ke sana, disana tidak ada siapa siapa dan sepi.”
Sedangkan pangeran lainnya menunjuk ke arah pohon yang ditinggali qin hao yan tidur sebentar
Mereka sepakat ke sana dan duduk berbincang di bawah pohon
Setibanya di sana mereka langsung merebahkan tubuh mereka di rerumputan dan yang satunya lagi bersandar di pohon
Mereka terlihat sangat akrab dan berbincang bincang dan tertawa terbahak bahak
Qin hao yan yang merasa terusik mulai kesal dan berbalik dan berakhir terjatuh
Ahh!!
bruk!
Untungnya ada seorang pangeran yang bersandar di pohon dan dapat menahan kejatuhan qin hao yan dari atas pohon
__ADS_1
Akan tetapi semua pangeran terkejut dan menjauhi qin hao yan. Begitupun dengan qin hao yan yang juga terkejut dan segera mendorong pangeran yang dia tindihi
“A-apa apaan ini?!” Kaget qin hao yan melihat semua pangeran berkumpul di tempat istirahatnya
“Siapa kalian? Tadi masih sepi…kenapa sekarang banyak pria asing!?” Panik qin hao yan
Terlihat semua pangeran memiringkan kepalanya melihat qin hao yan yang berantakan setelah terjatuh
“Seharusnya kami yang bertanya? Apa yang sedang nona lakukan di atas pohon?”Tanya salah satu pangeran pada qin hao yan
Qin hao yan sedikit mengerutkan keningnya melihat beberapa pangeran yang belum ia kenali
“Oh…aku tadi baru sampai di istana dan karena bosan jadi aku ke sini untuk istirahat dan bersembunyi, tapi tau taunya aku malah tertidur…hehehe…” Canggung qin hao yan
Seketika semua pangeran terdiam dan melihat qin hao yan dari atas sampai bawah tanpa berkedip
“Kalau boleh tahu…nama nona siapa?” Tanya salah satu pangeran pada qin hao yan
“Kalau begitu perkenalkan namaku Ling yi xuan, putra mahkota kerajaan long ini.” Ucap ling xuan yi pada qin hao yan
“Namaku ling yi yuan, pangeran kedua kerajaan long.”Ucap ling yi yuan pada qin hao yan
“Namaku ling yuan ji, pangeran ketiga.” Ucap ling yuan ji pada qin hao yan
“Namaku ling yun qi, pangeran keempat.” Ucap ling yun qi pada qin hao yan
“Namaku ling yuan lang, pangeran kelima.” Ucap ling yuan lang
“Namaku ling jing long, pangeran keenam.”Ucap ling jing long pada qin hao yan
“Namaku ling jiu chen, pangeran ketujuh.” Ucap ling jiu chen pada qin hao yan
__ADS_1
“Senang bertemu dengan nona qin.” Sontak semuanya secara bersamaan
Mendengar semuanya adalah pangeran sungguh membuat qin hao yan terkejut bukan main
Yah, karena semua yang ada di hadapannya adalah laki laki tampan dan merupakan idaman para wanita bangsawan
Qin hao yan menelan salivanya dengan sekuat tenanga dan berkeringat dingin
‘Ternyata mereka semua adalah pangeran, dan salah satu diantaranya adalah putra mahkota…matilah aku.’ Batin qin hao yan
“Uh…itu…kalau begitu…bisakah aku pamit permisi dulu?” Ucap qin hao yan dengan panik
Ketujuh pangeran memiringkan kepalanya.”kalau pergi setidaknya perbaiki dulu hiasan dirimu, kau terlihat berantakan.” Ucap ling jiu chen pada qin hao yan
Qin hao yan melihat tak sekujur tubuhnya yang berantakan dan segera memperbaikinya kemudian pergi tanpa pamit
Para pangeran bingung dengan sikap bar bar qin hao yan yang lain dari yang lain
“Wanita itu sedikit imut saat panik.” Ucap ling yuan lang sambil tersenyum manis memandangi kepergian qin hao yan
Sedangkan pangeran lainnya yang segera berlari meninggalkan ling yuan lang di belakang
“Aku yang akan mendapatkan nona itu lebih dulu!” Ucap ling yun qi pada yang lainnya dengan berlari cepat
Ling yuan lang yang mendengar bahwa ada saudaranya yang menginginkan qin hao yan terkejut dan segera menyusul mereka yang sedang menunggu ke kaisar
Disana terlihat ketujuh tujuhnya sampai di dalam istana secara bersamaan
“Ayahanda! Aku ingin menikahi nona qin!” Sontak semua pangeran secara bersamaan di hadapan kaisar
Mendengar putra putranya menginginkan satu wanita yang sama untuk dinikahi terkejut
__ADS_1
See you