
Ibu Yun Nuo sedikit terkejut dan, segera bangkit dan setuju dengan persyaratan yang tabib itu katakan. “Tidak apa apa tuan tabib, asalkan saya bisa kembali berkultivasi dan melindungi putri saya, saya akan menerima semua bayarannya.”
Qin Haoyan yang melihat ibunya sedia menerima bayarannya demi dirinya terharu. Butiran air mata tampak menunggu untuk jatuh dari kelopak matanya. “Ibu…” Dengan cepat ia mengusap air matanya dan berusaha untuk tidak menangis
Tabib itu mengeluarkan pillnya dan memberikannya pada Ibu Yun Nuo untuk ia makan segera
...----------------...
Qin Haoyan hanya dapat menatap sang ibu dengan tatapan sayu dan berharap sang ibu dapat bertahan dan selamat setelah menelam pill tersebut
Beberapa saat setelah menelannya, tubuh ibu Yun Nuo mulai bereaksi dan merasakan sakit di mana mana, ia menjerit kesakitan, Qin Haoyan segera memeluknya dan berharap sang ibu akan baik baik saja.
Selama setengah jam Ibu Yun Nuo merasakan sakit di sekujur tubuhnya, perlahan kulitnya semakin putih dan racun racun mulai keluar lewat pori porinya, wajahnya mulai cantik kembali dan body tubuhnya yang bagus kembali seperti dulu.
Melihat itu, kaisar Long Ling Juan segera memanggil beberapa pelayan untuk membersihkan tubuh ibu Yun Nuo untuk melihat lebih jelas lagi wajahnya.
Permaisuri Wei Lie dan Selir Kekaisaran Wei Jing terkejut dengan perubahan ibu Yun Nuo.
Beberapa saat kemudian ibu Yun Nuo kembali dengan paras lain, paras yang sangat cantik bagaikan bidadari sama seperti Qin Haoyan. Qin Haoyan dan yang lainnya tentunya terkejut, terutama kaisar Long Ling Juan yang sangat sangat terkejut melihat wajah asli ibu Yun Nuo.
“Nuo Nuo…Adikku Nuo Nuo.”
__ADS_1
Serentak kaisar Long Ling Juan menangis tersedu sedu dan berlari memeluk ibu Yun Nuo dengan sangat sangat rindu
“Kau pasti Nuo Nuo, kau pasti adik Nuo Nuo ku.” Tangis kaisar Long Ling Juan pecah
Ibu Yun Nuo dan yang lainn sontak terkejut. “Jangan bilang kau adalah…” Lirih ibu Yun Nuo. Perlahan butiran butiran air matanya tak dapat tertahankan dan mulai berjatuhan.
Kaisar Long Ling Juan mengangguk pelan dan mengiyakan perkataan ibu Yun Nuo. “Iya, ini aku Nuo Nuo, aku gegemu yang ceroboh itu.” Ucap kaisar Long Ling Juan
Betapa terkejutnya ibu Yun Nuo mendengarnya, ia sangat terharu bisa bertemu dengan kakak yang selama ini ia kira telah mati
“Kakak, sudah lama, aku kira kau sudah mati.”
“Benar, aku kira kakak telah mati karena saat mash kecil, dia ke kota dan menjual arang untuk menghidupiku.” Ucap ibu Yun Nuo
Qin Haoyan dan permaisuri Wei Lie dan selir Kekaisaran Wei Jing menghela napas lega, sang tabib ikut tersenyum lega, sang kaisar akhirnya dapat menemukan adiknya yang sudah ia cari selma bertahun tahun lamanya.
“Baiklah, sekarang apa?” Ucap Qin Haoyan bingung
Kaisar Long Ling Juan mengembangkan senyuman. “Tentu saja malam ini kita membuat pesta penyambutan untuk adikku dan keponakanku yang telah ditemukan.” Senyum kaisar Long Ling Juan
“Tapi sebelum itu, aku ingin mengirimkan surat perpisahan dengan perdana menteri Qin, aku ingin bercerai dengannya.” Ucap ibu Yun Nuo
__ADS_1
Qin Haoyan mengambil napas sedalam-dalamnya dan menepuk pundak ibu Yun Nuo. “Akhirnya ibu dapat berpikir dengan benar, setelah mengetahui bahwa ibu adalah adik paman kaisar, perdana menteri Qin pasti akan segera memintamu untuk berbaikan dan mengucapkan janji manis.” Ucap Qin Haoyan
Sementara itu, para pangeran jiga dengan cepat mengetahuinya dan terkejut, ternyata Qin Haoyan adalah sepupu mereka dan bisa dibilang tidak dapat menikah dengan leluasa dengan Qin Haoyan
“Ternyata Haoyan adalah sepupu kita, kita hanya dapat memanggilnya adik.”
“Tidak apa-apa, setidaknya sekarang dia adalah keluarga kita sekarang.”
“Tak disangka ibunya Haoyan adalah adik ayah yang sudah ayah cari dari dulu.”
di lain sisi, Qin Haoyan yang sedang istirahat di tempat barunya dan begitupun ibu Yun Nuo yang juga sudah mengirimkan surat perceraian pada perdana menteri Qin dan akhirnya ia bisa kembali berkultivasi seperti biasanya. Dan tentunya ia mulai dari awal lagi.
Sekarang kaisar Long Ling Juan, permaisuri Wei Lie, Selir Kekaisaran Wei Jing sibuk mengurus acara penyambutan ibu Yun Nuo dengan Qin Haoyan
“Tak disangka dia adalah adikmu yang mulia.” Ujar permaisuri Wei Lie
“Pantas saja kau terlihat begitu peduli pada. Haoyan kecil.” Ucap selir Kekaisaran Wei Jing
“Sejak awal aku memang merasa bahwa Haoyan adalah keluargaku, tapi aku tidak berani mengambil kesimpulan begitu cepat, jadi aku mengundangnya ke istana dengan Nuo Nuo.” Ucap kaisar Long Ling Juan
See you
__ADS_1