
Tarr
Deklan membanting gelas kaca yang ada ditangannya. "Kejar dia dan jangan biarkan dia lolos" suruh Deklan pada pengawalnya. Saat ingin menuju jembatan kayu di dermaga tiba-tiba tuan muda di hadang oleh beberapa pengawal dan langsung menyerangnya.
Terjadi perkelahian antara pengawal Deklan dan tuan muda. Pengawal Deklan yang berjumlah lima orang itu pun mengepung sang tuan muda Lucas yang sendirian. "Ck mafia yang patut di lenyapkan" tuan muda tersenyum miring melihat pengawal itu.
Bugh
Krak
Duk
Dengan kesendiriannya tuan muda dapat menghajar habis lima orang pengawal yang dikirim oleh Deklan untuk menghabisinya. Saat selesai menghajar, kapal pesiar mulai berlayar menjauhi dermaga sesuai prediksi dari tuan muda.
"Permainan dimulai" tuan muda tersenyum devil menatap pengawal yang datang untuk menghabisinya lagi. Tanpa adanya kesulitan, satu persatu pengawal mulai tumbang saat mencoba menghabisi Lucas si King Mafia DS.
Prok
Prok
Prok
"Haha kau sudah menghajar beberapa pengawalku ya" Deklan datang dengan tepukan di tangannya. "Cih kau hanyalah seorang pengecut yang menyuruh anak buah mu untuk menghadapiku sedangkan kau hanya diam berdiri menyaksikannya seperti orang lemah" tuan muda tersenyum sinis menatap Deklan.
"Kau menganggapku lemah? kita lihat siapa yang lemah dan siapa yang kuat" Deklan mulai mengambil ancang-ancang untuk menyerang tuan muda. "Jangan hanya bicara, buktikan jika bisa" tuan muda memberikan tatapan tajamnya pada Deklan.
"Kau majulah" Deklan menyuruh tuan muda maju terlebih dahulu. "Aku" tuan muda menunjuk dirinya sendiri. "Jika kau tidak mau maka aku yang akan menyerangmu terlebih dahulu" ujar Deklan.
__ADS_1
Tuan muda tersenyum devil dibuatnya. "Akan ku hancurkan sifat angkuhmu itu dan bersiap-siaplah untuk pergi ke neraka" Deklan melayangkan satu pukulan pada tuan muda, namun dengan mudahnya ia hanya menangkis pukulan yang dilayangkan padanya.
"Lakukan jika kau mampu" tuan muda tersenyum penuh arti. "Cih" Deklan mulai menyerang tuan muda secara terus menerus.
Bugh
Bugh
Bugh
"Shhhh...." Deklan meringis menyentuh sudut bibirnya yang berdarah saat menerima pukulan kuat dari tuan muda. Mereka kemudian berkelahi lagi dengan cukup sengit hingga membuat luka-luka mulai menghiasi wajah Deklan.
Sial dia sangat kuat jika begini aku yang akan mati!
"Kalian! bantu aku untuk melawannya" Deklan tersenyum menyeringai saat menemukan cara untuk mengalahkan tuan muda. "Licik" tuan muda tersenyum sinis melihat Deklan yang tersenyum penuh kemenangan.
Jika aku hanya bertarung tanpa menggunakan senjata maka aku akan kalah!
Jangan melakukan sesuatu tanpa seizinku apapun yang terjadi dan aku akan memberimu kode jika aku membutuhkanmu nanti!
Dave hanya menjadi penonton dalam pertarungan antara tuan muda dan pihak Deklan. Ia percaya bahwa Lucas sahabatnya bisa mengatasinya meskipun ia kalah banyak dari pasukan Deklan.
Sring
Clap
Pisau kecil tuan muda mulai beraksi menunjukkan ketajamannya dalam melukai tubuh dari sang musuh. Banyak pengawal Deklan yang sudah sekarat diambang kematiannya. Deklan yang melihat para pengawalnya mulai berguguran satu demi satu itu pun mulai gemetar ketakutan jika nyawanya juga akan terancam.
__ADS_1
Dor
"Berhenti" Deklan menembakkan pistolnya ke atas sebagai bentuk peringatan kepada semua orang yang ada disana. "Jika kau bergerak kau akan tertembak" Deklan menodongkan pistolnya kearah tuan muda.
Tuan muda yang diperingati hanya tersenyum kecil melihat Deklan yang tengah mengancam dirinya.
Clap
"Akhhh" Deklan menjatuhkan pistolnya saat tuan muda melemparkan pisau kecilnya ke tangan Deklan membuatnya merintih kesakitan. Para pengawal yang masih tersisa menyerang tuan muda secara bersamaan.
Hujan mengguyur mereka yang ada di luar kapal pesiar saat itu termasuk tuan muda dan juga para pengawal yang tak henti-hentinya bertarung di bawah rintiknya air hujan.
Tuan muda yang mendapatkan serangan secara bersamaan itu pun cukup kewalahan dan akibat licinnya pijakan pada kapal pesiar itu membuatnya terpeleset jatuh dari kapal pesiar, namun dengan gesitnya ia pun langsung menggayuh besi di pinggiran kapal pesiar agar membuatnya tak jadi jatuh ke dalam laut yang sudah di penuhi oleh beberapa predator hiu yang siap menyantapnya ketika terjatuh.
"Luc" gumam kecil Dave khawatir saat melihat sahabatnya akan terjatuh dari kapal pesiar. "Haha sekarang terbukti bukan siapa yang kuat siapa yang lemah" Deklan menatap sinis tuan muda dengan senyum jahatnya.
Semua pengawal Deklan hanya fokus mengamati bosnya yang sedang menertawakan tuan muda yang mungkin akan segera menemui ajalnya. "Selamat pergi ke neraka" ucap Deklan dengan senyum kemenangannya. "Duke" kode tuan muda ketika Deklan akan menembak tangan tuan muda yang menggenggam pinggiran besi kapal pesiar.
Dave yang mendapatkan kode langsung gerak cepat menembaki pengawal yang tersisa dibelakang Deklan membuat konsentrasi Deklan mengarah padanya. "Ck penyusup" geram Deklan saat mengetahui bahwa Dave telah menyamar menjadi anak buah gadungannya.
"Selamat menjadi santapan para hiu-hiu" tuan muda menarik salah satu kaki Deklan yang berdiri tak jauh dari pinggiran besi pada kapal pesiar dengan satu tangannya hingga membuat Deklan terjatuh ke laut saat itu juga. "B4ngs4t!" teriak Deklan sebelum sekawanan hiu-hiu itu mulai mencabik-cabik tubuhnya.
Kyak
Kyak
"Akhhh sakit tolong aku!" Deklan tak kuasa menahan sakit saat para hiu mengoyak dan mencabik-cabik tubuhnya. Warna darah yang merah dan birunya air laut bercampur menjadi satu membuat suatu gradasi warna antara merah dan biru. Rasa sakit, perih, ngilu semua menjadi satu tanpa bisa Deklan sembunyikan saat itu.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩ...
...😊...