Tuan Muda Yang Kejam

Tuan Muda Yang Kejam
Eps 3 Kematian Tuan Besar


__ADS_3

Setelah sampai di mansion para mafioso langsung menggotong tubuh tak bernyawa tuan besar yang merupakan ayah dari tuan muda ke dalam mansion.


Semua sedih mendengar kabar duka dari tuan besar mereka, karena beliau orangnya ramah, baik dan dermawan. Berbanding terbalik dengan putranya yang sangat dingin nan kejam itu bagaikan malaikat dan seorang iblis tetapi sama sama makhluk yang di ciptakan Tuhan.


Tuan muda menyeret paksa tangan Alisya dengan kasar menuju mansion hingga membuat bekas merah ditangan putihnya tercetak jelas. Dan.....


Brakk


Tuan muda melempar Alisya sehingga terjatuh dan punggungnya membentur pojok meja sehingga membuatnya meringis kesakitan dan terluka yang sudah kesekian kalinya ia dapatkan dari tuan muda yang kejam itu.


Bisa bayangkan terkena lancipnya sudut meja? uhhh yang pasti teramat sakit namun tak berdarah.


"Persiapkan semua keperluan untuk upacara pemakaman ayahku cepat!" suruh tuan muda. "Baik tuan muda" ucap seluruh bawahan. "Dave buka kamar tamu di sebelah kamarku" perintah tuan muda.


"Tapi Luc itu...." ucapan Dave terpotong.


"Cepat!" teriak tuan muda.

__ADS_1


Dave kau jangan membantah Lucas bisa bisa kau mati muda nanti (batin Dave mengingatkan pada dirinya sendiri).


Tak lama Dave datang dan mengangguk pada tuan muda, kode bahwa ia sudah melaksanakan perintahnya. "Ikut aku!" kata tuan muda dengan nada dingin nya membuat hawa dingin semakin dingin karenanya.


"Cepat!" kata tuan muda seraya menarik rambut Alisya lagi dan lagi karena ia tidak suka mengulangi perintahnya untuk kedua kalinya dan tak suka jika ada yang membantahnya.


Menjambak, menyeret, dan menghempaskan sekarang adalah kebiasaan baru tuan muda untuk menyiksa Alisya. Setelah sampai di kamar dengan menggunakan lift, tuan muda menghempaskan Alisya dan mengunci pintu kamarnya kemudian meninggalkan nya.


Setelah setengah jam kemudian.....


"Apakah sudah siap semuanya?" tanya tuan muda dengan nada datarnya.


Terimalah ayahku di sisimu (doa tuan muda).


Setelah selesai tuan besar dimakamkan di tempat pemakaman umum khusus keluarganya dan diletakkan di samping makam istrinya karena permintaan dari keduanya dulu.


"Aku akan menuntut balas atas apa yang dia lakukan padamu ayah aku janji" ucap tuan muda sungguh-sungguh seraya menabur bunga di nisannya.

__ADS_1


Ayah semoga saja ada seseorang yang akan bisa meluluhkan hati Lucas (batin Dave dalam hati).


Mengapa Dave memanggil tuan besar dengan sebutan ayah? karena tuan besar sudah menganggap sahabat sahabat anaknya seperti anak kandungnya sendiri.


Setelah selesai mereka kembali ke mansion yang jauh dari kawasan pemukiman penduduk dan terletak di tengah-tengah hutan yang lebat. Orang-orang tak akan menyangka jika di dalam hutan lebat tersebut terdapat sebuah mansion mewah milik keluarga tuan muda.


Di mansion......


Dengan segera ia menuju kamar pribadinya yang tak seorangpun bisa memasukinya dengan sembarangan, kecuali Dave dan bi Minah. Ia pun langsung membersihkan tubuhnya yang terasa lengket dan segera ingin cepat-cepat tidur.


Namun tuan muda tak bisa tidur, ia termenung memikirkan suatu hal. Menatap langit-langit kamar dan ia mulai berbicara sendiri supaya keluarganya mendengar apa yang ia katakan dan rasakan.


"Mengapa kalian semua meninggalkanku sendiri? apa salahku hingga kalian memilih pergi meninggalkanku? apa dosaku di kehidupan yang lalu hingga takdirku tak memiliki keluarga dan hidup seorang diri?" gumam tuan muda.


Di lain sisi......


"Hiks hiks ayah ibu, aku ingin pergi dengan kalian...a....aku tak kuat menjalani hidupku lagi hiks hiks" kata Alisya dengan tangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Aku lelah hidup sendiri, aku lelah tanpa ada yang mendampingi, aku lelah tak ada yang menyayangi, aku lelah menjalani semua ini hiks hiks" kata Alisya dengan memeluk lutut serta menunduk dengan derai air mata yang membasahi pipinya.


__ADS_2