Wanita Berkubang Dosa

Wanita Berkubang Dosa
episode 34


__ADS_3

"Tuh, ada pak Ari, ibu ganggu nggak ini?" bisik Bu Dian dengan senyum senyum menggoda.


"Bu Dian bisa saja!


Kami gak ada hubungan apa apa, Bu. Hanya teman lama. Dan tolong, ibu tetap disini saja temani saya, biar gak terjadi fitnah!" pinta Harti dengan wajah memohon, dan langsung di iyakan oleh Bu Dian.


Pak Ari melangkah mendekati Harti dan juga Bu Dian dengan mengulas senyuman tipis dari bibirnya.


"Asalamualaikum." saosnya dan menangkupkan kedua tangannya.


"Waalaikumsallm." sahut Bu Dian dan Harti berbarengan.


"Tukangnya belum datang?" tanya Ari menatap wajah wanita yang selalu ingin dia lindungi.


"Belum." sahut Harti singkat, dan membuat Harti sungkan dengan Bu Dian yang terlihat mengerutkan keningnya menatap dirinya.


"Asalamualaikum." terdengar suara pria paruh baya dan dua orang pemuda mengucap salam.


"Waalaikumsallm." sahut Bu Dian, Harti juga pak Ari serempak dan menoleh ke arah suara.


"Maaf, baru datang. Karena tadi mikirnya sekalian bawa rak bunganya. Biar beres dalam waktu sehari." pak Ratno tukang las sekaligus pasang pagar juga tukang bikin rak bunga dari besi.


"Oh gitu? Iya pak, gak papa!


Gimana, apa pagarnya sudah siap di pasang sekarang?" tanya Ari ramah sambil memindai barang barang yang sudah di bawa pak Ratno di mobil pick up nya.


"Sudah kak, sudah siap semua tinggal pasang.


Insyaallah nanti sebelum magrib sudah beres. Saya bawa dua anak buah saya yang terkenal cekatan dalam menyelesaikan pekerjaannya.


Pak Ari tidak perlu khawatir." sahut pak Ratno pasti dengan senyuman sumringah dan pamitan akan memulai aktifitasnya.


"Kalau begitu, saya bikini kopi dulu ya mas?" Harti beranjak akan ke GI ke dapur tapi di cegah oleh Ari.


"Tunggu, ini sekalian nanti kasih ke wadah, buat suguhan tukang!" Ari menyodorkan dua jantung kresek berisi gorengan juga buah buahan, dan Harti menerimanya dengan senyuman. Tak menyangka, jika Ari masih begitu memperhatikan dirinya.


"Ibu ikut ke dalam ya, Har?" sambung Bu Dian yang langsung mengekor di belakang Harti sambil membawa sayur dan ikan yang tadi dibawanya.


"Iya Bu, Monggo!" sahut Harti senang.

__ADS_1


Sedangkan Ari memilih duduk di teras sambil mengawasi para tukang mengerjakan pekerjaan nya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


"Wah, pak Ari sepertinya masih suka sama kamu loh, Har!" Bu Dian membuka obrolan setelah berada di dapur.


"Tapi beliau sudah punya keluarga, Bu!


Jujur, saya takut kalau istrinya sampai marah marah mendatangi saya, apa nanti yang dipikirkan Lisa juga tetangga." sahut Harti dengan tatapan sendu.


"Tapi kalian tidak melakukan sesuatu yang lebih, ibu percaya dan tau itu.


Dan denger denger, istrinya juga selingkuh dengan anggota polisi, pernah di grebek pas mereka nginep di hotel!" Bu Dian berbisik, mengatakan apa yang lebih nah dia dengar.


Dan seketika mata Harti membeliak tak percaya.


Meskipun Harti sudah tau jika hubungan Ari dan istrinya tak baik baik saja, tapi Harti tidak pernah tau, kalau istrinya Ari pernah digrebek di hotel dengan laki laki lain.


"Apa ibu yakin, takutnya itu justru jadi fitnah loh Bu!" sahut Harti masih dengan wajah tak percaya.


"Itu sudah bukan rahasia umum, Kan kamu tau sendiri adiknya ibu satu kantor dengan si Rio, mereka yang sudah grebek istrinya pak Ari waktu itu." balas Bu Dian serius namun dengan intonasi begitu pelan, takut di dengar Lisa maupun pak Ari.


"Astagfirullah, saya gak nyangka kalau mbak Harina bisa melakukan itu, padahal dia itu kayak kalem dan jarang keluar rumah." sahut Harti dengan dada berdenyut nyeri, mengingat penghianatan suaminya dan ikut merasakan bagaimana hancurnya perasaan Ari waktu itu.


"Berat dan sulit, Bu!" sahut Harti dengan menghembuskan nafasnya dalam.


"Insyaallah, namanya jodoh kita tidak pernah tau.


Bismillah, semoga Alloh menunjukkan jalan terbaik buat kalian." Bu Dian mengusap lembut pundak wanita yang sudah dianggapnya anak sendiri.


Harti hanya diam membisu, tak berani menjawab ucapan Bu Dian. Karena Ari masih status suami Harina, meskipun rumah tangganya berantakan, Harti tidak mau menjadi pihak ketiga diantaranya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Yani menatap iri ke arah rumahnya Harti yang tengah di pasang pagar besi, dan terlihat ada pak Ari disana. Rasa benci dan kesalnya semakin menjadi pada Harti yang dianggap saingan oleh Yani. Karena hidup Harti selalu jauh lebih beruntung dari dirinya.


"Enak banget janda itu, ada yang kadang pager dan biayai hidupnya, awas saja. Akan aku beritahukan ke istrinya kak Ari biar rame sekalian.


Biar kapok dan akan ada tontonan gratis nantinya!" sungut Yani dengan wajah masam menahan kesal luar biasa.

__ADS_1


Dengan cekatan, Yani mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Harina, istrinya pak Ari.


Tak lama kemudian panggilan Yani tersambung dan disambut ramah oleh wanita cantik diseberang sana


Dengan berapi api, Yani menceritakan apa yang tengah dilihatnya dirumah Harti, tentu dengan menambah nambahi cerita biar semakin panas.


Harina yang memang sudah tak punya perasaan apa apa sama Ari, hanya menanggapi dengan santai dan mengucapkan terimakasih atas informasi yang diberikan Yani.


Tak terdengar amarah dan umpatan apapun dari Harina, membuat Yani tak percaya dan semakin kesal.


"Aneh! suaminya selingkuh kok santai santai saja!


Kalau sudah aku bejek bejek tuh janda! huh menyebalkan!" sungut Yani kesal luar biasa.


Niatnya mengadu domba ternyata tak berpengaruh sama sekali.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)


#Coretan pena Hawa (ongoing)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)


#Sekar Arumi (ongoing)


#Wanita kedua (Tamat)


New karya Hawa


#Negeri dongeng Alisia


#Wanita Berkubang Dosa


#Cinta berbalut Nafsu

__ADS_1


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2