Wanita Berkubang Dosa

Wanita Berkubang Dosa
episode 51


__ADS_3

"Baiklah! kalau begini kita sudah jelas dan pasti dengan keinginan Lara dan pak Parjo.


Jadi kalau Antok kesini dan dia bikin ulah, kami bisa bersikap tegas." sahut pak Ari dengan menghirup udara sebanyak mungkin lalu menghembuskan nya kasar. Ikut sesak dengan perjalanan kisah hidup tetangganya.


Yang seharusnya Lara masih duduk di bangku sekolah, tapi kini dia harus hamil dan mendapat perlakuan buruk dari suaminya yang bengis itu.


Setelah semua pulang kerumah masing masing, Lara menangis karena perutnya sangat sakit tapi masih belum waktu lahiran. Terakhir kali memeriksakan kandungan, kata bidan masih Hpl masih tiga minggu lagi.


Mungkin karena kecapean dan banyak pikiran, itulah yang menyebabkan perutnya kram.


Lara merebahkan tubuhnya di atas kasur di depan televisi, sedangkan Yani entah ada dimana, karena sejak kemarin Yani belum pulang kerumah, kelakuannya semakin menjadi saja.


"Kamu mau makan apa, Ra?


Bapak mau belanja di becak depan, sayur sop mau?" tanya pak Parjo d Ngan lembut, kasihan melihat Lara yang terlihat tengah menahan rasa sakit.


"Lara apa saja mau kok, pak!


Maaf kalau Lara jadi ngerepotin bapak!" sahut Lara merasa tak enak, karena kepulangannya hanya menambah beban untuk bapaknya. Sedang Yani yang notabenenya adalah ibu kandungnya Lara, justru sama sekali tidak perduli dengan keadaan Lara.


"Sudah jangan mikir macam macam, bapak senang bisa bantu kamu, bapak mau beli sayur dulu ya, mumpung tukang sayurnya lewat." sahut pak Parjo dan langsung melangkah keluar untuk membeli sayur yang sudah nongkrong di depan gang, sayur dan lauk di angkut becak, jadi yang mau beli tinggal pilih, sayur apa yang mereka butuhkan, satu plastik hanya lima ribu rupiah.


Pak Parjo membeli sayur sop satu plastik, dengan lauk tempe dan bakwan. Lalu pulang denhan perasaan nelangsa.


Kedua perempuan dirumahnya, tak ada yang hidupnya baik baik saja. Yani dengan segal polah liarnya, dan Lara yang terus di siksa dengan orang lain.


Saat sudah sampai rumah, terlihat lara tengah tertidur pulas, pak Parjo memindahkan sayur dan lauk ke dalam wadah, ditatanya di atas meja dan menutup pintu rumah lalu pergi lagi untuk kerja.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Antok sudah tiba di terminal Kediri, tapi tak berani langsung ke rumahnya Lara, Antok takut kalau dia akan diamuk warga, karena kalau sore para bapak bapak tetangganya Lara sudah pada dirumah.

__ADS_1


Antok berinisiatif untuk menginap di kosan temannya dulu, baru besok pagi akan menemui Lara dan memaksanya untuk ikut dengannya kembali ke Surabaya.


Antok mengeluarkan ponselnya dan menelpon Rimbo, teman ngamennya dulu pas masih ngamen di perempatan kampung baru.


"Mbo, aku nginep kos kamu ya, sehari saja!" suara serak Antok terdengar di ponsel milik Rimbo.


"Oke, tapi semalam saja ya. Soalnya sekarang aku tinggal satu kia sama pacarku. Kalau cuma semalam, biar pacarku tidur dirumah temannya dulu." Sahut Rimbo, terpaksa memberi tumpangan tidur untuk Antok, dalam hati Rimbo tidak suka dengan perangai Antok yang banyak omong dan sombong.


"Iya, cuma semalam. Aku cuma mau istirahat sebelum menjemput Lara. Kalau gitu aku langsung otw ke kos ya, ini masih di terminal." balas Antok menjelaskan tanpa diminta.


Setelah mendapatkan ijin dari temannya, Antok kembali menaiki kendaraan umum menuju kampung baru. Sebenarnya sudah gak sabar ingin bertemu Lara dan memberinya pelajaran, tapi Antok harus menahannya, jika salah langkah bisa benjut di masa warga.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Semalam Ari kena jadwal piket dikantornya dan pukul delapan pagi baru pulang, rencananya ingin mengajak Harti, Lisa dan Zahra jalan jalan. Habis gajian dan ingin menyenangkan istri dan anak anaknya. Sebenarnya Ari bisa melakukan kapan saja tanpa menunggu gajian turun, tapi kalau ngajak jalan setelah gajian itu rasanya berbeda.


"Sayang, anak anak pulang sekolah jam berapa?" Ari melingkarkan tangannya di pinggang istrinya manja, membuat Harti merasa nyaman di perlakukan demikian olehnya.


"Aku mau ajak kalian jalan jalan, kamu boleh belanja sepuasnya. Alhamdulillah, baru dapat bonus juga!" sahut Ari tersenyum bahagia dan mengecup dalam kening istrinya, yang sudah menjadi candu baginya.


"Alhamdulillah, makasih Pa!


Kita pergi agak sorean saja, anak anak biar ngaji dulu. Gimana?" jawab Harti dengan suara lembutnya, dan terlihat senyumannya yang begitu manis, membuat Ari selalu merasa jatuh cinta bila sudah berada di dekat sang istri.


"Boleh, mana baiknya saja sayang.


Sekarang, giliran kita yang harus bersenang senang, oke?


Aku rindu!" balas Ari lirih dengan tatapan mata yang sudah bisa Harti tebak kemauan suaminya.


Dengan penuh cinta, Harti menyambut permintaan suaminya, sentuhan sentuhan lembut dengan nafas memburu, keduanya larut dalam menyelami surga dunianya pernikahan, hingga peluh membasahi kedua tubuh manusia yang saling melepaskan perasaan cintanya, meskipun AC kamar sedingin salju.

__ADS_1


"Kamu selalu membuatku jatuh cinta dan merasa nyaman, makasih sayang. Semoga benih yang aku tanam, segera menghasilkan. Aku berharap memiliki anak laki laki darimu." Ari mendekap mesra tubuh Harti, dan mengecup kepalanya berulang kali. Harti merasa sangat dicintai.


"Aamiin, makasih Mas. Aku juga bahagia denganmu. Kamu selalu membuatku merasa di hargai dan di cintai. Aku juga berharap segera hamil, mumpung masih kepala tiga." sahut Harti dengan senyuman hangatnya menatap wajah tampan sang suami.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)


#Coretan pena Hawa (ongoing)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)


#Sekar Arumi (ongoing)


#Wanita kedua (Tamat)


New karya Hawa


#Negeri dongeng Alisia


#Wanita Berkubang Dosa


#Cinta berbalut Nafsu


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️

__ADS_1


__ADS_2