
Setiap hari Rio mendapat penyiksaan dari pengasuhnya yang nyatanya di bayar oleh ayahnya sendiri untuk menghukum dirinya karna rio telah menjadi pembunuh ibu dan menjadi anak pembawa sial,pemikiran itu sudah tertanam sangat dalam di hati serta fikirannya.
Awalnya rio akan selalu menangis di dalam kamarnya tapi sekarang tidak lagi,dia seperti telah terbiasa dengan siksaan,rasa sakit itu tidak mampu membuat dia menangis lagi.
Dihatinya tersimpan satu harapan dengan menerima hukuman ini,ayah bisa memaafkan rio dan kembali menyayanginya,tidak seperti harapan mbk ina,tidak ada kebencian sedikitpun dihatinya.
Tapi semua harapan itu hilang,rio menangis sekuat-kuatnya dia tidak bisa menahannya lagi,
"ibu,ayah tidak mau memaafkan rio bu,ayah sudah sangat benci rio,rio sakit bu,rio mau ikut ibu,*menangis sejadi2nya*.
Sungguh rio tidak tahan lagi,setelah kejadian yang dia alami tadi.
Ketika rio sedang dipaksa mbk ina melakukan semua pekerjaan rumah,tidak seperti biasanya Dedi pulang siang itu.
Mbk ina terkejut ketika mendengar suara mobil dedi berhenti di depan rumah,dengan cepat dia berdiri dari sofa mematikan tv dan hendak berlari mendekati rio untuk membawa rio kekamar tapi terlambat,dedi telah terlebih dulu masuk kedalam rumah diikuti pak mahmud di belakangnya.
Seketika Dedi melihat rio didepannya dengan keadaan yang sangat menyedihkan,badannya kurus sekali,wajahnya pucat,pakaiannya kusam,kesedihan terlihat jelas dimatanya.
Kemudian dedi mengalihkan matanya menatap marah kepada wanita yang sedang menggenggam tangan rio.
"apa yang kau lakukan,berteriak marah
__ADS_1
wajah mbk ina terlihat sangat ketakutan
"ampun tuan saya hanya,tidak melanjutkan ucapnya
"sudah kukatakan,aku tak ingin melihat anak itu dihadapan ku,bawa dia pergi, cepat,atau kau yang akan menanngung akibatnya,menatap tajam pada wanita itu
Dengan cepat mbk ina ingin membawa rio kekamar tapi rio terlebih dulu berlari mendekati ayahnya dan memeluk erat kakinya
"ayah rio rindu ayah,maafkan rio ayah,rio sudah menjalani semua hukuman yang di berikan mbk ina,maafkan rio ayah,semakin kuat memeluk kakinya.
Dedi menatap rio dengan sedih,ada kerinduan dimatanya,tapi dengan cepat dia mengalihkan pandangan dan melepaskan pelukan rio dari kakinya,
"pak ahmad tolong bawa anak ini kekamarnya,mendorong tubu rio kearah pak amat
"kau bukan anakku,jangan memanggil aku ayah,aku membencimu karna kau telah membunuh istriku,menatap kesegala arah menahan kepedihan hatinya.
"tapi tuan dia,terdiam karena dedi menatap tajam kearahnya.
"aku tidak meminta pendapat mu,lakukan apa yang kukatan itu tugasmu,cepat bawa anak itu kekamarnya jangan sampai aku melihatnya lagi,mengalihkan pandanganya,menatap wanita itu tajam.
pak mahmud menggendong rio kekamar,dia sangat sedih melihat kondisi anak itu,
__ADS_1
"ayah, maafkan rio ayah,terus memanggil2 ayahnya.
rio terus menangis dalam gendongan pak mahmud sesampai dikamar pak mahmud mendudukkan rio diatas tempat tidur.
"sudah den rio,jangan menangis lagi,sabar ya den nanti sedikit demi sedikit kemarahan ayah pasti akan menghilang,dan kembali sayang sama den rio,mencoba menenangkan rio
"rio sudah menjalankan semua hukuman rio pak,tapi kenpa ayah belum memaafkan rio,menundukkan kepala.
"hukuman apa,bingung dengan ucapan rio
"iya pak setiap hari rio menjalankan hukuman dari mbk ina,karena telah menjadi pembunuh ibu,dan jadi anak pembawa sial buat ayah,dan mbk ina bilang itu atas perintah ayah,sambil terisak
pak mahmud terkejut mendengarnya,dia tak menyangka pengasuh yang seharusnya merawat dan menjaga malah menyiksa anak asuhnya..
"den rio harus tau ayah den rio tidak pernah menyuruh mbk ina untuk menghukum den rio,den rio bukan pembunuh ataupun anak pembawa sial,tuan hanya masih sedih karna meningganya nyonya dan tuan hanya tidak mau den rio melihat ayah lagi sedih,mencoba menjelaskan
"rio pembunuh pak,ayah dan mbk ina bilang rio pembunuh,menggeser tubuhnya kesudut tempat tidur dekat dinding dan terus menangis.
pak mahmud sangat sedih melihatnya,hatinya terasa sakit mendengar tangisan itu.dia melangkah keluar dan bertekat akan mencoba berbicara dengan majikannya apapun akibatnya.
Bersambung.
__ADS_1
****