
Sedangkan di ruang keluarga,
"apa yang kau lakukan pada anakku beraninya kau menyiksanya,mencengkram wajah mbk ina dengan kuat sambil menatap penuh kemarahan.
"maafkan saya tuan,saya hanya memberi sedikit pelajaran,supaya den rio menjadi anak yang baik,dengan terbata2
"dengan menyiksanya,memperkeras cengkramannya.
wajah mbk ina semakin ketakutan,dia merintih kesakitan.
"bukankah tuan membenci anak itu,mencoba membeladiri.
"itu bukan urusanmu,
berteriak dan melepaskan cengkramanya dengan kuat sampai tubuh wanita itu jatuh tersungkur.
pak mahmud melihat semua kejadiannya itu dan dia semakin nyakin untuk berbicara dengan dedi,dia percaya kalau tuannya itu masih menyayangi anaknya terbukti dengan kemarahannya kepada wanita itu.
melihat keberadaan pak mahmud,dedi meninggalkan wanita itu,
"ikat dia jangan sampai lepas,serahkan dia pada polisi,biar polisi yang mengurusnya,*masuk keruang kerja*.
"jangan kau kira dengan menjebloskanku kepenjara dia akan memaafkan mu,dia sudah sangat membencimu,karena yang dia tau kau yang menyuruhku,aku puas melihat kehancuranmu dedi sanjaya,*berteriak berharap dedi mendengarnya*.
Pak mahmud mengikat tangan dan kaki wanita itu
"aku menyesal telah menolongmu dan membawamu kesini ternyata kau hanya wanita iblis tidak mempunyai perasaan kau tega menyiksa anak yang masih begitu kecil.
__ADS_1
pak mahmud berdiri mengambil hp dari kantongnya lalu menelpon polisi.
"kau yang terlalu bodoh,rerlalu mudah percaya pada orang yang baru kau kenal,
pak mahmud berasa bersalah kepada majikannya terutama pada den rio.
karena memang dia mengambilnya bukan dari yayasan,ketika itu saat dedi menyuruhnya mencari pengasuh untuk rio,pak mahmud bertemu degan mbk ina di jalan dekat kompleks,mbk ina terlihat sedang menangis di pinggir jalan.Karna kasihan pak mahmud menghampirinya saat itu mbk ina berkata kalau dia baru datang dari kampug dan tidak punya tujuan mau kemana dia baru kecopetan dan tak punya uang sedikitpun.
pak mahmud teringat dengan perintah dedi untuk mencari pengasuh,karena itu dia menawarkan pada mbk ina untuk ikut dengannya kemudian membawanya kerumah ini untuk menjadi pengasuh den rio.l
setelah menelpon polisi dia berjalan menuju ruang kerja dedi.
tok-tok,pak mahmud mengetuk pintu ruang kerja dedi.
"tuan saya pak mahmud,ada yang ingin saya bicarakan tuan.
mendengar itu pak mahmud membuka pintu
"permisi tuan,
"masuklah,kebetulan ada yang ingin saya bicarakan dengan pak mahmud.
dedi sedang duduk di bangku kerjanya.
pak mahmud masuk dan duduk dikursi yang ada di dekat meja kerja berhadapan dengan dedi.
"tuan sepertinya anda sudah tau apa yang terjadi pada den rio,memulai pembicaraan dengan sedikit takut.
"iya itu yang ingin saya bicarakan dengan pak mahmud,agar kejadian ini tidak terulang
__ADS_1
"saya sudah mengambil keputusan,saya akan memberikan rio kepada keluarga almarhum istri saya.
"tapi tuan den rio membutuhkan kasih sayang dan perhatian tuan.
"saya tau pak,tapi saya tak bisa, setiap melihat wajah rio,kejadian itu akan kembali muncul di ingatan saya.
"itu kecelakaan tuan,bukan salah den rio.
dedi berdiri dari duduknya,berjalan kearah jendela menatap jauh keluar.
" bukan,itu bukan kecelakaan memang ada yang ingin menyelakakan rio,saya sudah menangkap orang yang menambrak adinda ,tapi tdk sempat bertemu denganya,karna dia terlanjur bunuh diri.
sebab itu saya akan kembali ke keluarga saya saya akan mencari siapa yang telah berani membunuh istri saya,dengan bantuan sumber daya keluarga wijaya saya akan mudah menemukannya
pak mahmud terkejut mendengarnya.
"tapi kenapa tuan menyerahkan den rio ke keluarga almarhum nyonya,tidak bembawa den rio bersama tuan,merasa heran dengan sikap tuannya.
"saya mempunyai begitu banyak musuh,pak mahmud lihat sendiri apa yang terjadi pada rio,pada istri saya lagipula saya belum siap untuk bertemu dengan rio,kesalahan saya begitu besar padanya lagipula rio akan lebih aman dengan keluarga subagja.
pak mahmud memahami perasaan majikannya,hanya saja dia tidak mengerti dengan sikap dedi kepada rio yang terlihat sangat membencinya.Tapi dia tidak berani untuk bertanya.
Bersambung.
*****
__ADS_1