Wanita Impian

Wanita Impian
Senyuman itu


__ADS_3

Sesuai dengan saran dokter,dian sering mengajak rio bermain ketaman bermain,kepanti asuhan,ketempat yang banyak anak2


setiap berada di keramaian rio lebih memilih menyendiri menatap kosong anak2 yang bermain walaupun rio tidak terlihat ketakutan


tapi rio tidak mau ikut bermain.


saat ini ardi dan dian lagi berada di ruang keluarga,sambil memperhatikan rio sedang menonton tv, ya ardi dan dian tidak pernah membiarkan rio mengurung diri di kamar,mereka selalu mengajak rio berkumpul di ruang keluarga dan memutar acara anak2 di tv meskipun rio hanya menatap. tidak ada reaksi sama sekali ,


"Bagaimana,apakah ada perubahan dalam sikap rio? ardi bertanya pada dian


"belum ada, dian terlihat sedih


"bagaimana apakah kamu sudah berbicara kan hal ini dengan dedi.berbalik bertanya


"sudah,tapi dedi belum siap untuk bertemu dengan rio,sepertinya dia sangat merasa bersalah pada rio


"tentu saja dia bersalah pada rio,juga kepada kita,dian terlihat sangat kesal.


"kamu harus berbesar hati memaafkan dedi demi rio,lagian sebenarnya dedi tidak hanya belum siap bertemu dengan rio saja tapi juga dengan kita,karna dia juga merasa bersalah kepada kita.mencoba membujuk dian.


"terus kita harus bagaimana,dian menatap tio dengan sedih


"kita hanya bisa bersabar,sambil melingkarkan tangannya di bahu dian, ikut menatap rio.


****


Siang ini dikediaman subagja,dian terlihat gelisah sebentar dian duduk sebentar lagi dian berdiri,melihat jam ditanganya,dan mendesah lalu duduk lagi disebelah ardi,


"kamu bisa tenang tidak,aku jadi pusing melihat mu,tenangkan dirimu,ardi


"kamu harus bisa menjaga sikapmu dihadapan dedi,jangan melakukan hal2 yang dapat memperkeruh suasana,kamu mengerti,ardi menambahkan


"akan ku usahakan tapi aku tidak bisa memastikannya,dian menjawab


"kalau kamu tidak bisa,kamu masuk kamar sana,tidak usah ikut bertemu dengan dedi,mempertegas


"baiklah,aku akan menjaga sikap ku,dian


memang diantara ardi dan dian,ardi lebih bisa menjaga emosinya,ardi sangat bijaksana,berwibawa,dermawan,sebab itu ardi sangat disegani,sedangkan dian dia sangat mudah terbawa perasaan,sedikit cerewet,tapi mempunyai hati yang baik dan tulus,karna itu ardi lebih terlihat tenang dalam menghadapi segala hal.


Seperti saat ini,Ardi terlihat sangat tenang,meskipun mereka sedang menunggu kedatangan dedi sanjaya,orang yang telah membuat putri satu2nya meninggalkan mereka,setelah putrinya meninggal pun dedi tidak memberitahu mereka,sehingga mereka tidak bisa,melihat putrinya untuk terakhir kalinya.


Ya,kemarin dedi memberi kabar kalau dia sudah siap bertemu dengan rio,dia mengatakan akan datang pada siang hari ini,meskipun begitu mereka belum memberi tahukan rio,takut kalau dedi membatalkan kedatangannya menambah kekecewaan dalam hati rio.


Setelah menunggu berapa saat,terlihat seorang pelayan datang menghampiri,


"permisi tuan ada tamu ingin bertemu dengan tuan dan nyonya,


"siapa,apakah dedi sanjaya,dian bertanya dengan tidak sabar,terlihat ada kemarahan diwajahnya


"benar nyonya


"cepat bawa dia masuk,kemarahan semakin terlihat di wajah dian

__ADS_1


pelayan itu pergi


"ingat kamu harus bisa menjaga sikapmu,ardi menegaskan


"hem..dian menarik napas lalu membuang kasar mencoba menenangkan dirinya.


kemudian terlihat pelayan itu kembali datang dengan seorang laki2 tampan,tinggi,berpakaian rapi terlihat sangat gagah,ya dia dedi sanjaya.


melihat kedatangan dedi,ardi dan dian langsung berdiri,


"silahkan tuan,pelayan itu berucap


tidak sengaja tatapan mereka bertemu,mereka hanya mematung ditempat mereka


"saya permisi tuan,nyonya,


ardi,dian dan dedi masih mematung tidak menghiraukan pelayan itu,sampai berapa detik kemudian terlihat dedi berjalan mendekat kearah ardi dan dian,tiba2 dedi menjatuhkan dirinya berlutut di hadapan ardi dan dian,membuat mereka terkejut.


"maaf kan saya paman,bibi saya sudah bersalah pada paman dan bibi,saya tidak bisa menjaga putri kalian,dengan suara bergetar menahan tangis


"saya tidak pantas mendapat ampunan dari kalian,terutama rio, dia tidak bisa menahan tangisnya dedi terisak


"semua salah saya,saya telah gagal ampuni saya paman,bibi dedi semakin menundukkan kepalanya bersujud dihadapan ardi dan dian.


melihat itu dian sangat tersentuh,dia tau siapa seorang dedi sanjaya,dia tidak akan pernah berlutut dihadapan orang,tapi orang2lah yang berlutut di hadapannya memohon dikasihani.


melihat itu,amarah yang tadi terlihat di wajah dian hilang berganti kesedihan,dia sudah menangis menatap menantunya itu,


"berdirilah,kami sudah memaafkanmu semua sudah menjadi takdir Tuhan, ardi menolong dedi untuk berdiri


"sekali lagi saya minta maaf paman,bibi,


menatap ardi dan dian bergantian


"dimana rio paman,dedi bertanya


"rio ada dikamarnya,dia lebih sering menyediri


lebih baik kita langsung ke kamarnya


dedi mengangguk tanda setuju,seketika wajahnya terlihat sedih dan tegang


mereka berjalan menuju kamar rio,sampai


dikamar rio,dianlah yang masuk terlebih dulu,


seperti biasanya rio sedang berada di dekat jendela menatap jauh keluar


"rio sayang,dian memanngil sambil mendekati rio


"rio,ada yang mau bertemu dengan rio!


rio hanya diam tetap menatap keluar

__ADS_1


terlihat ardi dan dedi sudah berdiri didekat pintu,dian menatap dedi seakan menyuruh dedi untuk bersuara


"rio anak ayah,dedi memanggil rio dengan suara bergetar


mendengar suara yang sangat dirindukannya


rio memutar tubuhnya dengan cepat,rio terkejut menatap dedi orang yang sangat diridukannya,matanya memancarkan kerinduan,kesedihan,mata kecil itu berkaca2,tapi rio tidak berani untuk mendekat


"melihat rio menatapnya,dedi tidak bisa mengendalikan diri,dedi kembali menjatuhkan tubuhnya kelantai menangis sampai terisak


"rio maafkan ayah,ayah telah membuat mu jadi begini,dedi memukul dadanya yang terasa sakit, dan terus menangis


"rio kamu pantas membenci ayah,ayah telah menyia2kan mu,membuat kamu menanggung beban begitu berat,dedi terus meluapkan isi hatinya,


"rio bukan pembunuh sayang,rio bukan anak pembawa sial,maafkan ayah semua salah ayah,dedi menari rambutnya kasar,memukul2 dadanya dan terus terisak,dia tidak berani menatap rio


melihat ayahnya menangis,mendengar perkataan ayahnya rio menangis dalam diam


dia menatap ayah,untuk pertama kali setelah sekian lama,rio berbicara


"ayah maafkan rio,tetap berdiri ditempatnya,


ardi dan dian sangat terkejut,dedi mengangkat kepalanya melihat rio tepat dimatanya,


"rio ayah yang salah,ayah yang mintaa maaf rio,dedi berdiri dan berlari memeluk rio melepas semua kerinduannya,


dedi menumpahkan semua perasaan bersalahnya,rindu,kecewa semuanya,dia memeluk rio dengan erat.


"ayah sudah memaafkan rio,seakan rio tidak percaya ayah memeluknya.


"iya rio ayah memaafkan rio,apa rio memaafkan ayah,dedi bertanya masih memeluk rio


"ayah benar2 telah memaafkan rio,rio telah membunuh ibu,menjadi anak yang membawa sial


mendengar itu ardi dan dian menangis,dedipun semakin mempererat pelukannya,


"tidak sayang,rio bukan pembunuh ibu,rio bukan pembawa sial ayah salah rio anak yang baik ayah beruntung mempunyai anak seperti rio,


"ibu,,ayah memaafkan rio bu,rio membalas pelukan ayahnya,ada kelegaan terpancar dari wajahnya.


ardi dan dian yang sudah berdiri berdampingan berpelukan ,mereka terharu dan ikut menangis.


"dinda ,suami dan anakmu telah berbaikan sayang,rio sudah berbicara lagi dan kau lihat sayang rio tersenyum,ardi


rio tersenyum bahagia setelah sekian lama larut dalam kesedihan


"ibu rio bahagia,rio tersenyum menatap satu arah seakan rio tersenyum pada ibunya!


Bersambung..


ini menjadi episode terakhir menceritakan masa kecil rio,episode berikutnya akan menceritakan tentang rio yang sudah dewasa.


****

__ADS_1


terimakasih sudah membaca tinggalkan like,vote nkomen.


__ADS_2