
Dedi,Rio,Darmawan,Renata berserta gina sedang duduk bersama,sedari tadi rio sudah meminta izin untuk pulang tapi ditahan oleh dedi,dengan alasan ada hal penting yang akan dibicarakan,begitu pula dengan gina dia telah membuat 1001alasan agar bisa pulang lebih dulu,tapi darmawan tidak memberi izin,disinilah mereka sekarang.
"karna hari sudah semakin malam,jadi kita mulai saja pembicaraan kita,dedi memulai
Darmawan mengangguk setuju
"begini rio,ayah dan om darmawan sudah
setuju untuk menjodohkan kalian berdua,dedi langsung bicara pada intinya
"apa dijodohkan,rio dan gina bicara serentak
"iya kalian di jodohkan,darmawan menjawab,
bagaimana gina,kamu mau atau tidak?meminta jawaban
"tapi pa gina kan masih sekolah,masih terlalu kecil untuk menikah,
"yang menyuruh kamu untuk menikah sekarang siapa?
"jadi maksud perjodohan ini apa,gina terlihat bingung
"papa akan memberi waktu kalian untuk saling kenal sampai kamu lulus,baru menikah
"tapi Gina masih ingin lanjut kuliah,pa
"setelah menikah kamu masih bisa kuliah
"tapi kelulusan kan tinggal 3 bulan lagi pa!
"emangnya kenapa kalau 3 bulan lagi, papa rasa itu cukup untuk kalian saling mengenal,tidak memberi sedikitpun celah untuk gina menolak.
"ma,tolongin gina membuat wajah memelas agar dikasihani.
"jalani aja dulu,renata malah memberi jawaban ala jaman now,
"is mama, kayak kids jaman now
memajukan bibirnya
"kalau kamu gimana rio,dedi bertanya
Gina melihat rio dengan tatapam memohon agar rio menolak perjodohan ini,
rio tidak mempedulikan gina,
"kalau rio terserah ayah saja,
gina semakin memajukan bibirnya,terlihat kesal dengan jawaban rio
karna kalian berdua sudah setuju,kita selesaikan pembicaraan kita sampai disini utuk yang lain2kita bicarakan di pertemuan berikutnya,dedi meyudahi pertemuan ini
"rio kamu bisa antar gina pulang kan,karna malam ini om dan tante akan menginap disini,om mau kencan dengan tante
"ih papa,mama,udah tua tau,malu sama anak
gina dah gedek tau,cemberut,
gina juga nginap disini
"tidak bisa sayang kamu kan besok harus sekolah,semua keperluan sekolahmu gimana kalau kamu nginap disini,renata menjawab
__ADS_1
"papa,sama mama sama aja,ya udah gina pulang,kamu ayo pulang
berbicara pada rio,lalu berjalan keluar hotel
rio hanya menggeleng dan berpamitan pada dedi,darmawan dan renata,
"sepeninggal rio dan gina dedi ber tos ria senang rencana mereka berhasil,kemudian kembali dengan sikap wibawanya,renata hanya tersenyum melihat tingkah para lelaki itu.
diluar hotel,
"lambat amat sih,gina menghentakkan kakinya kesal
"hey kalau tidak bisa sabar,pulang sendiri saja nona,rio menjawab sinis
gina tidak menjawab,dia mengambil hp dari tasnya,terlihat dia sedang memainkan hpnya
"kamu mau ngapain,
"pesan taksi online,kan kamu suruh gue pulang sendiri.
"tidak usah,ayo naik mobilnya sudah datang,menarik tangan gina,menyuruh masuk kedalam mobil
petugas hotel yang mengantar mobil rio hanya menggeleng sambil berujar
"dasar anak muda sekarang,malu2 tapi mau.
****
di dalam mobil ketegangan belum berakhir
"kenapa kamu tidak menolak tadi,jawaban apa itu,terserah ayah,kalau jadi laki2 itu harus tegas tau.
"kenapa hanya diam,atau jangan2 kamu senang ya dijodohkan dengan gue,
rio tetap diam tidak menjawab sama sekali tetap fokus menyetir
"sudahlah capek ngomong sama kamu,gina berhenti bicara karna rio tidak menjawab sama sekali,
setelah sekian lama diam gina melirik kearah rio,seperti ingin mengatakan sesuatu,
"kenapa,rio bertanya tanpa menoleh
"gue, gina terlihat ragu tidak melanjutkan ucapanya.
"gue kenapa,kalau bicara yang jelas,rio tidak menoleh sama sekali tetap fokus menyetir
"gue lapar,tadi hanya makan sedikit,gina memberi alasan sambil menunduk
rio menoleh sebentar,lalu kembali melihat kedepan menahan tawa.berapa saat rio berhenti di sebuah restoran.
"ayo turun,katanya lapar,rio turun dari mobil masuk ke dalam restoran tanpa menunggu gina
"is.. dasar laki2 aneh,gina menggerutu menyusul rio masuk kedalam restoran
rio duduk dengan santai,menyandarkan tubuhnya ke sandaran kursi dan memperhatikan gina yang datang dengan wajah cemberut,gina duduk dan mau memanggil pelayan,
"tidak perlu saya sudah pesankan untuk kamu,
"emangnya kamu tau gue mau makan apa,gina membulatkan mata beningnya
"siapa suruh lambat,
__ADS_1
gina hanya diam,tidak menjawab,beberapa pelayan datang mengantarkan makanan,pelayan2 itu meletakan berapa macam menu,dina kembali membulatkan matanya melotot kearah rio,
"banyak sekali,kamu mau makan semua ini,
"bukan aku,tapi kamu nona,rio membuat wajahnya sedatar mungkin, padshal rio sedang menahan tawa.,
"apa gue,kamu gila makanan sebayak ini
melihat kearah makanan,dia menelan ludahnya berat,belum makan saja gina sudah merasa kenyang
"ayo makan kenapa bengong,katanya kamu lapar,rio menyuruh gina makan,rio sangat menyukai melihat wajah gina yang merengut,memanjangkan bibirnya itu terlihat lucu baginya
gina makan dengan wajah cemberut,gina berfikir apa memang dia harus menghabiskan semuanya,dia kembali melihat semua makanan itu, dan mengidik ngeri.
"apa kamu tidak ikut makan,gina bertanya karna rio hanya diam memandangi gina makan
"tidak,saya tidak lapar,rio menjawab tanpa mengalihkan pandangannya rio terus menatap gina
gina menjadi risih,dilihat terus menerus
"kalau kamu tidak makan kenapa pesan banyak sekali dan kamu jangan liatin gue terus,itu tidak sopan,gina terlihat marah
"siapa juga yang liatin kamu nona,geer amat,ayo cepat habiskan makanan mu ini sudah malam,bukannya kamu besok sekolah
anak kecil itu jam segini seharusnya sudah tidur,melihat jam yang ada di tangannya
gina semakin kesal,kalu dia berdiri
"gue dah keyang ayo pulang,jangan sampai kamu dikira membawa lari anak dibawah umur,berlalu dari restoran selera makannya hilang,perutnya sudah terasa kenyang meskipun masih makan sedikit.
rio tertawa puas,berasil mengerjai gina,dia memanggil pelayan dan menyuruh pelayan itu membungkus semua makanan itu dan membayarnya.
rio masuk kedalam mobil melirik gina sebentar,rio menjalankan mobilnya mengantar gina pulang,rio tidak lupa berhenti saat melihat gelandangan dipinggir jalan,rio turun memberikan makanan yang dibungkus tadi,selama sisa perjalanan mereka hanya diam.
sesampainya didepan rumah gina,rio melihat gina tertidur,rio tersenyum memperhatikan gina
"ibu wajahnya begitu mirip dengan mu,tapi kelakuanya tidak ibu,dia sangat jutek,kekanakan,e.. bukan ibu ,bukan kekanakan,memang dia masih anak2
rio senyum2 sendiri tidak menyadari kalau gina sudah bangun dari tidurnya
"ngapainkamu liatin gue sambil2 senyum2,gina memukul pelan lengan rio,
rio tersadar dari lamunannya,mukanya memerah malu,rio menjawab sekenanya saja.,
"kamu ileran
secara spotan gina melap mulutnya,mukanya ikut memerah malu
"sudah sana turun kita sudah sampai
gina dengan cepat turun dari mobil masuk kedalam rumah dengan belari kecil,tanpa mengucapkan terimakasih.
rio tertawa,lalu menjalankan mobilnya,dia terus tersenyum
gina menutup mukanya berdiri dibalik pintu,mengitip dari jendela,saat gina melihat mobil rio sudah pergi,dia berjalan menuju kamarnya.
Besambung...
****
terimakasih sudah membaca,jagan lupa tinggalkan like,vote dsn komen.
__ADS_1