Wanita Impian

Wanita Impian
Pertemuan Keluarga.


__ADS_3

Gina sudah menjalani ujian nasional dan satu bulan lagi gina resmi lulus SMA.Gina,Riska dan Sony terlihat sedang nongkrong di sebuah kafe,mereka sedang makan siang.


"akhirnya kita lulus juga ya gin, lo sudah tau mau kuliah dimana dan ambil jurusan apa"?sony bertanya.


"belum lulus,baru selesai ujian,emang ya lo nyakin bakalan lulus,udah mikirin kuliah aja",


riska yang menjawab.


"gue nggak bicara ma lo,ko'jadi lo yang nyahut",Sony terlihat jengkel.


"sama aja kali siapa yang jawab,karna jawabannya akan tetap sama,ya kan gin",Riska minta pembelaan.


"sudah-sudah kalian nggak usah berantem,


gue belum tau kuliah dimana,lagian kalian kan tau sesudah lulus nanti gue akan nikah dengan mas rio."gina meminum jus yang dipesannya.


"apa, jadi lo beneran mau nikah,apa lo nggak mau kuliah gitu?"Riska bertanya.


"gue kuliah ko' tapi nanti setelah gue nikah"


Gina menjelaskan.


"sebenarnya apa sih alasan orangtua lo,mau nikahin lo"sony bertanya.


"gue nggak tau,karna gue nggak pernah tanya,


tapi gue yakin orang tua gue akan melakukan yang terbaik buat gue."


"lagian ngapain jadi bicara perjodohan gue,lebih baik kita senang-senang refresing menghilangkan stres setelah mengikuti ujian",


"oke gue setuju,bagaimana kalau kita ke moll,


shoping-shoping udah lama juga kita nggak shoping,"siska memberi ide.


"boleh juga tu,sekali-kali bolehah,happy -Happy gaya sosialita,"gina terlihat semangat.


"lo ikut nggak,"riska bertanya kepada sony.


"nggak,karna kalau gue ikut pasti hanya jadi kacung kalian doang,"sony pergi meninggalkan mereka.


gina dan riska tertawa melihat kepergian sony .


****


Rio baru saja sampai dirumah,dia akan makan siang dirumah karna Dian memintanya.Rio melihat kakek dan neneknya lagi ada di ruang keluarga.Rio menghampiri kakek dan neneknya.memberi salam dengan mencium punggung tangan Ardi dan Dian secara bergantian,lalu Rio duduk di sofa tepat di depan Ardi dan Dian.


"ada apa nek kenapa menyuruh Rio makan siang dirumah"


"ada yang ingin kami bicarakan,kita tunggu ayah mu sebentar lagi dia sampai.


"ayah mau kesini!,emang ada apa sih nek,ada yang pentingnya"?


"nanti aja kita bicarakan setelah ayah mu datang".


Berapa menit kemudian Dedi sanjaya datang bersama kedua orang tuanya,atau kakek dan nenek Rio dari ayahnya,Rahman sanjaya dan


Sita sanjaya,Rio semakin penasaran apa yang akan dibicarakan keluarganya sampai-sampai


semua harus berkumpul seperti ini.


"sebenarnya ada apa sih!,apa ada masalah penting sampai kita semua harus kumpul begini"?Rio terlihat sangat penasaran.


"nggak usah tegang gitu,kita berkumpul karna kita mau membicarakan lamaran untuk meminta Gina menjadi istrimu,"Dedi menjelaskan.


"Gina kan sudah selesai ujian nasional dan bulan depan Gina sudah lulus SMA,jadi kita harus mempersiapkan pernikahan kalian."


Dian menambahkan


"ayah sudah bicara dengan Darmawan dan mereka sudah menyetujui kalau kita bisa datang kerumah mereka malam ini,untuk melamar Gina,sekalian membicarakan tanggal pernikahan kalian,"


Rio hanya diam,didalam hatinya ada rasa bahagia bisa menikah dengan Gina,tapi disisi lain Rio merasa takut,Rio takut tidak bisa membahagiakan Gina nantinya.


"kenapa kamu hanya diam,apa kamu tidak mau menikah dengan Gina?"Dedi bertanya.

__ADS_1


"Rio terserah ayah saja,"


"ya sudah kalau gitu kamu nggak usah balik kekantor,kita harus siap-siap untuk acara lamaran mu nanti malam."Dedi memberi perintah.


Ya lain menyetujuinya,setelah membicarakan tentang lamaran,mereka makan siang bersama.Setelah itu Dian dan Sita sibuk mempersiapkan keperluan untuk lamaran,Ardi,Dedi dan Rahman mengobrol di taman belakang,sedangkan Rio masuk kekamar untuk istirahat mempersiapkan diri untuk lamaran nanti.


****


Setelah shopping-shopping cantik Gina pulang membawa berapa paperbag belanjaan,saat Gina masuk kerumah dia heran melihat kesibukan yang terjadi dirumahnya,terlihat beberapa orang sedang menata bunga,kursi,meja dan lainnya seakan ada acara.


Gina masuk dan memanggil-manggil mama nya,mendengar Gina memanggilnya Renata


menghampiri Gina


"ada apa teriak-teriak mama belum budeg tau,"kamu sudah pulang"?


Renata melihat paperbag yang dibawa Gina.


"kamu baru belanja,beli apa,? tumben,banyak pula lagi belanjaannya"!


bukannya menjawab Gina malah balik bertanya,


"mau ada acara ya ma?,ko'Gina nggak tau".


"iya nanti malam keluarga Rio mau datang melamar kamu".


"nanti malam ma,kenapa mendadak begitu"Gina terlihat kaget,


"mendadak gimana,kamu kan sudah tau kalau setelah lulus kamu akan menikah dengan Rio,


itu hanya sebulan lagi,jadi kita harus mempersiapkan dari sekarang."


Gina diam,dia melihat sekeliling rumahnya,


"jadi mas rio mau datang untuk ngelamar gue,kenapa gue senang gini,apa gue udah sudah jatuh cinta sama mas rio,tapi apa mas rio juga sudah cinta ama gue,gimana kalau cinta gue bertepuk sebelah tangan,"


"kamu kenapa diam aja,sana siap-siap ini udah sore,nanti keluarga rio datang,kamunya belum siap,dandan yang cantik,mama udah beli,in kamu baju,mama tarok di tempat tidur kamu.


"iya ma",


****


Semua persiapan di rumah Gina sudah selasai,Darmawan dan Renata juga udah siap tinggal menunggu kedatangan keluarga Rio.


Renata masuk kekamar Gina untuk memastikan gina sudah siap,karna mereka sudah mendapat kabar kalau keluarga rio sebentar lagi akan sampai di rumah mereka.


"sayang kamu udah siap,keluarga rio bentar lagi nyampe,"


menghampiri gina yang sedang duduk di meja rias,renata berdiri di belakang gina,memandang gina dari cermin,


"kamu sangat cantik sayang ,mama yakin rio pasti terpesona melihat kamu,"


Renata menyium pucuk kepala gina,


gina tersenyum.


"ya sudah mama keluar dulunya,mama mau menyambut kedatangan keluarga rio


"iya ma",


Renata meninggalkan gina dikamarnya,gina terus saja menatap dirinya dicermin,entah


apa yang dipikirkan gina,hanya dia yang tau.


Rombongan keluarga rio datang tepat pada jam yang telah ditentukan,Darmawan dan Renata menyambut mereka ,mereka terlihat


bahagia,wajah mereka dipenuhi senyum kecuali rio entah kenapa wajahnya terlihat sangat tegang,dian yang melihat ketegangan rio menggodanya,


"jangan tegang begitu,ini masih lamaran,bukan nikahan"


dian menyenggol rio dengan bahunya.


rio hanya diam tidak menanggapi perkataan dian.

__ADS_1


semua masuk keruangan yang sudah disediakan


terlihat kursi disusun berhadapan antara keluarga rio dengan keluarga gina,rio duduk dikursi paling depan diapit oleh dedi dan dian


kursi didepannya masih terlihat kosong,


setelah semua orang duduk,renata permisi untuk memanggil dian,berapa saat kemudian terlihat renata datang dengan menggandeng


gina,rio menatap gina tanpa berkedip,gina memang terlihat sangat cantik malam itu,gina memakai kebaya modern berwana peach.rambutnya digulung keatas memperlihatkan lehernya yang jenjang,gina duduk dihadapan rio,rio masih terus menatap gina,membuat gina tertunduk malu,dedi menyenggol tangan rio,menyadarkan rio dari kekagumannya.


"Baiklah karna kita sudah berkumpu semua,kita mulai aja acaranya,"dedi memberi saran dan semua menyetujuinya.


setelah acara ramah tamah selesai tibalah


saat acara lamaran,dedi berbisik pada rio,


"sekarang kamu bicara minta izin pada pada keluarga gina,untuk menjadikan gina sebagai istrimu,"


"rio ayah,"rio terlihat kaget


"ya Iyalah kamu,masak ayah yang mau nikah kan kamu bukan ayah,atau kamu mau gina jadi ibu tiri kamu," dedi bercanda untuk mengurangi ketegangan rio,


rio hanya diam,rio tidak tau kalau dia yang akan berbicara secara langsung untuk meminta gina menjadi istrinya.


Rio terlihat sangat gugup,rio melihat gina yang ada didepannya dan entah apa yang ada dipikiranya


"kamu mau jadi istriku"


rio berbicara langsung tanpa basa basi,


semua orang yang mendengar tiba-tiba tertawa,rio bingung kenapa semua tertawa


lalu terdengar orang bicara dari belakang entah siapa,


"yang sabar dong mas,jangan nyelonong aja,tu cewek ada orang tuanya izin dulu dong"!


semua orang kembali tertawa,rio merasa malu mukanya memerah,apalagi saat rio melihat gina yang juga sedang menertawainya.


"kamu itu gimana sih,kamu izin dulu sama orang tuanya,setelah orang tuanya setuju baru tanya gina mau nggak jadi istrimu,"dian


mengajari rio.


Rio hanya mengangguk dan menenangkan dirinya dan mulai bicara,


"selamat malam om Darmawan dan tante renata malam ini rio datang bersama keluarga


rio untuk meminta izin pada om dan tante untuk menjadikan gina sebagai pendamping hidup rio disaat susah,senang,sakit,sehat sampai seumur hidup rio,"setelah bicara rio bembuang nafas dengan kasar.


"om dan tante menyerahkan semuanya keputusan pada putri om gina, kalau gina setuju,om dan tante juga setuju.Darmawan menjawab.


"sekarang kamu tanya gina mau nggak jadi istri kamu."dian berbisik pada rio.


rio kembali menarik nafas dan membuangnya


dengan kasar lalu bicara kembali,


"Legina putri darmawan,maukah kamu menerimaku menjadi pendamping hidupmu


dengan segala kekuranganku,disaat susah,senang,sakit,sehat,sampai maut memisahkan,?wajah rio terlihat tegang,rio menatap gina,jantungnya berdetak sangat cepat.


"jawab sayang,"renata memegang tangan gina.


gina melihat semua keluarga rio sedang menatap kearahnya,lalu gina melihat rio,tatapan mereka bertemu,untuk sesaat semua orang diam terjadi keheningan sampai gina menjawab


"gina menerima lamaran mas rio,"


semua orang tertawa dan bertepuk tangan,


tanpa disadarinya rio tersenyum,membalas senyuman gina kepadanya.


Bersambung...


****

__ADS_1


Terimakasih ditunggu up selanjutnya,tinggalkan like,vote dan komen dong,biar lebih semangat menulisnya.


__ADS_2