
Sony pulang kerumah dan langsung mencari keberadaan Ayunda sang mama.Sony mempunyai banyak pertayaan yang ingin ditanyakan pada Ayunda.
Sony mengetok pintu kamar Ayunda.
tok...tok...tok,
"Ma ini Sony.Sony boleh masuk ma?"
Sony menunggu Ayunda menjawab.
"Masuk aja sayang pintunya tidak di kunci."
Sony masuk dan melihat ayunda yang sedang duduk di dekat jendela ,dipangkuannya terdapat sebuah buku yang menandakan kalau Ayunda tadi sedang membaca buku.
"Mama sedang apa?"
Sony menghampiri Ayunda dan memberi salam lalu menyium pipi Ayunda lembut.
"Mama hanya membaca buku."
Ayunda menunjukan buku yang ada fi pangkuannya.
"Bagaimana keadaan mama,mama sudah minum obat?"
Sony duduk di sofa dihadapan Ayunda.
"Mama baik-baik saja sayang dan mama baru saja minum obat."
Ayunda memberi senyuman pada Sony.
"Kamu bagaimana,apa kuliah mu lancar?"
"Kuliah Sony lancar ma,mama tidak usah khawatir anak mama ini kan termasuk mahasiswa teladan."
"Sony membanggakan diri di hadapan Ayunda.Melihat itu Ayunda tersenyum dan mencubit ke dua pipi Sony gemas.
"Kamu itu memang anak kebangaan mama"
"Aduh!!Sakit ma,mama kebiasaan selalu nyubit pipi Sony.Mama itu harus ingat kalau Sony sudah besar dan bukan anak kecil lagi jadi stop cubit-cubit pipi Sony."
__ADS_1
Sony mengusap-usap pipinya,pura-pura merajuk.Ayunda hanya tersenyum melihat tingkah Sony.
Setelah diam berapa saat Sony menatap Ayunda dengan ragu.
"Ada apa,kenapa kamu menatap mama seperti itu?"Jika ada yang ingin kamu tanyakan,tanyakan saja mama akan baik-baik saja."
"Tapi ma ini soal tante Amanda,apa mama tetap akan baik-baik saja?"
Ayunda enghela nafasnya.
"Kamu sudah besar dan kamu sudah saatnya tau semuanya,jadi apapun yang ingin kamu tanyakan,katakan saja,mama akan baik-baik saja."
Sony sedikit khawatir tapi rasa ingin taunya lebih kuat membuat Sony tetap menyampaikan apa yang ingin diketahuinya.
"Ma kenapa dari dulu mama tidak pernah bercerita tentang tante Amanda dan apa benar kalau selama ini kalau tante Amanda tidak pernah di perkenalkan kepada umum sebagai putrinya kakek?"
Mendengar pertanyaan Sony membuat Ayunda terdiam dan senyuman diwajahnya menghilang diganti dengan raut kesedihan.
Sebelum memulai bicara Ayunda menarik nafas dan menghembuskan nafas dengan kasar.
"Sebenarnya mama tidak tau kalau mama mempunyai saudara kembar.Saat itu mama secara tidak sengaja mendengar kakek dan nenek bertengkar dan nenek berkata kalau mama bukanlah anak kandung nenek kamu."
"Mama sangat terkejut mendengarnya sehingga membuat mama marah dan berusaha meminta penjelasan dari kakek dan nenek dan saat itu mereka membenarkan kalau mama bukanlah anak yang lahir dari rahim nenek."
"Nenek mengatakan kalau mama adalah anak kakek dari seorang pelayan di rumah kakek.
Semua itu terjadi karena nenek tidak bisa hamil dikarenakan nenek mandul.Untuk mendapatkan keturunan kakek meminta seorang pelayan mereka untuk menjadi ibu pengganti untuk mengandung anak untuk mereka dengan imbalan yang besar dengan catatan pelayan itu tidak boleh memberi taukan kepada orang kalau dia adalah ibu dari anaknya karna anak itu kelak akan diakui lahir dari rahim nenek."
"Awalnya semua berjalan baik-baik saja tapi semua berubah disaat pelayan itu tau kalau dia mengandung anak kembar dan mulai menyayangi anak yang ada dikandungannya."
"Pelayan itu meminta kalau satu dari anak itu kelak akan menjadi miliknya dan berjanji kalau tidak akan memberitau siapapun kan hal itu."
"Awalnya kakek menolak tapi karna pelayan itu mengancam akan melarikan diri dan akan memberitaukan pada orang-orang kalau itu adalah anaknya dengan kakek membuat kakek mengalah dan memberikan satu anak tersebut pada pelayan itu,karna itulah tante kamu tidak pernah diakui di hadapan umum tapi walaupun begitu kakek sangat menyayangi tante kamu kakek tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang ayah dan sering berkunjung secara diam-diam tanpa sepengetahuan nenek."
"Disaat mereka bertengkar,saat itu nenek baru tau kalau kakek masih berhubungan dengan pelayan itu dan tante kamu."
"Apa mama pernah bertemu dengan tante Amanda?"
"Pernah beberapa kali tapi sama seperti kakek kami bertemu secara diam-diam karena nenek tidak ingin kakek dan mama berhubungan dengan pelayan itu yang merupakan ibu kandung mama."
__ADS_1
"Tante Amanda tau semua kebenaran ini?
Ayunda mengangguk menjawab pertanyaan Sony.
"Kalau masalah perjodohan mama dengan tuan dedi sanjaya apa tante Amanda tau?"
"Amanda tau kalau saat itu mama di jodohkan dengan tuan dedi tapi mama tidak tau saat itu kalau Dedi sanjaya adalah kekasih tante kamu karna Amanda tidak pernah memberitau mama."
Ayunda terisak menahan tangisnya dan menghapus air mata yang sempat menetes dipipinya.
Sony memeluk Ayunda memberi kekuatan kepada Ayunda.
"Mama tidak apa-apa."
Ayunda melepaskan pelukan Sony dan tersenyum sebagai tanda kalau dia baik-baik saja.
"Jadi apa yang sebenarnya terjadi sampai semua menjadi begitu menyedihkan?"
Sony kembali bertanya saat melihat Ayunda baik-baik saja.
"Semuanya berawal dari saat kakek memberi tau mama kalau perjodohan itu dibatalkan karena Dedi sanjaya lebih memilih menikah dengan kekasihnya.Hal itu membuat mama terpukul karena semua pengorbanan mama sia-sia,mama harus kehilangan pacar mama yang meninggal karena perjodohan ini."
"Untuk mengurangi kesedihaan,mama menemui tante kamu dan menceritakan semuanya pada Amanda tapi karena terlalu sedih mama tidak tau kalau saat itu nenek mengikuti mama karna nenek takut terjadi hal buruk pada mama,tapi hal itu membuat nenek tau kalau selama ini mama telah membohongi nenek dengan berhubungan dengan Amanda dan ibu kandung mama."
Dengan kembali terisak Ayunda melanjutkan ceritanya.
"Karena sedih tau dibohongi untuk kedua kalinya oleh orang yang dicintainya nenek pergi ke villa untuk menenangkan dirinya."
Tapi naas didalam perjalanan nenek dirampok
dan meninggal ditusuk hanya karna mempertahankan sebuah kalung pemberian dari mama.Nenek merasa kalung itu adalah tanda kalau mama masih menyayangi nenek walaupun nenek bukan ibu kandung mama."
Ayunda tidak bisa lagi menahan kesedihannya,tangisnya pecah airmata yang sedari tadi ditahannya tidak terbendung lagi.
"Semua salah mama,nenek meninggal karna mama begitupun dengan Amanda,semuanya salah mama...!!"
Sony memeluk Ayunda yang menangis dengan erat,Sony ikut merasakan kesedihan yang dirasakan mamanya.
Bersambung....!!!
__ADS_1
****