
Gina berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya.Rio menyusul gina kekamar mandi dan mengusap-ngusap punggung gina.
"Kamu kenapa, apa kamu masuk angin jadi muntah-muntah begini?"
Rio tidak mengetahui kalau orang hamil itu akan mengalami fase ngidam.
"Gina tidak apa-apa mas ni biasa terjadi pada wanita yang lagi hamil."
"Kenapa seperti itu?"
"Katanya itu karna perubahan hormon."
Rio melihat gina begitu lemas dan rio langsung menggendong gina dan membawanya ketempat tidur lalu mengambil ponselnya.
"Mas rio mau nelpon siapa?"
"Dokter,"
"Nggak usah mas rio,ini memang dialami setiap wanita yang lagi hamil."
"Semua?"
Rio bertanya dengan heran.
"Tidak juga sih tapi gina baik-baik aja, mas rio tidak perlu panggil dokter."
"Kamu itu terlihat sangat pucat dan mas tidak ingin terjadi apa-apa sana kamu dan anak kita."
Rio tetap menelpon dokter dan menyuruhnya datang kerumah.
Gina hanya tersenyum melihat rio yang khawatir berlebihan.
"Sebelum dokter datang sebaiknya kamu istirahat dan mas akan menyiapkan sarapan.
Rio menyelimuti gina,tapi gina malah melepas selimutnya.
"Kenapa selimutnya dilepas nanti kamu masuk angin."
"Panas mas rio,gina gerah,gina mau mandi."
Gina bangkit dari tidurnya.
"Panas,tapi ini masih pagi dan lagipula ac masih hidup sayang."
Rio merasa heran dengan gina yang tidak seperti biasanya.
"Nggak usah heran gitu,orang hamil itu memang selalu merasa gerah."
"Kenapa orang hamil itu jadi aneh,muntah-muntah dan selalu merasa gerah begitu?"
"Ini belum seberapa nanti masih ada,yang lebih parah mas rio siap-siap aja."
Rio menatap gina dengan raut wajah aneh membuat gina tertawa dan menutup muka rio dengan telapak tangannya.
"Muka mas rio lucu."
Gina masuk kamar mandi sambil tertawa.Rio keluar dari kamar dan menyiapkan sarapan untuk mereka karna pelayan hanya berkerja saat rio tidak ada dirumah.
__ADS_1
****
Dokter datang saat gina dan rio selesai sarapan.Rio mengajak dokter kekamar untuk memeriksa gina yang sudah kekamar terlebih dahulu setelah selesai sarapan tadi.
"Gina ini dokternya sudah datang."
Rio dan dokter masuk kekamar.
"Pagi dokter,maaf dokter sudah repot datang kerumah, ini karna mas rio yang khawatir secara berlebihan."
Gina menyambut kedatangan dokter dan menyalaminya.
"Tidak apa -apa bu ini sudah kewajiban saya."
Gina merebahkan tubuhnya ditempat tidur dan membiarkan dokter memeriksa dirinya.Sedangkan Rio memperhatikan dengan seksama.
"Bagaimana dokter,apa istri dan anak kami baik-baik saja,karna tadi pagi gina muntah-muntah dokter."
Rio bertanya dengan khawatir.
"Ibu gina dan janinnya baik-baik saja pak,kalau bu gina muntah-muntah itu hal yang biasa bagi ibu hamil."
"Apa gina bilang mas,itu hal yang biasa jadi mas rio tidak usah terlalu khawatir."
"Terus dokter gina itu selalu merasa kegerahan dokter,masa pagi-pagi gina sudah merasa kepanasan dokter padahal cuaca tidak panas dan ac menyala dokter bukannkah itu aneh?"
Rio masih merasa penasaran dengan kondisi gina.Dokter tersenyum mendengar pertanyaan rio.
"Bapak tidak perlu khawatir itu juga hal biasa pada ibu hamil semua itu karna perubahan hormon yang terkadang membuat ibu hamil mengalami hal tersebut dan perubahan hormon juga bisa membuat ibu hamil jadi sangat sensitif dan mempunyai mood yang sering berubah-ubah jadi bapak harus siap dan siaga dengan perubahan mood tersebut."
"Masih ada yang lebih aneh lagi?"
"Iya pak,tapi bapak tidak perlu khawatir itu lah indahnya mempunyai seorang bayi."
Rio mengangguk-ngangguk walaupun rio belum tau apa hal aneh yang akan terjadi nanti.
"Sudah mas rio tidak perlu terlalu dipikirkan biar masa kehamilan gina dijalani dengan happy,kami pasti baik-baik saja."
Gina mengelus-elus perutnya sambil tersenyum.
"Baiklah bapak dan ibu ini saya beri resep untuk vitamin nya. kalau ada apa-apa bapak bisa telpon saya kapan saja."
"Trimakasih dokter."
Gina dan rio mengucapkan trimakasih secara bersamaan.
****
Dedi sanjaya melakukan pertemuan keluarga tanpa sepengetahuan gina dan rio.
Semua keluarga berkumpul untuk membicarakan cara menjaga rio dan gina menjauhkan rio dan gina dari orang-orang yang ingin menyakiti mereka.
"Jadi apa rencana mu?"
Ardian bertanya dengan tidak senang.
"Saya akan membuat jebakkan untuk menangkap basah orang-orang yang ingin menyakiti rio dan gina."
__ADS_1
"Maksudnya,kamu akan membuat rio dan gina sebagai umpan.Tidak saya tidak setuju cukup sudah semua hal buruk yang terjadi karna kesalahan mu,ini kenapa dulu saya tidak menyetujui hubungan mu dengan putri ku,masa lalumu begitu kelam."
Ardian terlihat sangat marah.
"Maaf kan atas semua yang telah terjadi,saya mengakui semua itu kesalahan saya dan saya minta maaf dan ini saya ingin memperbaiki dan mengakhiri semuanya."
"Tapi kau tau bukan kalau gina saat ini sedang mengandung cucu kita dan aku tidak akan busa memaafkan mu kalau terjadi apa-apa dengan gina dan cucuku."
"Kalian tidak perlu khawatir semua sudah dipersiapkan secara matang dan kami memerlukan kalian untuk melakukannya."
Rahman sanjaya ikut bicara.
"Kami sudah tau siapa dalang semua ini dan hanya perlu waktu untuk menangkapnya tanpa bisa mengelak lagi."
"Tapi kamu makin kalau rio dan gina akan baik-baik saja."
Diandra bertanya dengan rasa cemas yang sangat besar.
"Karna itu saya butuh bantuan kalian semua."
Dedi sanjaya bicara dengan keyakinan penuh.Membuat semua orang merasa nyakin akan rencana dedi sanjaya.
Sementara itu bima yang melakukan penyelidikan mengenai dedi sanjaya mendapat hal yang mengejutkan.
"Apa maksud mu amanda perempuan yang pernah dihamili oleh dedi sanjaya.
"Iya bos,wanita itu masih mempunyai orang tua dan dia kembar dan kembaran wanita itu pernah akan dijodohkan dengan tuan sanjaya dan wanita itu tidak mempunyai saudara laki-laki."
"Kamu kumpulkan semua bukti dan cepat serahkan ke saya,terus lakukan penyelidikan tapi ingat jangan sampai membuat kegaduhan."
"Baik bos,saya permisi."
"Kalau amanda tidak mempunyai saudara laki-laki siapa pak ahmad dan kenapa dia melakukan semua ini dan mengaku saudaranya amanda?"
Bima bingung dengan apa yang diketahuinya.
"Ternyata kehidupan seorang dedi sanjaya sangat misterius."
Bima melihat arsip yang ada ditanyakan.
"Bukankah ini sahabatnya gina tapi kenapa dia berfoto bersama wanita ini dan apa hubungannya?"
Bima terus mengamati dan membaca laporan yang diberikan orang suruhannya dan semakin membuat bima terkejut.
"Ini harus cepat diberitaukan pada rio,sebelum semua terlambat."
Bima bergegas meninggalkan kantornya dan berniat langsung menemui rio.
****
Bagaimana kelanjutan kisahnya ikuti terus jangan sampai ketinggalan dijamin semakin seru.
Bersambung....
****
Terimakasih sudah membaca jangan lupa like
__ADS_1
dan komen juga vote ya! biar lebih semangat.😁😁😁😁