Wanita Impian

Wanita Impian
Kebersamaan.


__ADS_3

Rio baru saja pulang dari kantor,rio merasa heran kenapa gina tidak menyambut kepulangannya seperti biasa.Rio masuk dengan khawatir rio takut terjadi apa-apa dengan gina,langkah rio terhenti didekat tangga karna rio mendengar suara gaduh dari dapur.Rio berjalan dengan cepat kedapur,rio sangat heran melihat dapur yang sangat berantakan,apalagi ketika rio melihat gina yang sangat belepotan.


"kamu sedang apa?"


Mendengar suara rio membuat gina sangat terkejut,gina menjatuhkan sendok yang ada ditangannya,


"mas rio sudah pulang!"


Gina melihat jam yang ada ditangannya,gina kaget melihat jam yang sudah menunjukan pukul tujuh malam.


"kamu ngapain sampai berantantakkan begini,


Rio mendekati gina dan melihat gina dari ujung kaki sampai ujung kepala,


"lihat muka kamu sampai kotor begini!"


Rio mengambil tisu dan membersihkan muka gina.


"gina mau memasak untuk makan malam."


Rio tertawa


"emangnya kamu mau masak apa sampai berantakkan begini?"


"gina mau masak ikan gurami goreng saus asam manis dan capcai."Gina menundukkan kepalanya malu.


"trus sudah jadi makanannya."rio melihat kearah meja dan mendekatinya,ada berapa ikan yang sudah digoreng,tapi bentuknya tidak karuan,ada yang gosong,ada yang hancur,rio menahan tawanya.


"emangnya kamu belum pernah memasak?"


gina menggelengkan kepala.


"trus kenapa kamu masak kalau tidak tau masak"


"gina ingin jadi istri yang berguna buat mas rio,setidaknya gina bisa memasak untuk mas rio."


Rio membuka jas dan menggulung lengan bajunya,memakai celemek lalu menarik tangan gina,


"sini biar mas ajarin,tapi sebelumnya kita bersihkan dulu mejanya gimana mau masak kalau mejanya berantakan begini."


"mas rio bisa masak?"gina seakan tidak percaya.


"bisa,mas belajar masak karna mas nggak mau selalu merepotkan nenek kalau mas tiba-tiba lapar tengah malam.


Setelah satu jam berkutat didapur akhirnya makanan selesai,gina dan rio membersihkan diri terlebih dulu baru menyantap hasil masakan mereka.


"masakan mas rio enak,gina jadi sedih,sebagai istri gina nggak bisa masak."


"nggak usah sedih,kamu kan bisa belajar,kalau kamu mau kamu bisa ikut kursus memasak."


"iya deh gina mau belajar masak,tapi mas yang ajarin ya!Mas kan pintar masak,sayang duitnya."


Gina membuat alasan padahal gina hanya ingin punya waktu bersama dengan rio sehingga rio semakin terbiasa berada di dekatnya.


"kamu cari tempat kursus aja,mas kan kerja!"

__ADS_1


"mas aja deh yang ngajarin,kan belajarnya bisa pagi saat membuat sarapan terus pulang kerja seperti sekarang."Gina menatap rio dengan tatapan memohon.


"iya sudah kalau itu mau kamu."


"o iya,kamu sudah menentukan mau kuliah dimana?"


"gina masuk kuliah tahun depan aja,istirahat dulu capek belajar terus."Tetap hanya alasan saja,gina ingin memberikan waktunya untuk rio,agar rio benar-benar bisa merasa nyaman


di dekatnya,dan hubungan mereka bisa seperti hubungan suami istri yang sebagaimana mestinya.


*****


Gina mengetuk pintu ruang kerja rio,


tok...,tok...


"masuk,"rio meyahut dari dalam,gina masuk membawa segelas kopi.


"mas rio ini kopinya,"gina meletakkan kopi dimeja kerja rio.


"trimakasih"


Gina duduk di kursi yang ada dihadapan rio,memangku dagunya dengan kedua tangan sambil memandang rio yang sedang bekerja.


"ada apa lihatin mas seperti itu,kamu pasti ada maunya,"rio menghentikan pekerjaannya.


"mas rio tau aja,mas gina boleh ya kerja di kantor mas,gina bosan mas dirumah terus!


Gina menatap rio dengan penuh harap.


" gina maunya kerja di kantor mas,gimana kalau jadi asisten pribadi mas rio,gina janji deh akan belajar dengan cepat,nggak digaji juga nggak pa pa!"mata bening gina berbinar.


"kamu mau kerja atau mau ngintilin mas sih!"


"dua,duanya,boleh ys mas,bolehkan,boleh dong!"gina mengedip-ngedipkan matanya genit.


"nggak,mas sudah punya surya itu udah cukup."melanjutkan kerja.


"mas boleh ya...!gina membuat wajah sedih dengan mata berkaca-kaca sambil memegang tangan surya.


Rio melihat gina,


"kamu itu ya kalau udah ada maunya! udah kamu boleh kerja jadi asisten mas,tapi dalam masa percobaan seminggu,kalau dalam seminggu kamu belum bisa,kamu mas pecat."


Menatap meremehkan.


"ok..gina setuju,mas nggak usah ngeremihin gina,mas kan tau gina itu murid paling pintar disekolah,kalau masalah belajar mah,kecil!"gina menjentikan jarinya.


"mas tunggu buktinya,ya udah keluar sana mas mau kerja kalau kamu disini terus kerja mas nggak akan selesai-selesai direcokin sama kamu."


"iya gina keluar,makasih mas." gina menyium pipi rio,lalu meninggalkan rio.


"jangan dibiasakan masuk kamar itu harus ngintipin gina udah tidur apa belum dulu baru masuk kamar."


Gina membalikan badannya melihat rio bertepatan saat rio melihat kearah gina,gina mengedipkan matanya,

__ADS_1


"gina nggak akan perkosa mas rio,jadi mas rio nggak usah takut,selamat malam mas rio."


Gina tersenyum dan benar-benar pergi meninggalkan rio.


Rio menggarut kepalanya yang tidak gatal ,


teryata dia tau gue selalu ngitipin dia, aduh malu gue,lagian lu sih sama istri sendiri pakek takut segala.


Rio mengutuki dirinya sendiri.


****


Hari ini gina akan mulai bekerja di perusahaan rio.Gina telah siap dengan pakaian kerjanya,gina memakai dress selutut dipadankan dengan blazer berwana senada,rambutnya dibiarkan tergerai dan memoles wajahnya dengan make up natural gina terlihat cantik.


Rio keluar dari kamar mandi dan melihat gina


cukup lama.


"mas kenapa lihatin gina begitu, nggak cocok ya,gina belum punya baju kerja mas,nggak papa ya pakai ini dulu,nanti pulang kerja antar gina beli baju kerja ya!"


Rio hanya diam,tidak menghiraukan ucapkan gina,rio memakai dasinya


"sini gina bantuin,"mengambil dasi dari tangan rio,setelah memakai dasi gina mengambil jas dan menolong rio memakainya.


"ayo mas kita sarapan."gina menggandeng tangan rio berjalan menuju meja makan,meskipun belum sepenuhnya merasa nyaman tapi rio tidak pernah menolak di pegang maupun dipeluk oleh gina lagi.


Saat sampai di meja makan rio melihat sarapan sudah siap,nasi goreng plus telor ceplok.


"ini kamu yang masak?"


"iya mas,mas cobain apa sudah sama dengan


buatan mas rio."


Gina menunggu rio memakan hasil masakannya sendiri tanpa bantuan rio dengan cemas,


"gimana mas ?"


"lumayan"


"cuma lumayan padahal gina sudah ngikutin semua yang mas ajarin."gina terlihat sedih


"nggak usah sedih ini sebenarnya enak tapi agak asin sedikit.


Gina mencoba nasi goreng yang dibuatnya.


"mas ini bukan sedikit mas,tapi asin banget."gina menelan nasi dimulutnya dan meminum air cukup banyak.


"mas maafin gina ya,belum bisa masak dengan baik."gina menundukan kepalanya.


"ini sebenarnya kamu hanya kurang aduk saja jadi garamnya tidak rata,jadi ada yang asin ada yang tidak jadi sebelum makan aduk aja lagi pasti enak jadinya.


Gina menuruti saran rio,lalu mencoba lagi


'iya mas nggak asin lagi,"gina tersenyum dan melanjutkan sarapan.gini terlihat senang.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2