
Hari ini,adalah hari dimana gina akan mulai tinggal di kediaman subagja,terlihat diandra lagi menyuruh pelayan menyiapkan kamar tamu,dian memperhatikan pelayan yang sedang bekerja,memberi arahan,dian memastikan semuanya sempurna,seakan yang akan menginap adalah seorang tamu agung.
ardi memperhatikan dian bolak,balik ke kamar tamu seakan- akan takut ada yang kurang,takut tamu agung itu tidak betah dan komplain,
dian terlihat mau cek kerja para pelayan lagi,
"sudah,dari tadi mondar-mandir,bolak-balik,apa kamu tidak pusing aku yang melihatnya saja pusing,para pelayan sampai bingung liatin kamu,lagian ngapain sih kamu,seperti mau kedatangan tamu agung saja sampai suami sendiri dilupakan,ardi melancarkan protesnya
"gina itu lebih dari seorang tamu agung,gina itu wanita yang disukai rio,kamu kan tau selama ini jangankan untuk menyukai wanita,melihatnya saja rio sudah benci,jadi aku ingin gina betah dan nyaman tinggal disini,biar mereka bisa semakin dekat,klu bisa saling jatuh cinta,agar mereka menikah nantinya sudah ada cinta,bukan hanya karna dijodohkan.aku ingin rio bahagia
gina tersenyum
"iya..iya terserah kamu saja,tapi aku jangan dianggurin juga kali"!,ardi tetap melakukan protes.
"jangan manja,emangnya kamu mau apa,minta sama pelayan aku mau nelpon rio dulu mengingatkan dia biar tidak lupa jemput gina nanti pulang sekolah,pergi meninggalkan ardi yang cemberut
****
Di kantor rio sedang rapat dengan klaen,disitu juga ada bima prasetyo,tiba2 hp rio berbunyi,
"maaf saya permisi sebentar mau angkat telpon,menjauh dari tempat duduknya.
"halo nek,rio sedang rapat nanti rio telpon lagi ya,
"nenek cuma mau ingatkan kamu jangan lupa nanti jemput gina di sekolah,sekarang kamu boleh lanjutkan rapat,dian menjawab dari seberang,terus mematikan telponnya
rio kembali ketempat duduknya,wajahnya terlihat bingung,bima yang memperhatikan rio merasa heran.selama sisa rapat rio tidak bisa fokus lagi jadi rio memutuskan menyudahi rapat,dan melakukan pertemuan dilain waktu.
"Loe kenapa bro,gue lihat sejak terima telpon tadi lo jadi tidak fokus gitu,lo ada masalah?bima bertanya
"enggak gue cuma lagi bingung aja,rio menghela nafasnya berat
"emang ada apa,bima mulai kepo
"gue di jodohin,dan sekarang cewek yang di jodohin ama gue itu mau tinggal di rumah gue.menyandarkan tubuhnya,
mendengar itu bima tertawa...
"ha,,ha,,kasihan banget tu cewek di jodohin sama lo,yang anti cewek,bisa- bisa tu cewek jamuran di anggurin terus ma lo,terus tertawa
"brengsek lo bukanya nolongin gue kasih solusi,malah kasihan sama tu cewek,mendengus kesal
"tapi gue heran,ko' lo mau di jodohin,biasanya kan lo langsung nolak kalau dijodohin dengan cewek,meski sama bidadari sekalipun,meledek rio
__ADS_1
"dia mirip dengan ibu gue,lagian sejak ketemu ama tu cewek,gue nggak bisa ngilangin bayangannya dari pikiran gue.gue sampai bingung!
"o....bima manggut2,bima mengerti kalau selama ini wanita impian rio adalah wanita seperti ibunya.
"jangan manggut2 doang kasih solusi dong!
"kenapa lo mesti bingung itu tandanya lo suka ma itu cewek,rio menjelaskan.
rio hanya diam tidak menanggapi apa yang dikatakan bima
"gue jadi penasaran ama tu cewek,lo kenalin gue dong ma tu cewek,dengan mata berbinar
"hei gue minta solusi,kenapa lo jadi bersemangat gitu ingin kenalan,menatap tajam bima
"santai bro jangan emosi gitu, sebenarnya yang lo bingungin itu apa sih?melihat dengan serius
"gue bingung harus bersikap gimana,lo kan tau selama ini gue nggak pernah dekat ama cewek,gue takut aja karna sikap gue yang salah nanti dia jadi benci ama gue.menghembuskan nafas kasar.
"baru ini gue lihat lo takut dibenci ama cewek,biasanya lo malah sengaja membuat cewek2 takut bahkan benci ma lo,dan terus bilang ke gue,kalau wanita itu racun mematikan di dunia,tersenyum mengejek
"a...sudahlah,bicara ma lo nggak da guna,bukan kasih solusi malah bikin kepala gue tambah pusing,meninggalkan bima
" hei bro,lo mau kemana,kita masih ada janji dengan klien,mengejar mencoba menghentikan kepergian rio.
di dalam lif rio menggarut kepalanya yang tidak gatal,
"belum ketemu aja,gue sudah tegang gini,apalagi ketemu, tinggal serumah lagi bisa bisa kena serangan jantung nih gue!
a... kembali menggarut kepalanya yang tidak gatal.
Rio sudah memakirkan mobilnya di dekat gerbang sekolah gina,menunggu di dalam mobil rio terlihat gelisah,saat rio melihat gina keluar dari gerbang rio membunyikan klakson dan membuka kaca.gina melihat rio,gina mendekat dan masuk kedalam mobil duduk di samping rio,
"kita kerumah gue dulu,ngambil keperluan gue selama tinggal dirumah nenek diandra,gina meminta disaat mobil sudah mulai berjalan
" tidak usah tante renata tadi sudah mengirimkan semua keperluan kamu nona melalui kurir,nenek tadi memberi tau.
"nama gue gina bukan nona,cemberut
"o...,tetap fokus menyetir,menyembunyikan.ketegangannya sampai2 rio keringatan,
"kenapa gue setenggang ini,saat persentasi untuk tender miliaran saja gue tidak pernah setegang ini,sampai badan gue keringetan semua,menghela nafas utuk mengurangi ketenggangannya.
"kamu kenapa keringatan begitu,perasaan ac nyala,atau kamu lagi sakit,gina secara spontan menyentuh dahi rio,
__ADS_1
kamu tidak demam,trus kenapa keringat begini mengambil tisu,mau ngelap keringat rio
"jangan sentuh gue,sedikit berteriak
gina kaget,dia memundurkan badannya,merengut kesal
"apaan sih pakai teriak,gue cuma mau nolongin ngelap keringat kamu,gina diam matanya berkaca2 entah kenapa gina jadi cengeng.
"kenapa gue pengen nangis,dada gue terasa sakit.semakin menundukan kepalanya
melihat gina seperti itu,rio merasa bersalah.
"maaf,saya tidak bermaksud membentak kamu nona,saya hanya tidak terbiasa disentuh oleh wanita,selain nenek,rio menepikan mobilnya,melihat kearah gina dengan wajah menyesal
entah kenapa bukannya senang mendengar rio minta maaf,gina malah semakin menangis,gina terisak,rio semakin bingung harus berbuat apa
"sekali lagi saya minta maaf nona,tolong jangan menangis lagi,
gina mengapus air matanya,melihat rio cukup lama,rio semakin tegang,keringatnya semakin mengucur deras,melihat kesegala arah,tanpa sengaja mata mereka bertemu, jantung mereka berdegup kencang,pakaian rio terlihat basah dengan keringat,
"ini lap dulu keringet kamu,gina memberikan tisu pada rio,rio mengambil tisu melap keringatnya secara kasar,rio meluruskan duduknya,rio tidak sadar ada robekan tisu nenempel di dahinya,gina tertawa
""kenapa tiba2 kamu tertawa nona,rio bertanya
" itu ada tisu nempel didahi kamu,,gina menunjuk kearah dahinya sendiri
dengan cepat rio mengusap wajahnya,
"kamu kenapa memanggil gue nona,kamu kan sudah tau nama gue itu g.i.n.a,gina bukan nona,masih melihat rio
"iya gina,rio tergagap,
gina tersenyum lebar,melihat itu jantungnya berdebar kencang,secara reflek rio memegang dadanya
"kamu kenapa,dada kamu sakit,gina bertanya cemas
" tidak,rio menyalahkan mobilnya
" *kalau begini terus bisa2 gue benar2 bisa kena serangan jantung,melirik gina
Bersambung*..
****
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca,jangan lupa tinggalkan like, vote dan komen sebagai penyemangat.