Wanita Impian

Wanita Impian
EPISODE 55


__ADS_3

Gina terlihat gelisah dan sesekali gina melihat kearah pintu ruang kerja rio.


"Kenapa mereka lama sekali ini sudah lebih dari satu jam,apa yang mereka bicarakan atau jangan-jangan terjadi sesuatu di dalam."


Gina terlihat sangat khawatir.


"Klau kamu ingin tau,kamu samperin aja kedalam jangan duduk disini dan uring-uringan,bikin gue kesal aja."


Riska menjawab gina dengan sedikit kesal karna dari tadi gina selalu mondar mandir dan


berbicara ini itu yang tidak jelas.


"Ah aku mana berani,nanti mas rio marah,kamu tau sendiri kalau mas rio marah bisa-bisa aku bisa ditelannya hidup-hidup."


"Kalau gitu kamu duduk aja disini dengan tenang,ini sambil makan cemilan tunggu sampai mereka keluar,nggak mungkin jugakan mereka akan disana selamanya dan nggak mungkin juga akan terjadi apa-apa,ini dirumah kalian gina mas rio mu itu tidak akan berani berbuat sesuatu yang gila dirumahnya sendiri."


Gina sedikit tenang mendengar ucapan riska dan mengikuti saran riska.Gina duduk sambil memakan cemilan sesekali gina tetap melirik kearah pintu ruang kerja rio.


Disaat pintu ruang kerja rio terbuka,dengan reflek gina berdiri dan langsung berjalan menghampiri rio.


"Kalian lama sekali,apa sih yang kalian bicarakan,lihat itu semua cemilan sampai habis dimakan oleh riska."


Riska yang masih sibuk ngemil sambil nonton


menoleh kearah gina saat namanya disebut oleh gina.


"Nggak usah bawa-bawa nama gue,bilang aja kalau kamu memang kepo!"

__ADS_1


"Kami hanya bicara soal bisnis kebetulan sony anak dari rekan bisnis mas dan mas hanya ingin meminta bantuannya,jadi kamu tidak usah khawatir, tidak akan terjadi apa-apa."


Rio memahami kekhawatiran gina.


"Tu kamu dengar sendiri kalau tidak ada yang perlu dikhawatirkan,jadi sia-sia deh lo capek mondar-mandir kayak setrikaan dari tadi."


Riska mengejek gina yang khawatir secara berlebihan.


"Ya aku mana tau habis mas lama banget didalam gina kan jadi mikir yang aneh-aneh!"


Gina memeluk lengan rio manja.


"Ya sudah kalau tidak ada yang perlu dibicarakan lagi gue permisi."


Sony bicara sambil melangkah pergi,sony tidak tahan melihat kemesraan gina dan rio.Sony pergi tanpa mengajak riska hingga membuat riska kaget melihat kepergian sony dan riska buru-buru pamit dan mengejar sony.


Riska berlari sambil melambaikan tangannya pada gina,rio dan bima.


****


Riska terus berlari mengejar sony.


"Sony tungguin gue,lo ko' ninggalin gue sih!!"


Sony menoleh ke arah riska dan baru sadar kalau sony melupakan riska.


"Sory gue lupa kalau gue datang bareng sama lo."

__ADS_1


Sony menggarut kepalanya yang tidak gatal.


"Ngeri amat sih lo,bisa-bisanya lo lupa sama gue padahal gue hampir setiap hari bareng sama lo."


Riska terlihat sedih karna sebegitu mudahnya sony melupakannya hanya karna sony cemburu melihat kemesraan gina dan rio.


"Sampai kapan sony lo menyimpan perasaan lo pada gina,apa tidak ada sedikitpun rasa didalam hati lo untuk gue?"


"Maaf ya ris,gue lagi banyak pikiran,gue jadi lupa deh sama lo."


Sony merasa bersalah pada riska.Sebenarnya sony tau kalau riska menyukai dirinya tapi sony tidak bisa membalas perasaan riska karna sony sudah mencintai gina jauh sebelum sony mengenal riska.


"Emangnya apa yang kalian bicarakan tadi,sepertinya ada hal yang serius dan gue bisa tebak itu bukan masalah bisnis."


Sony hanya diam mendengar ucapan riska.


"Ya udah deh kalau lo nggak mau cerita ama gue nggak apa-apa tapi lo harus tau kalau lo butuh teman untuk ngobrol gue selalu ada buat lo."


"Makasih ya ris lo emang sahabat gue yang paling baik."


"Memang kita sekarang hanya berstatus sahabat tapi gue berharap suatu hari nanti status itu bisa berubah karna gue sangat mencintai lo sony."


Riska berguman dalam hati.


Selama ini riska selalu sabar berada di samping sony berharap suatu hari nanti sony bisa melihat ketulusan dirinya dan sony bisa membalas cintanya.


Bersambung...!

__ADS_1


__ADS_2