
Pagi ini Rio telah berada di kantornya bersiap memulai pekerjaannya,rio telah duduk di meja kerja di ruangannya,
"apa saja kegiatan ku hari ini,rio bertanya pada laki2 yang berdiri dihadapannya,
"kegiatan bapak hari ini,nanti jam 10 bapak ada rapat dengan pt mitra buana,setelah selesai jam makan siang bapak ada acara di sekolah SMU Karunia,selanjutnya nanti sore bapak ada undangan ulang tahun perkawinan tuan darmawan ke 20 tahun,surya menjelaskan,surya adalah asisten pribadi rio.
"untuk kado perkawinan om darmawan apakah kamu sudah menyiapkannya?
"sudah pak,o iya pak tadi tuan dedi menepon,beliau menitip pesan kalau bapak harus datang,
"kenapa ayah menelpon mu,bukan meneipon ku langsung?merasa heran.
"kata tuan dedi tadi,tuan sudah menelpon tapi bapak tidak menjawab,karna itu tuan menelpon saya,coba bapak cek handphone bapak!
rio mengambil handphone memeriksa panggilan masuk, tertera nama ayahnya
"ya sudah nanti kamu temani saya memenuhi undangan om darmawan.
"baik pak,surya mengangguk
"ya sudah kamu boleh kembali bekerja.
surya meninggalkan ruangan rio,dan melanjutkan pekerjaannya.
"kenapa ayah harus menelpon untuk memastikan kedatanganku ke pesta om darmawan, ada apa ya,rio berpikir,rio penasaran
"ah untuk apa dipikirkan,nanti toh tau juga.
Rio memulai pekerjaannya.
Sesudah makan siang rio dan surya menuju SMU karunia,salah satu sekolah dibawah naungan yayasan KASIH ADINDA milik almarhum ibunya,biasanya nenek yang mengurus dan menghadiri semua kegiatan yang diadakan yayasan,tapi nenek sekarang sudah memberikan semua tanggung jawab itu kepada rio.
"ada kegiatan apa saja nanti di sekolah
"bapak nanti memberikan kata sambutan lalu memberikan beasiswa kepada siswa/siswi berprestasi
"hanya itu saja
"iya pak
mereka sampai disekolah,saat turun dari mobil mereka langsung disambut oleh kepala sekolah
"selamat datang di SMU karunia tuan,bapak setengah tua berdiri membukuk,
"kenalkan saya Dirga kepala sekolah SMU karunia
Rio hanya menganggukan kepalanya
"apakah acara sudah bisa dimulai,surya bertanya
"sudah tuan siswa/siswi dan guru2 sudah berkumpul di aula sekolah,mari,kepsek
mereka menuju aula,lalu pak dirga mempersilahkan rio duduk di bangku yang sudah disediakan,acarapun dimulai rio pun di persilahkan memberi kata sambutan,
rio naik kepanggung menyampaikan kata sambutan
terlihat para siswi berbisik2,mengagumi ketampanan rio,tapi rio hanya memandang sinis kearah para siswi itu,tapi pandangannya berhenti pada seorang siswi yang sedang tertawa lepas,siswi itu tidak memperhatikan rio sedikitpun,dia sibuk dengan hp yang ada ditangannya entah apa yang dilihatnya.
"kamu,yang sedang tertawa disana,bisakah kamu menghormati saya yang sedang berdiri disini,rio menegur siswi itu
__ADS_1
anehnya siswi itu tidak menyadari,dia terus sibuk dengan hpnya terus tertawa cekikikkan
semua mata sudah memandang kearahnya tapi dia tetap tidak menyadarinya.
"kamu ,bisa hargai saya,rio meninggikan suaranya,entah kenapa rio marah tapi dibalik marahnya rio sangat suka melihat tawa itu
seketika itu siswi itu menghentikan kegiatannya,dia baru sadar menjadi pusat perhatian,dia menatap rio,pandangan mereka bertemu,rio menatap mata bening itu,mata yang mengingatkan rio pada seseorang
"ibu,,tidak sadar rio berbisik
ya siswi itu memiliki wajah cantik,rambutnya panjang menjuntai,matanya bening,senyum dan tawa itu menenangkan hati sangat mirip dengan ibunya.
mendapat tatapan seperti itu siswi itu menundukkan kepalanya,itu menyadarkan rio,
secara tiba2 rio menyudahi kata sambutannya.dan kembali ketempat duduknya .
"ibu dia sangat mirip dengan mu,tapi apahkah hatinya sama sepertimu,
selama acara berlangsung,rio tidak bisa mem fokuskan pikirannya,dia mencuri2 pandang kearah siswi itu,sampai acara penyerahan beasiswa ternyata siswi itu salah satu penerima beasiswa,
"legina putri,guru memanggil sebuah nama
ternyata siswi itu berdiri dan naik keatas panggung,rio menatap tajam siswi itu tanpa berkedip,tapi bukanya takut siswi itu malah berbalik menatap rio lebih tajam lagi,mereka saling menatap,sampai seorang guru menegur
"gina,kamu harus sopan pada tuan rio,cepat minta maaf,
gina melihat pada guru,lalu dengan cepat dia berlalu,
"maaf,,lalu turun dari panggung tanpa menunggu jawaban rio
rio hanya diam tidak menjawab,
kata guru yang menegur gina tadi,
rio tidak menjawab samasekali lalu dia turun dari panggung
"apa sudah selesai semua,
"sudah pak,surya menjawab
rio langsung pergi meninggalkan aula tanpa pamit,surya mengikuti rio setelah mengangguk memberi salam
di dalam mobil rio hanya diam dia tidak bisa melupakan mata bening,dan senyuman itu.
"kita pulang saja,nanti kamu jemput saya di rumah kalau mau ke acara om darmawan
"baik pak
****
Rio berdiri di depan cermin,dia belum bisa melupakan wanita itu
"ingat rio wanita itu racun meskipun dia mirip ibu,tapi belum tentu dia baik seperti ibu,kamu jangan lengah,menasehati dirinya.
lalu dia keluar dari kamar turun kelantai bawah karna surya sudah menunggu,rio pamit pada kakek dan nenek,lalu berangkat ke hotel dimana pesta om darmawan digelar
mereka sampai disebuah hotel berbintang,tempat pesta digelar,tamu2 telah berdatangan semua dari kalangan atas,rio kenal diantaranya karna merupakan rekan bisnis bersama om darmawan
rio menemui om darmawan dan tante renata istri om dermawan
__ADS_1
"selamat om,tante,smoga om dan tante semakin bahagia,menyalami mereka bergantian
mereka berbincang2,tidak lama kemudian dedi sanjaya datang menghampiri mereka
"selamat wan,rena dedi memberi selamat kepada sahabatnya itu,lalu memeluk rio
"bagaimana kabar mu nak,kenapa kamu jarang berkunjung kerumah,kakek dan nenek merindukan mu,nanti kalau ada waktu mainlah kerumah,
"iya ayah,nanti rio akan berkunjung menemui kakek dan nenek,memberi salam pada dedi
"o iya wan mana putrimu,menoleh kekiri dan kekanan mencari seseorang
"Itu,dia baru datang!
Rio melihat kearah yang ditunjuk darmawan.matanya menatap kagum,wanita itu terlihat anggun dengan dress hitam selutut belengan panjang,mata bening itu bersinar,bibirnya tersenyum manis,
"dia,wanita itu
dedi tersenyum melihat Rio,yang menatap Gina tidak berkedip,dan dedi tersenyum kepada darmawan
dedi dan darmawan memang berniat menjodohkan Rio dengan Gina,dedi tau Rio akan menyukai Gina,Karna Gina sangat mirip dengan mendiang istrinya,adinda.
Sekarang Gina Sudah berdiri di samping darmawan,
"maaf ma,pa Gina telat,memberi salam pada orang tuanya
lalu menyapa dedi
"apa kabar om ,memberi salam.
Rio diam,masih menatap gina,menyadari itu Gina kadi kesal,apalagi mengingat kejadian tadi di sekolah,
"hei kamu,tidak sopan melihat orang sepeti itu,apalagi melihat seorang wanita,berniat membalas Rio yang telah membuat dia malu
di sekolah tadi.
Rio Salah tingkah,malu ditegur seperti itu,
Rio pura2 tidak mendengar ucapan gina,Rio pura2 melihat kearah lain
"Sudah tertangkap basahpun,tidak mau me minta maaf,Gina kembali menegur rio mebulatkan Mata ya melihat Rio
Rio sangat malu,wajahnya memerah,melihat itu Gina tersenyum,tapi dia membuang wajahnya agar Rio tidak melihatnya.
Karna melihat Rio hanya diam,dedi meminta maaf menggantikan Rio
"maafkan Rio,dia tidak bermaksud tidak sopan,
sebelum dedi melanjutkan ucapannya darmawan langsung mengajak semuanya untuk duduk di tempat yang telah disediakan
"sudah ayo kita duduk,saya juga tidak sopan
tidak mempersilakan tamu untuk duduk malah terus berdiri,kelamaan berdiri kita semua bisa terkena asam urat
Dedi,Darmawan dan Renata tertawa bersama,tidak dengan Rio dan Gina mereka saling menatap dengan tatapan tajam.
Bersambung..
****
__ADS_1
terimakasih Sudah membaca,jangan lupa beri like,vote Dan komen.