
Dian sangat terkejut saat melihat gina berjalan dengan pincang,
"kaki kamu kenapa,dian memegang tangan gina membantu gina berjalan,
"perasaan semalam kaki kamu tidak apa2
kenapa sekarang jadi begini
melihat kearah kaki,tapi tidak melihat apa2 karna gina sudah memakai sepatu,
"nggak apa2 ko'nek hanya tergores sedikit,semalam gina tidak sengaja nginjak pecahan gelas.
"pecahan gelas,dimana,kenapa sampai ada pecahan gelas,jangan2 para pelayan tidak bekerja dengan baik membersihkan rumah,sampai ada sisa pecahan gelas
dian bicara dengan cepat
"enngak nek,semalam gina tidak sengaja jatuhin gelas,jadi waktu mau bersihin,gina tidak sengaja menginjaknya,gina menjelaskan
"kalau gitu,kamu nggak usah masuk sekolah dulu,istirahat aja dirumah sampai kaki kamu
sembuh,dian terlihat sangat kawhatir
"gina sekolah aja nek,karna kaki gina sudah tidak terlalu sakit lagi,sudah bisa dibawa berjalan
"pokoknya hari ini kamu nggak usah masuk sekolah,kamu kan salah satu murid terpintar
di sekolah jadi bolos sekali nenek rasa tidak apa2,nanti nenek yang kasi kabar kesekolah.
"tapi nek
'nggak ada tapi2an,nenek memotong gina
bicara.
"kamu juga rio,nggak usah masuk kantor hari ini kamu temanin gina dirumah,
Rio yang baru turun dari lantai atas dan baru saja duduk memandang dian bingung
"emang ada apa sih nek,heboh banget
"gina itu kakinya lagi sakit,jadi dia tidak bisa pergi sekolah,jadi kamu temanin dia dirumah
hari ini,nggak boleh nolak,
dian langsung memberi ancaman
rio dan gina saling lirik,tapi tidak berani untuk bicara.
"setelah ini kamu antar gina ke dokter periksa lukanya takutnya nanti infeksi,dian bicara pada rio
karna rio tidak menjawab,dian bertanya lagi
"kenapa kamu tidak menjawab,kamu nggak mau,dian melihat tajam rio
"iya nenek,rio antar gina kedokter,,rio menjawab
"ya sudah,kalian berangkat sekarang aja,nanti keburu macet,dian memberi perintah
Rio pamit pada ardi dan dian lalu mendekati gina,
"kamu bisa jalan,rio bertanya
"bisa ko' mas,gina berdiri sedikit pincang
rio memegang tangan gina,menolong gina berjalan,terlihat gina sedikit kesakitan karna sepatu yang dipakainya,
"lamban amat kapan sampainya kalau begini
rio lansung menggendong gina,karna kaget gina spontan melingkarkan tangannya di leher rio.
melihat adegan romantis didepan mata,dian menyenggol tangan ardi,
"kamu lihat cucumu,romantis sekali tersenyum manja
__ADS_1
"kenapa kamu mau digendong juga,ardi bertanya
"emang kamu masih kuat,dian mengejek ardi
"masihlah,mau bukti,ardi berdiri mendekati dian
"aku percaya kamu masih kuat,,menggeser tubuhnya menjauh dari ardi,malu sama umur kek,
dian pergi meninggalkan ardi.
****
didalam mobil menuju rumah sakit,
"kakinya masih sakit sekali,rio bertanya
"nggak ko mas,cuma sedikit perih mungkin karna ketekan ama sepatu,gina menjawab
"kalau gitu kamu lepas aja sepatunya
"iya mas!!!gina melepas sepatunya,
saat gina mau melepas kaos kakinya,terlihat gina meringis kesakitan,
" kenapa,rio melihat gina dengan khawatir.
"kaos kakinya lengket mas ke lukanya,gina menjelaskan,
"emangnya,kamu lepas perbannya,
"iya karna tadi agak susah pakek kaos kakinya,sempit jadi gina lepas,gina menundukkan kepalanya,takut rio marah
rio yang berniat mau marah,mengurungkan niatnya,melihat gina yang sudah takut duluan.
"ya sudah kaos kakinya nggak usah dilepas,biar nanti dirumah sakit saja
gina mengangguk,,masih terlihat takut
"kenapa kamu kayak ketakutan gitu,
suka marah2in gina,wajahnya semakin terlihat ketakutan,
mendengar jawaban gina,rio tidak bisa menahan ketawanya
" mas rio kenapa ketawa,
"kamu lucu,tangan kiri rio menyubit pipi gina gemas,
"sakit mas,lepasin, gina memegang tangan rio
"maaf,sakitnya,rio bertanya. sambil melepas tangannya dari gengaman gina,mereka berdua diam larut dengan pikiran masing2
****
Setelah berobat,gina dan rio langsung pulang
kerumah,rio mengantarkan gina kekamarnya
"kalau kamu ada perlu apa2,kamu panggil aku saja,karna pelayan semua ada dirumah belakang.
rio terlihat ingin pergi,tapi gina tiba2 memegang tangan rio
"makasih mas,tapi,,,
gina ragu melanjutkan ucapannya
"tapi kenapa,
"gina tidak ngantuk mas inikan masih pagi,jadi mas rio maukan temanin gina ngobrol?melepas tangan rio,sambil menunnduk
" emang kamu mau ngobrol apa sama mas,rio sedikit kaku mengucapkannya
gina tersenyum,mendengar rio,lalu menggeser duduknya dan menepuk tempat tidur yang kosong menyuruh rio untuk duduk
__ADS_1
lalu rio duduk menghadap gina mereka sangat dekat,
mereka mengobrol dengan macam2,topik,sesekali mereka tertawa,eh,,,bukan mereka deng,tapi gina sedangkan rio hanya tersenyum sambil memperhatikan gina,rio menatap gina dengan
intens,matanya tidak berkedip sedikitpun,dilihat rio seperti itu gina menghentikan tawanya,gina membalas tatapan rio,mereka saling menatap cukup lama,gina sadar kalau wajahnya pasti sudah memerah,gina ingin menundukkan kepalanya,tapi rio menahanya dan tiba2 rio menyium bibir gina,
gina sangat kaget dan membulatkan matanya
tapi gina tidak menolak sama sekali,malah menutup matanya menikmati ciuman itu,karna gina tidak menolak rio semakin memperdalam ciumannya,meskipun masih kaku,karna ini pertamakali rio menyium seorang wanita.
tapi tiba2 mereka dikagetkan oleh panggilan dian,
"gina ada teman kamu tu didepan nyari'in kamu,dian muncul didepan pintu
mereka menghentikan ciumannya,wajah mereka sama2 merona ,mereka terlihat salah tingkah,melihat itu gina menjadi heran ,
"kalian kenapa,ko'tegang gitu,dian bertanya menyelidik
"ayo kalian habis ngapain,gina menggoda mereka,
rio berdiri dan pergi meninggalkan gina dan dian
"rio kekamar dulu nek,berlalu dengan cepat,jantung rio berdetak sangat cepat,seakan mau keluar
"rio kenapa,ayo!!! kalian tadi ngapain dikamar,tidak melakukan yang aneh2kan,gina bertanya kembali.
"gina berdiri dan berjalan dengan terpincang2,tidak menjawab pertanyaan dian,
"kalian kenapa sih,dian semakin penasaran
gina mau mempercepat langkahnya,tapi dian menahan,
"pelan2,sini nenek bantu,memegang tangan gina,menolong gina berjalan
"di bawah,gina melihat sony dan riska sedang duduk di ruang keluarga,
"kaki lo kenapa,riska mendekati gina ,ikut menolong gina berjalan,sony hanya memperhatikan saja dari tempat duduknya,
"nggak kenapa-napa,cuma terkena pecahan gelas gina menjelaskan,
"ko'bisa,riska kembali bertanya
"ya,bisa dong ini buktinya,gina mengarahkan kakinya yang sakit ke riska,
"maksud gue,
"iya2,gue tau,maksud lo,gue nggak sengaja jatuhin gelas jadi waktu mau bersihin nggak sengaja juga keinjek,menjelaskan dengan santai,lalu gina duduk disamping sony
"lo kenapa diam aja sakit gigi,gina memukul punggung sony sedikit keras,sehingga sony terbatuk dan meringis,
"sakit tau,
"itu aja sakit,letoy amat,gina kembali memukul2 punggung sony tapi lebih pelan.
"entah,lama kelamaan gue lihat lo semakin letoy mungkin kebayangkan main sama kita,jadi ikut lembek kayak cewek,riska menimpali
"brengsek lo berdua,sony merajuk
"itu aja ngambek persis kayak cewek,riska mengejek sony lagi
lalu mereka tertawa bersama.
rio melihat keakraban mereka bertiga,dari atas,tapi rio melihat tidak suka kearah sony,apalagi ketika gina menyentuh sony tanpa merasa canggung,
rio meninggalkan tangga lalu kembali kekamarnya dengan kesal.
"kenapa gina terlihat sangat akrab dengan cowok itu apa mereka mempunyai hubungan
rio menggaruk kepalanya yang tidak gatal.lalu
menjatuhkan badannya keatas tempat tidur.
Bersambung...
__ADS_1
****
Terimakasih sudah membaca,jangan lupa tinggalkan like,vote serta kritik dan saran di kolom komentar.