
Esok harinya~
Kedua orangtua Rosa sudah tiba di Rumah Sakit di mana Rosa di rawat inap. Setelah kedatangan mantan mertuanya. Richi pamit pulang karena Richi harus mengurus surat perceraiannya dengan Rosa sesuai permintaan Rosa.
"Ca, mama dan papa sudah mendengar semuanya dari Richi. Mama dan papa sangat miris mendengarnya Ca, Richi sampai mencari wanita untuk di jadikan istri simpanannya karena kamu tidak mau melayaninya," kata Mama Dewi seraya mengelus-ngelus keningnya Rosa.
"Iya mah! Ini Rosa sudah mendapatkan hukumannya. Rosa sudah menyesal," lirih Rosa.
"Jika kelak kamu sembuh Ca. Papa minta kamu berhenti jadi model. Papa akan carikan jodoh untuk kamu. Biarlah Richi bahagia dengan pasangannya yang baru," sahut Papa Heri.
"Terserah papa dan mama. Kali ini Rosa tidak akan menentang lagi."
•••♡•••
Keadaan Ibu Ningsih sudah membaik dan sudah bisa pulang meskipun sehari-harinya Ibu Ningsih harus menggunakan kursi roda. Dika datang kembali ke Rumah Sakit. Namun, kali ini kedatangan Dika tidak di sambut hangat. Ayumi terus saja cuek. Sikap Ayumi yang cuek seperti itu membuat Dika merasa aneh dan terus menaik-turunkan kedua alisnya. Ibu Ningsih masih sedang di periksa oleh Dokter. Ayumi dan Dika menunggu di luar.
"Yum, kamu kenapa jadi cuek seperti itu?" tanya Dika.
"Gak papa! Lagi kesal aja. Ternyata ada orang yang berusaha untuk mempengaruhi pikiran Ayumi agar terkesan jelek kepada Mas Richi," jawab Ayumi kentus. Ayumi menyindir Dika.
__ADS_1
"Kamu nyindir aku Yum?" tanya Dika yang merasa kesindir dengan perkataan Ayumi.
"Oh merasa! Bagus deh kalau merasa," kata Ayumi dengan sinisnya.
♡ Seminggu telah berlalu. Rosa dan Richi sudah resmi bercerai secara hukum maupun agama. Rosa akan di bawa oleh kedua orangtua Rosa untuk berobat di Rumah Sakit Terbaik di Malaysia.
"Rosa sayang kamu cepat sembuh," kata Mama Tiara mamanya Richi yang 5 hari yang lalu sudah tiba di Jakarta.
"Iya mam! Maafkan Rosa. Maafkan Rosa karena Rosa sudah menyianyiakan suami sebaik Richi," lirih Rosa yang terus menyesal dan menyadari kesalahannya.
"Semoga kamu mendapatkan laki-laki pengganti Richi yang jauh lebih baik," harap Mama Tiara.
"Iya Ca. Papa sudah maafkan kamu! Semangat, semoga cepat sembuh," kata Papa Reza menyemangati Rosa mantan menantunya.
Hemmm sedangkan Richi dalam pernerbangan ke Singapore untuk menjemput Ayumi dan Ibu Ningsih. Mama Tiara dan Papa Reza sudah tidak sabar ingin bertemu dengan menantu barunya yang menjadi istri simpanan Richi. Kini mama Tiara dan Papa Reza sudah berada di dalam rumah Richi.
"Mama penasaran deh pap. Istri simpanan Richi ituu modelnya kayak apa sih?" kata Mama Tiara yang sangat penasaran dengan tampang menantu barunya yang sudah Richi jadikan sebagai istri Simpanan.
"Pasti cantik! Pilihan Richi pasti tidak akan salah,"kata Papa Reza menduga-duga.
__ADS_1
"Lalu bebet dan bobotnya?" tanya Mama Tiara.
"Mana papa Tahu."
Mama Tiara sangat berharap kalau istri simpanan Richi bisa secantik, semodis, dan sederajat seperti Rosa.
Richi sudah tiba di Hotel di mana Ibu Ningsih dan Ayumi menginap. Kedatangan Richi langsung di sambut pelukan hangat oleh Ayumi karena Ayumi sudah sangat merindukan Richi.
"Sayang aku kangen," kata Ayumi dengan manjanya yang masih memeluk Richi.
"Aku juga kangen," ucap Richi seraya mengkecup puncak rambut Ayumi.
"Sayang, ibu sudah tidur. Aku ingin-"
"Ingin apa? Mulai nakal ya?" Richi menyentil hidungnya Ayumi.
"Emang Mas Richi tidak mau?" tanya Ayumi dengan manjanya.
Richi langsung menggendong tubuh Ayumi, "Sangat mau sekali," goda Richi.
__ADS_1
Ayumi tersenyum.