Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)

Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)
KCA(8)


__ADS_3

Ayumi dan Rendra sudah tiba di rumah kediaman Rendra. Kedatangan Ayumi di sambut hangat oleh Tante Shima dan Om Fendri, kebetulan ada Rosa juga. Rosa baru kemarin datang.


"Mba Rosa, " sapa Ayumi yang langsung saja memeluk tubuh Rosa dengan hangat. "Bagaimana kabar Mba Rosa? " tanya Ayumi yang kini melepas pelukan hangatnnya.


"Kabar Mba baik-baik saja Yum, " jawab Rosa.


"Bagaimana dengan kabarmu Yum? " tanya Rosa.


"Alhamdulillah Mba, kabar Ayumi baik-baik saja, " jawab Ayumi.


Richi tidak bisa masuk kedalam. Richi hanya bisa berdiam diri di dalam mobilnya. "Aku harus menyuruh seseorang untuk memata-matai, " gumam Richi.


Pada akhirnya Richi memutuskan untuk pulang saja. "Nanti saja malam aku ke rumah Ayumi, kalau emang Ayumi dan Rendra sudah menikah keduanya pasti tinggal satu atap, " gumamnya.


-


-


"Ternyata dugaan aku benar, kalau Ayumi lagi hamil, " sahut Rosa. Kini mereka semua berkumpul di ruang tengah.


"Iya Mba, Alhamdulillah Allah memberikan kepercayaan dan rezeki yang sangat luar biasa, " seru Ayumi seraya mengelus-ngelus perut nya.


"Rendra sangat baik Yum! Mba harap kau bisa menerima Rendra. Mba harap kalian bisa menikah, " kata Rosa penuh harap.

__ADS_1


"Iya Ayumi. Tante dan Om juga berharap begitu. Meskipun anak yang kamu kandung sekarang bukan anaknya Rendra, Om dan Tante akan menerima kehadirannya, " sahut Tante Shima yang kini duduk di sebelah Ayumi. Shima menyentuh wajah Ayumi dan mengelus-nelus perut Ayumi.


"Untuk saat ini! Maaf, Ayumi belum bisa menikah lagi, " sahut Ayumi menundukkan kepalanya.


"Kenapa Ayumi? Apakah sedikitpun kau tidak punya rasa kepada Rendra? " tanya Rosa dengan penuh penyelidikan.


Ayumi terdiam.


"Ada kok Mba. Ada rasa pasti, kalau tidak ada, tadi tidak akan-?" Rendra tidak melanjutkan perkataannya kala melihat Ayumi menatapnya dengan tatapan tajam. Rendra kini malah memijat-mijat dahinya.


"Maksudnya? " tanya Rosa penasaran.


Apaan sih Ren, jangan buka aib deh.


Aku harus belajar dulu nih cara mengatur nafas , cara bercinta. Ayumi kan sudah berpengalaman sebelumnya. Masa iya suami kalah kuat sama istri. Eh, PD banget si Ren. Belum tentu kan Ayumi mau menikah sama lu.


"Tidak ada maksud apa-apa Mba Oca, " sahut Rendra. "Jangan Dora deh, " seloroh Rendra.


"Dora? " Rosa menyepitkan matanya.


"Maksud Rendra, Mba Oca jangan kepo. Si Dora kan suka kepo, hehee... "


Hemmm~

__ADS_1


Malam telah tiba, Hellena datang berkunjung ke rumah Richi. Niatnya, Hellena ingin membicarakan soal pernikahannya. Hellena sudah tidak sabar ingin secepatnya menikah dengan Richi. Namun, kedatangan Hellena tidak di sambut hangat seperti biasanya oleh Richi.


"Mau kemana sayang? " tanya Hellena yang menahan langkahnya Richi. Hellena menggandeng tangan Richi dengan erat.


"Jangan kepo, " desis Richi yang langsung menepis tangan Hellena.


"Richi, " teriak Hellena memanggil nama Richi.


Richi tetap melanjutkan langkah kakinya. Richi akan berkunjung ke rumah Ayumi.


Kebetulan sekali di rumah Ayumi lagi ada Rendra. Kini keduanya lagi duduk di depan teras rumah Ayumi.


"Tadi itu kamu sengaja Yum? Karena ada Richi? " tanya Rendra membahas soal ciuman sekilas itu.


"Iya Ren. Aku minta maaf! " Ayumi menunduk.


"Kenapa harus minta maaf? Justru aku seneng Yum, hehee... kamu sangat manis. Manisnya sampai terasa sampai saat ini, " goda Rendra.


"Apaan sih! " Ayumi kembali tersipu malu.


Mobil Richi sudah terparkir di halaman rumah Ayumi. "Dia lagi, " desis Ayumi kesal ketika melihat mobil Richi berhenti di halaman rumahnya.


Rendra dan Ayumi langsung berdiri tegak. Ayumi dengan gesitnya memutar tubuh Rendra jadi menghadapnya.

__ADS_1


Apa yang akan di lakukan Ayumi kepada Rendra 🤣🤣


__ADS_2