
Siang ini Ayumi datang berkunjung ke kantornya Rendra tentunya untuk mengantar makan siang untuk Rendra. Kedatangan Ayumi tentu saja di sambut hangat oleh Rendra.
"Sayang, akhirnya kau kesini. Aku suntuk nih sayang, " ucap Rendra yang kini tengah memeluk Ayumi dari belakang.
"Manja sekali sih kamu Mas, " ucap Ayumi.
"Suntuk karena harus jauh-jauh dari kamu sayang, " ucap Rendra yang kini dagu Rendra ia tempelkan di bahu Ayumi.
"Lebay deh kamu Mas. "
"Bukan lebay sayang. Mengertilah, ini masih masa-masanya pengantin kita sayang. "
Hemm, Cerry ternyata datang juga ke kantornya Rendra. Cerry membawa kotak makan siang juga untuk Rendra.
"Semoga Rendra suka! Ini makanan kesukaan Rendra. Aku yakin sekali dengan ini aku bisa merebut hatinya Rendra kembali, " gumam Cerry yang begitu bersemangat melangkah menuju ke ruang kerjanya Rendra.
Kebetulan pintu ruangan kerja tidak terkunci.
"Sayang! " Rendra memutar tubuh Ayumi hingga kini keduanya saling berhadapan.
"Apa Mas? " tanya Ayumi.
Rendra mengangkat dagunya Ayumi. Rendra mencium bibir ranum Ayumi dengan sangat dalam. Ayumi membalasnya.
Klek
__ADS_1
Suara pintu terbuka!
Cerry menjatuhkan kotak makanan yang ia bawa. Cerry tercengang kala melihat Rendra dan Ayumi yang tengah berciuman.
Rendra dan Ayumi menyadari kalau ada Cerry datang. Keduanya malah semakin mesra dan semakin panas sampai membuat Cerry menelan salivanya dengan sangat susah payah.
Cerry kesal dan rasanya ingin menjambak rambut Ayumi. Cerry menghampiri Ayumi dan Rendra. Cerry menarik tangan Rendra hingga ciuman itu terpaksa terhenti.
"Kalian apa-apaan sih!" Cerry berkata dengan meninggikan suaranya.
"Kamu yang apa-apan Cer, ganggu saja! " kesal Rendra yang kini merangkul Ayumi dengan mesranya.
"Memalukan! Ini di kantor bukan di kamar, " kata Cerry dengan sinisnya.
"Terserah dong! Emang masalah. Ini kan kantornya Mas Rendra, aku istrinya. Mas Rendra suamiku, " ucap Ayumi dengan angkuhnya.
"Mas, di sini ada kamarnya kan?" tanya Ayumi dengan manjanya.
"Ada sayang. Kenapa? " tanya Rendra.
"Kita lanjut di dalam kamar saja Mas. Kita lanjutkan permainan kita yang belum selesai. Sekalian kita buat adik bayi untuk Yumiko, " kata Ayumi dengan sangat manja. Ayumi sengaja untuk membuat Cerry semakin kesal. Dan Ayumi juga ingin menunjukan kalau Rendra adalah miliknya.
"Ok sayang. " Rendra meraih tubuh Ayumi hingga kini tubuh Ayumi berada dalam pangkuannya.
"Ish! " Cerry menginjak-nginjak lantai. Dengan rasa kekesalannya Cerry pun keluar dari ruangan kerja Rendra.
__ADS_1
"Turunkan aku Mas, " pinta Ayumi ketika Cerry sudah keluar.
"Kenapa? " tanya Rendra.
"Kan Cerrybellek nya sudah keluar Mas, jadi turunkan aku!"
"Tidak mau! Siang ini istriku harus melayaniku. "
"Mas, tapi ini di kantor loh. "
"Bodo! Aku sudah candu dengan semua yang ada pada dirimu sayang, sehingga aku ingin terus menyentuhmu, " tutur Rendra.
"Ah paling gak nyampe 30 menit sudah tumbang. Wle! " Ayumi meledek Rendra.
"Istriku ini sepertinya menangtangku. "
"Hahaaa... "
Hemmm!
Nyonya Shima tidak akan tinggal diam. Nyonya Shima tidak mau ada orang yang merusak kebahagiaan putranya.
"Cerry orangnya nekad! Aku gak boleh diam, " desis seperti ini," desis Nyonya Shima.
Kini niatnya Nyonya Shima akan menemui Cerry di apartemen yang saat ini Cerry tempati.
__ADS_1
Ayumi dan Rendra tidak ada puas-puasnya selalu bercinta ketika ada waktu luang. 😃