Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)

Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)
KCA (32)


__ADS_3

"Duh, bibit-bibit pelakor mulai ada nih sayang. Aku jadi takut suamiku ini seperti mantan suamiku yang tergoda oleh rayuan pelakor. Emang sih rayuan pelakor itu sangat maut, hemmm aku yakin suamiku ini pasti tergoda juga. Siap-siap deh aku menjadi janda untuk ke 2 kalinya," seloroh Ayumi.


"Ish, sayang kamu ngomongnya ngaco sih. Aku tidak akan tergoda sayang. Dia itu cuman mantan. Kamu tahu kan sayang artinya mantan itu apa?" tanya Rendra yang kini merangkul Ayumi dengan sangat mesra sehingga membuat Cerry tidak suka melihatnya.


Ayumi hanya menggelengkan kepalanya saja.


"Sayang mantan itu adalah sampah. Masa iya sih seorang Rendra akan tergoda sama sampah. Istriku ini sudah HOT gini, tidak akan pernah aku berpaling sayang," tutur Rendra sembari mengkecup bibir ranum Ayumi di depan Cerry dan kini Ayumi membalasnya.


"Ish, kalian memalukan!" kesal Cerry yang langsung pergi saja.


Ayumi dan Rendra tidak menyadari kalau Cerry sudah pergi saking asyiknya berciuman dalam itu. Tanpa sadar semua pengunjung Cafe berkerumun melihat ciuman mesra antara Ayumi dan Rendra.


"Sweet banget!"


Ayumi dan Rendra menyelesaikan ciumannya keduanya tersadar kalau Cerry tidak ada. Keduanya tercengang kala melihat semua tamu pengunjung berkerumun.


"Sayang, malu!" bisik Ayumi kepada Rendra.


Ayumi dan Rendra pun keluar dari Cafe dengan raut wajah yang tampang merona.


"Ciye... "


*****

__ADS_1


Malam telah tiba, Ayumi tengah menimang-nimang Yumiko. Rendra memeluk Ayumi dari belakang padahal Ayumi lagi menggendong Yumiko.


"Sudah tidur belum sayang?" tanya Rendra yang semakin mempererat pelukannya.


"Belum nih sayang. Lihat deh sepertinya Yumiko belum ingin tidur deh Mas," kata Ayumi.


Kini Rendra yang menggendong tubuh mungil Yumiko, "Sayang ayo tidur Nak! Ngertiin ayah yang lagi di manja sama Bunda. Ayah janji deh kalau ayah tidak akan memainkan miliknya Yumiko," seloroh Rendra sembari menimang-nimang Yumiko.


"Jangan tidur Nak, melek saja terus. Bunda lagi capek nih, hahaaa!" Ayumi kini duduk di tepi ranjang. Ayumi mengikat rambutnya yang tergerai.


"Sayang kau jahat! Dosa loh kamu tidak mau melayani suamimu."


"Hemmm, tapi jangan pake obat. Aku lebih suka dengan sentuhan Mas Rendra yang natural," pinta Ayumi.


Dengan penuh semangat, Rendra menimang-nimang Yumiko agar secepatnya Yumiko bisa tidur dan Rendra bisa menggauli Ayumi.


Di tempat lain, Cerry merasa tidak percaya kalau Rendra secepat itu bisa melupakannya. Apalagi saat Ayumi mangatakan kalau Ayumi bakalan menjadi janda 2x.


"Jadi Rendra itu menikahi Janda?"


"Aku sepertinya harus mendekati Tante Shima, dulu kan Tante Shima sangat merestui hubungan aku dengan Rendra. Aku yakin Rendra akan kembali lagi padaku." Cerry begitu sangat yakin dengan ucapanya dan besok Cerry akan berkunjung ke rumahnya Rendra.


Hemmm,

__ADS_1


Yumiko kini sudah tidur di dalam pangkuan Rendra. Dengan sangat pelan-pelan Rendra menidurkan Yumiko di box tempat Yumiko bangun.


"Akhirnya Nak kau tidur juga."


Rendra segera menghampiri Ayumi yang saat ini sedang duduk di tepi ranjang. Rendra sudah tidak sabar rasanya ingin enyak-enyak dengan Ayumi.


"Sayang bagaimana kata Dokter?" tanya Rendra.


"Aku sudah pake suntik KB yang satu bulan sekali Mas, hemmm nanti body aku akan lebar nih sayang," kata Ayumi.


"Tidak apa-apa sayang mau lebar mau kurus aku tetap suka kok," tutur Rendra.


"Benarkah?" tanya Ayumi.


Rendra mengangguk. Rendra meraih tangan Ayumi untuk menyentuh bendanya.


"Hahahaa, sudah bangun dia Mas? dari kapan?" tanya Ayumi.


"Dari tadi sayang. Mangkanya ayo sayang layani aku."


"Siap sayang! Awas saja sudah nyerah di tengah permainan."


"Tidak akan!"

__ADS_1


__ADS_2