Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)

Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)
Episode 41


__ADS_3

Richi yang merasakan kalau istrinya sedang sedih, Richi langsung menggenggam tangan kanan Ayumi. "Masih ada aku di sini," bisik Richi kepada Ayumi.


Ayumi tersenyum dan langsung bersenderan di bahunya Richi. Vini kembali kesal kala melihat kemersaan Ayumi dan Richi.


"Vini kamu harus pepet terus Richi," bisik Tiara kepada Vini. Membuat Vini senang karena dirinya mendapat dukungan dari mamanya Richi.


"Aduh!" Tiba-tiba Vini menjongkok seraya menyentuh kepalanya. Vini mulai mencari perhatian dari Richi.


"Vini kamu kenapa sayang?" tanya Tiara berpura-pura panik.


"Gatau tante. Kepala Vini pusing banget," kata Vini yang masih menyentuh kepalanya.


"Richi tolong kamu bantu Vini berjalan. Antar Vinu ke ruang tamu. Mama mau ambilkan dulu obat untuk Vini," kata Tiara yang terlihat sangat mencemaskan Vini membuat Ayumi semakin iri saja kepada Vini.

__ADS_1


"Baik Mah," sahut Richi.


Ayumi langsung ambil alih. Ayumi dengan gesitnya terlebih dahulu menggandeng tangan kanan Vini, "Ayo Vini aku antar kamu ke kamar," kata Ayumi kepada Vini.


Vini dan Tiara saling lempar pandang. Berharap Richi yang menuntun Vini malah Ayumi yang menawarkan diri.


"Aku tidak akan membiarkan kamu menggoda dan cari perhatian kepada suamiku," bisik Ayumi kepada Vini kala Ayumi menuntun Vini berjalan.


"Eh kamu harus sadar diri. Kamu itu cuman istri simpanan. Buktinya sampai saat ini Richi belum mengumumkan pernikahan kalian. Apa Richi malu kalinya punya istri model kampung seperti kamu," bisik Vini.


"Kenapa diam?" Vini kembali bertanya.


"Apa yang aku omongkan benarkan?" Vini kini merasa menang di atas angin.

__ADS_1


~


~


Siang ini Ayumi memutuskan untuk pergi ke kantornya Richi sambil membawakan makan siang untuk Richi. Setalah dari kantor, Ayumi akan pergi ke kampus karena jawdal kampusnya siang. Setibanya di depan pintu ruangan kerja Richi, Ayumi di kejutkan dengan suara Vini yang sedang merengek manja agar Richi membuka mulutnya. Vini saat ini sedang menyuapi Richi.


"Sudah Vini. Aku belum lapar! Lagi pula ini belum waktunya jam istirahat," kata Richi kepada Vini yang berusaha untuk menolak di suapi oleh Vini.


"Ah pokonya Vini tidak mau tahu. Pokoknya Richi harus makan masakan Vini. Ayo aaa." Vini terkekeh. Vini terus memaksa Richi untuk membuka mulutnya. Pada akhirnya Richi pun menurut.


Ayumi terus berdiri memantung di depan pintu ruang kerja Richi yang tertutup rapat. Ayumi merasa kesal karena Vini lebih dulu datang menemui Richi di kantor. Pada akhirnya, Ayumi menyimpan kotak kamanan yang ia bawa di depan pintu. Setelah itu Ayumi bergegas keluar kantor. Karena Ayumi harus secepatnya datang ke kampus.


Ayumi kini sudah di dalam taxi perjalanan ke arah kampus. Ayumi mengirim chat whatSapp kepada Richi. Kotak makanan makan siang untuk kamu sudah aku taruh di depan pintu. Maaf aku tidak masuk kedalam. Aku tidak mau mengganggu dua sahabat yang lagi melepas rindu. Entah mau di makan atau enggak. Itu terserah. Yang penting tugasku sebagai istri sudah terpenuhi. Lagi pula, aku ini cuman istri simpanan jadi wajar saja jika ada wanita yang dekat-dekan dengan kamu. Karena mereka pikir kalau Tuan Richi itu sudah duda.

__ADS_1


Chat sudah terkirim. Ayumi sangat kesal hari ini. Richi sudah membaca chat dari Ayumi. Richi langsung bangkit dari duduknya. Richi membuka pintunya. Richi mengambil kotak makanan dari Ayumi.


"Marah lagikan dia," gumam Richi.


__ADS_2