
Rendra dan Ayumi sudah pada mandi, bahkan di daam kamar mandi Ayumi dan Rendra melakukan ulala hingga 2 babak membuat Ayumi kewalahan melayani Rendra. Kini Rendra tampak sangat segar bugar, sedsangkan Ayumi tampak sangat kelehan.
"Akhirnya, seorang Babang Rendra bisa memuaskan istriku, si mantan janda," seloroh Rendra membuat Ayumi mengkerucutkan bibirnya.
"Mas Ren curang! Kalau bukan karena obat itu Mas Ren pasti sudah tepar dan kalah," kata Ayumi yang tidak mau kalah.
"Hehehe, sayang apakah kau puas hari ini?" tanya Rendra yang kini memeluk tubuh Ayumi dari belakang. Rendra menciumi tengkuk Ayumi hingga membuat Ayumi merasa geli.
"Tapi aku suka dengan sentuhanmu yang natural Mas, bener deh! Jangan lagi minum obat kek gitu ya kalau kita mau bercinta lagi."
"Ok deh sayang. Love you sayang, aku mencintaimu tanpa batas waktu seperti cinta Rasya kepada Mikayla, seperti cinta Erlan kepada Alika," tutur Rendra dengan sangat lembut.
"Dan aku pun sama. Sangat mencintaimu tanpa batas waktu, seperti cinta Mikayla kepada Rasya. Seperti cinta Alika kepada Erlan," ucap Ayumi.
"Tapi tunggu, Mikayal, Rasya, Alika dan Erlan itu siapa sih sayang?" tanya Ayumi.
"Masa gak kenal sih," kata Rendra.
Ayumi menggelengkan kepalanya secara perlahan-lahan.
__ADS_1
"Mereka itu para tokoh-tokoh karya ke 2 author kita sayang. MIKAYLA (Cinta Tanpa Batas Waktu)," jelas Rendra sekalian promo novel ke 2 karya author kece WULANDARI, hahaha.
"Oh pasti seru nih sayang," kata Ayumi.
"Iya! Katanya sih kata readers detergen certinya ikan terbang, hahaha!" seloroh Rendra.
"Ah sayang kau bisa saja deh."
Waktu sudah menunjukan pukul 4 sore. Ayumi dan Rendra baru keluar kamar.
"Ciyee, pengantin baru sudah berapa babak kalian ekhemmm," goda Mommy Shima ketika Rendra dan Ayumi sudah kumpul di ruang tengah.
"Gak kehitung mom," seloroh Rendra membuat Ayumi merasa tersipu malu dan langsung merona-rona.
"Yumiko mana?" tanya Ayumi yang menyadari kalau Yumiko tidak ada.
"Yumiko tadi di jemput sama Richi dan Rosa, Jeng Tiara ingin sekali bertemu dengan Yumiko," jawab Mommy Shima.
"Oh! Kalau begitu nanti Ayumi akan jemput Yumiko," kata Ayumi.
__ADS_1
"Jangan Yum, biarkan saja. Nanti Yumiko akan di antar lagi oleh Rosa dan Richi," kata Ibu Ningsih yang melarang Ayumi menjemput Yumiko.
"ibu kamu benar Yum. Beri waktu meraka dekat dengan Miko, bagaimana pun Richi adalah ayah biologisnya. Jeng Tiara dan Pak Reza adalah nenek dan kakeknya Miko juga," timpah Mommy Shima.
"Baiklah," jawab Ayumi.
"Yum bagaimana kalau kita ke Dokter," ajak Mommy Shima.
"Mau ngapain sih Mom?" tanya Rendra.
"Memeriksa Ayumi apakah Ayumi terlambat atau enggak untuk suntik KB. Yum, kau kan habis lahiran. Mommy ingin kalau kamu jangan dulu hamil. Nikmati dulu masa-masa pengantin kalian. Biar Yumiko biar kami yang urus," kata Mommy Shima.
"Kalau soal itu Ayumi terserah Mas Rendra saja, " jawab Ayumi.
"Mmmmm, bagaimana Ren. Apakah kau setuju dengan saran Mommy," kata Mommy Shima bertanya kepada Rendra.
"Rendra sih setuju sama saran Mommy. Kasian juga istri Rendra baru saja melahirkan masa harus hamil lagi," sahut Rendra.
"Alhamdulilah, Yum kamu sangat beruntung bisa masuk kedalam keluarganya Rendra," seru Ibu Ningsih.
__ADS_1
"Alhamdullah bu, Rendra yang lebih beruntung karena bisa memiliki gadis seperti Ayumi. Terima kasih Ibu sudah melahirkan istriku dan membesarkannya dengan sempurna," tutur Rendra.
Ayumi semakin beruntung dan bahagia bisa menjadi istrinya Rendra.