
"Randy, bagaimana keadaan Richi?" tanya Tiara yang baru saja datang bersama Reza dan Hellena.
"Tidak apa-apa kok Tuan, Nyonya. Tuan Richi hanya kecapean," jawab Randy mengelak. Randy sengaja tidak mengatakan penyakit Richi kepada Tiara dan Reza. Sebab ada Hellena. Yang Randy ketahui kalau Richi dan Hellena berhubungan sangat dekat.
Setelah itu, Randy menemui sang Dokter untuk menanyakan tentang penyakit libido.
"Soal penyakit itu saya belum bisa memastikan. 2 dari 3 orang penderita diabetes kemungkinan salah satunya ada yang sampai mengalami libido. Penyakit berkurangnya MR.P tidak ada reaksi itu terasa saat si penderita tengah bercinta. Jadi itu tidak bisa saya prediksikan," jelas sang Dokter. Randy pun mengerti.
Semoga Tuan Richi tidak sampai imponten. Kasian dia belum punya anak. Apa jadinya jika MR.P tidak bangun-bangun? duh... kok aku ngeri membayangkannya.
_
_
Waktu menunjukan pukul 3 sore, waktunya Ayumi pulang kerja.
"Enak kamu Yum, pulang cepat terus," sahut Sabrina menghampiri Ayumi yang sedang bersiap-siap untuk pulang.
"Iya, kan ibu hamil tidak boleh capek," kata Ayumi seraya meraih tasnya.
"Eh, eh, eh... tadi saat di depan Cafe kau sama Rendra sweet banget sih sampai cium-cium bibir, ciyeee...." goda Sabrina.
"Ish... kau ngintip?" tanya Ayumi dengan mengkerucutkan bibirnya.
"Dikit sih Yum. Hahaha, keren Yum. Kamy bisa dapat perjaka." Sabrina merasa iri kepada Ayumi.
__ADS_1
"Alhmadulilah!" Ayumi mengucapkan syukur. "Ya sudah, aku duluan Rin. Dadah... " Ayumi memeluk Sabrina lalu cipika-cipiki.
"Hati-hati bumil," ucap Sabrina dan di anggukan oleh Ayumi.
~ 2 minggu telah berlalu, keadaan Richu mulai stabil. Gula darah nya menurun jadi 200. Richi tidak merasa lemas lagi. Tiara dan Reza sudah mengetahui soal penyakit yang di derita oleh Richi kalau Hellena belum mengetahuinya.
"Richi menikahlah dengan Hellena, Papanya Hellena manaruh saham yang begitu besar sehingga nantinya perusahaan kita akan semakin maju dan berkembang." Reza mulai mendesak Richi untuk menikahi Hellena.
"Tidak mau! Richi mau mengejar cinta Richi kembali. Apalagi sekarang Ayumi itu lagi hamil anakku." Richi yang keras kepala bersikeras dirinya tidak mau menikahi Hellena.
"Ayumi, Ayumi terus!" sahut Tiara kesal. "Kalau Ayumi hamil anak kamu. Dia pasti minta pertanggung jawaban kamu Richi," kata Tiara begitu sinisnya.
"Ayumi bukan gadis seperti itu Mah, Pah! Ah sudahlah!" Richi bangkit.
"Mama!" Richi begitu panik kala dirinya melihat sang mama tergeletak jatuh pingsan.
"Lihat Richi. Ini gara-gara kau," sentak Reza semakin membuat Richi semakin panik.
Hemmm~
Ayumi dan Rendra lagi menikmati suasana sore di sebuah taman yang ada danau kecil, danau buatan yang ada ait mancurnya. Ayumi dan Rendra duduk di atas rerumputan hijau. Paha Ayumi di jadikan bantal oleh Rendra. Ayumi terus mengacak-ngacak rambut Rendra secara halus sehingga membuat Rendra memejamkan kedua matanya. Karena dirinya merasa kantuk.
"Ish... kok tidur sih," kesal Ayumi yang melihat Rendra ketiduran.
Ayumi mengkecup bibir Rendra hanya menempel tapi lama. Sehingga membuat Rendra merasakan hangatnya sentuhan Ayumi. Renda membuka kedua matanya lalu sekilas membalas ciuman itu.
__ADS_1
"Ish... " Ayumi menghentikannya karena malu takut ada yang melihatnya.
"Kenapa sih? Bukannya bumil cantik ini yang nyosor-nyosor," goda Rendra yang bangun dan duduk saling berhadapan dengan Ayumi.
"Habis kesal, enak aja tidur. Pegal tahu," ucap Ayumi mengkerucutkan bibirnya.
"Lain kali jangan mulai. Nanti khilaf. Ciuman sekilas takutnya menjalar kemana-mana, hahaaa... "
"Ish... jangan dong! Sabar Mas, bentar lagi. Kamu akan merasakan kenikmatan bukan di sini saja," ucap Ayumi sembari menyentuh bibir Rendra.
Rendra memegang tangan Ayumi, "Aku sudah tidak sabar. Ingin memiliki kamu sepenuhnya dan menjadi suami serta ayah. Ayumi terima kasih, tidak pernah terbayangkan sebelumnya kau akan membalas rasa ini."
"Mas Rendra laki-laki sempurna yang pernah aku kenal. Betapa beruntungnya aku, seorang janda bisa memiliki perjaka seperti Mas Rendra," tutur Ayumi dengan senyuman tipis yang terlihat sangat manis.
"Dan aku lebih beruntung Ayumi. Kau wanita satu-satunya dengan secepat kilat bisa membuat aku jatuh cinta. Pertemuan tidak sengaja saat kau pingsan waktu itu sudah membuat aku jatuh cinta, saat kau pingsan pandangan mataku terus memandang kamu," tutur Rendra.
Ayumi memeluk tubuh Rendra, dirinya merasa terharu. "Terima kasih atas cinta kamu Mas Ren."
"Terima kasih juga kau sudah membalasnya. Aku sangat bahagia Ayumi."
Deg~
Richi ada disekitaran taman itu ternyata. Richi kembali terbakar api cemburu. Richi yang kesal karena sang mama yang sakit terus mendesak dirinya menikahi Hellena. Tak sengaja Richi melihat kemesraan Ayumi dan Rendra.
"Apakah sudah tidak ada lagi kesempatan ke 2 untukku?" Richi berkata dalam hatinya.
__ADS_1