Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)

Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)
KCA (20)


__ADS_3

Pada akhirnya Richi menuruti keinginan Hellena untuk bercerai. Richi sadar kalau dirinya tidak bisa memberikan nafkah batin untuk Hellena. Untuk saat ini kedepannya Richi akan memutuskan untuk hidup menduda saja. Richi yakin suatu saat nanti akan ada wanita yang baik dan tulus seperti Ayumi.


Hari ini adalah hari pernikahan antara Ayumi dengan Rendra yang di selenggarakan di sebuah gedung. Acara pernikahan nya begitu mewah dan megah bernuansa putih seperti yang di mimpikan Ayumi selama ini. Ayumi begitu cantik menggunakan gaun pengantin berwarna putih. Gaun tersebut sangat cocok di tubuh Ayumi sehingga Ayumi terlihat seperti bak putri raja.


"Subhanallah Yum, kau sangat cantik sekali." Ibu Ningsih begitu takjub dengan pesona Ayumi hari ini. Ayumi benar-benar sangat-sangat cantik. Ibu Ningsih sampai pangling.


"Bu apakah nanti Mas Rendra akan pangling juga dengan penampilan Ayumi?" tanya Ayumi dengan raut wajah yang tampak berbinar-binar.


Ayumi begitu terlihat nerpus, sebab ini pertama kalinya bagi Ayumi menikah di rayakan seperti ini. Memakai gaun pengantin termewah juga pertama kalinya buat Ayumi.


"Pasti sangat pangling. Kamu benar-benar cantik Ayumi seperti bidadari," seru Ibu Ningsih.


Mahar yang di siapkan Rendra yaitu perhiasan emas sebesar 250gram selain itu Ayumi meminta seperangkat alat sholat. Semuanya sudah Rendra persiapkan. Di kamar yang satunya Rendra juga sudah memakai pakaian pengantin serba putih. Rendra begitu gagahnya dan sangat tampan. Sesekali Rendra terus mengatur nafasnya. Rendra sangat gerogi sekali.

__ADS_1


Huft


"Semoga lancar Ya Allah, " harap Rendra.


"Ayumi, aku sudah mempersiapkan kamar pengantin untuk kita malam ini. Duh Ren, kenapa di otak m3dummu memikirkan terus malam pengantin sih. " Rendra tepuk jidat.


Rendra tersenyum mesem membayangkan nanti saat malam pengantin. Kini Rendra akan kembali menghafal ikral janji suci pernikahan yang nantinya akan ia ucapkan di depan Allah, di depan penghulu, di depan Ayumi dan para saksi serta tamu undangan.


"Fokus Ren, kalau pikiran kamu tertuju kepada acara malam di dalam kamar bakalan tidak fokus nantinya. Bisa-bisa nantinya salah mengucapkan ikral janji suci pernikahan. Hahaa, " ucap Rendra yang lagi ngomong sendiri sambil melihat dirinya di dalam cermin.


Rendra di dampingi Richi menuruni anak tangga menuju ke aula pesta. Kedua laki-laki itu begitu sangat gagah dan tampan. Rosa juga sudah hadir di acara pesta tersebut. Rosa di kabarkan sudah sembuh dari penyakit kank3r s3rviks, karena Rosa dengan penuh semangat menjalani pengobatan. Rosa berjanji tidak akan berbuat dosa lagi. Rosa sudah benar-benar bertobat.


"Kalian sangat tampan, " seru Rosa menyambut Richi dan Rendra.

__ADS_1


"Apa kabar mantan? Hahahaa... " Rosa menyapa Richi dengan sangat manis. Namun, penuh dengan candaan.


"Mantan mu ini kabarnya buruk, " bisik Richi kepada Rosa.


"Buruk? " Rosa menyepitkan kedua matanya.


Ekhemmm...


"Aku kesana dulu. Kalian sepertinya butuh waktu berdua. Siapa tau CLBK lagi, ekhemmm... ekhemmm," sahut Rendra yang langsung nyelonong pergi saja.


"Apaan sih, " desis Rosa tersipu malu.


Rosa dan Richi jadi salah tingkah, keduanya sama-sama menggaruk-garuk pelipisnya yang sama sekali tidak gatal.

__ADS_1


"Kalau begitu, aku ke kamar Ayumi dulu. Aku mau mendapingi mantan maduku, hahaa... "


"Silahkan mantan istri, " seru Richi.


__ADS_2