Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)

Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)
Episode 43


__ADS_3

"Oh! Sahabat dari kecil?" Ayumi mengkerucutkan bibirnya. Ayumi kesal karena Richi tidak peka sama sekali terhadap Vini kalau Vini menyukai Richi. Apalagi Vini mendapat dukungan dari kedua orangtua Richi membuat Ayumi semakin putuh harapan. Kalau selamanya Ayumi hanya jadi istri simpanan.


"Iya sayang!" Richi sama sekali tidak peka kalau Ayumi masih kesal kepadanya.


"Sayang, aku bawa kotak makanan yang tadi kamu taruh di depan pintu ruang kerjaku. Aku ingin kita makan berdua," ucap Richi dengan senyum yang mengembang.


"Aku tidak lapar! Aku masih ada kelas." Ayumi mengelak. Ayumi masih kesal karena Richi tidak peka. Ayumi memutuskan untuk kembali masuk kedalam kelasnya padahal tidak ada kelas.


Ayumi pergi meninggalkan Richi. "Kenapa dengan Ayumi?" gumam Richi yang terus memperhatikan punggung Ayumi. Sebuket bunga pemberian dari Richi tidak di bawa juga oleh Ayumi.


Richi menghela nafas panjang, Richi sama sekali tidak mengejar Ayumi. Richi malah memutuskan untuk kembali ke kantornya.


~


~

__ADS_1


"Apa Tan? Jadi Vini harus melakulan itu?" Vini terkejut kala dirinya mendengar saran dari Tiara agar Vini bisa menikah dengan Richi.


"Iya sayang kamu emang harus melakukan itu. Biarlah selamanya si Ayumi itu hanya jadi istri simpanan." Tiara terkekeh. Tiara sangat yakin dengan rencana yang sudah ia rencanakan untuk menyatukan Vini dengan Richi.


Ibu Ningsih diam-diam menguping pembicaraan antara Tiara dan Vini. Ibu Ningsih tidak terima. Jika Ayumi kembali menjadi istri simpanan yang tidak di akui oleh publik kalau Ayumi adalah istrinya Richi.


"Lebih baik, Ayumi dan aku keluar dari rumah ini. Lebih baik Ayumi meminta cerai. Sudah cukup penderitaan Ayumi. Lebih baik Ayumi terlepas dari Richi dan Ayumi bisa memulai hidup baru." Ibu Ningsih kembali masuk kedalam kamarnya. Ibu Ningsih mengemas pakaiannya kedalam tas yang cukup untuk beberapa pakaiannya. Ibu Ningsih akan kembali pulang kerumah lamanya.


.....


Ayumi masih berdiam diri di area kampus. Dika menghampiri Ayumi dan duduk di sebelah Ayumi.


"Jangan kepo," ketus Ayumi dengan wajah datarnya.


"Yum, kamu pasti di buat kesal lagi kan sama suami kamu itu. Sudahlah Yum, kamu tinggalkan saja suamimu itu. Kata cinta? Tapi kok status kamu tetap saja tidak naik pangkat." Dika memperkeruh suasana hati dan pikiran Ayumi.

__ADS_1


"Jangan ikut campur dengan masalahku!" Ayumi berbicara dengan sangat tegas. Ayumi langsung bangkit dan meninggalkan Dika.


"Makis sulit," dercak Dika dan terdengar langsung oleh Sabrina.


"Hahaaa... " Sabrina begitu puas menertawakan Dika kali ini.


"Sudahlah, menyerah saja. Cari mangsa baru. Dan sorry, aku sudah tidak minat." Dengan angkuhnya Sabrina melawati Dika yang berdiri mengantum. Sabrina begitu sangat puas sudah menertawakan Dika.


Sementara Ayumi memutuskan untuk pulang.


~


• Kediaman tempat tinggal Richi.


"Apa bu? Minta cerai? Bu Ayumi tidak mau mempermainkan pernikahan. Ayumi sudah pernah bercerai. Masa sekarang Ayumi harus cerai lagi." Ayumi terkekeh. Ayumi tidak mau bercerai dengan Richi meskipun dirinya tidak di akui oleh publik kalau dirinya istrinya Richi sekarang.

__ADS_1


"Apa statusmu itu tidak akan naik pangkat Ayumi? Richi sudah cerai dengan Rosa. Tapi Richi belum mengumumkan kepada dunia kalau kau adalah istrinya. Katanya, Richi mau membuat pesta resepsi pernikahan di sebuah gedung. Tapi mana? Cuma omong kosong. Apalagi sekarang hadir Vini. Apakah kamu tidak takut suatu saat kau kalah dengan Vini dan kau di campakan begitu saja. Ibu cuman tidak mau melihat kau semakin menderita Ayumi. Masa depan kamu masih panjang. " Panjang lebar Ibu Ningsih menceramahi Ayumi.


Apa yang di katakan ibu itu emang benar. Mas Richi sampai saat ini lupa dengan janjinya. Katanya pernikahan aku dan dia akan di daftrakan segera ke KUA. Tapi nyatanya mana? Sampai sekarang belum juga. Apalagi di tambah dengan hadirnya Vini. Ya Tuhan.... apakah aku harus mempermainkan pernikahan?


__ADS_2