
"Kalau Richi mengetahui nya, dia pasti akan mendekati Ayumi kembali. Ren, Richi itu masih mencintai Ayumi. Apalagi sekarang Vini istrinya Richi itu sudah tidak bisa hamil karena rahimnya sudah di angkat, " jelas Rosa.
"Astagfirullah, " kata Momy Shima dan Daddy Fendri dengan kompaknya.
"Lagi pula, Ayumi tidak mau sampai Richi mengetahui soal kehamilan nya, " ucap Rendra.
"Kalau itu bagus. Biarlah Ayumi tetap tinggal di Desa itu, " kata Rosa seraya menepuk-nepuk bahunya Rendra. "Perjuangkan cinta Ayumi, dia wanita baik-baik. Apalagi dia sudah janda, pesonanya akan semakin terlihat. "
Rendra tersenyum tipis, "tentu saja. Dengan dukungan dan restu kalian, Rendra semakin semangat untuk mengejar cinta si janda kembang, hahaa... " seloroh Rendra.
Hemmm~
Ayumi pun sama kini sedang berbincang hangat dengan Ibu Ningsih, tentunya membahas soal Rendra.
"Yum, kenapa kamu tidak langsung Terima Rendra saja. Rendra itu laki-laki yang sangat baik. Ibu suka padanya, ibu restui hubungan kamu dengan Rendra, " sahut Ibu Ningsih membuka topik pembicaraan.
"Bu, Ayumi masih trauma. Ayumi ingin sediri dulu. Ayumi masih nyaman seperti ini, aku masih ingin bermajaan dengan Ibu, " ucap Ayumi lembut.
"Apakah kau masih mencintai Richi? " tanya Ibu Ningsih.
Pertanyaan dari Ibu Ningsih membuat Ayumi tersedak kaget. Emang perasaan tidak bisa di bohongi kalau Ayumi masih mencintai Richi. Meskipun Richi sudah mengecewakan nya.
__ADS_1
Ayumi mengangguk pasrah membuat Ibu Ningsih membuang nafas berat. Cinta Ayumi kepada mantan suaminya emang begitu besar. Tapi, Ayumi akan terus mencoba untuk menghapus tentang Richi. Sebab, kini Ayumi sudah mengetahui kalau Richi sudah menikah lagi. Tentunya menikah dengan Vini.
"Kasian Nak Rendra. Cintanya begitu besar untuk kamu Yum, " lirih Ibu Ningsih.
"Bu, ini Ayumi lagi berusaha untuk membuka hati Ayumi untuk Rendra, dan menghapus semua masalalu ku termasuk cintaku bu, " tutur Ayumi. Meskipun berat untuk menghapus tentang Richi. Namun, sebisa mungkin Ayumi akan mencobanya.
"Iya nak! Apapun keputusan kamu. Ibu akan seli mendukung mu. " Ibu Ningsih mengelus-ngelus puncak rambut kepala Ayumi. Karena saat ini, Ayumi sedang memeluk ibunya.
Sementara Vini masih meratapi nasibnya kini yang malang. Sudah tidak bisa hamil karena rahimnya sudah di angkat, kini Vini harus menelan pahit karena Mama Tiara dan Papa Reza mendesak Richi untuk menikah lagi agar Richi secepatnya mendapatkan keturunan.
Di dalam ruangan rawat inap, cuman Richi dengan setianya menemani Vini.
"Mas Richi, apakah kau akan menikah lagi? " tanya Vini lirih. Air matanya terus menitik.Vini tidak mau di madu. Vini ingin tetap menjadi istri satu-satunya Richi. Vini tidak mau berbagi suami.
"Sayang, kau masih mencintai Ayumi? " tanya Vini dengan tatapan serius.
"Iya! Sampai kapanpun rasa itu akan tetap ada. Aku sadar, mungkin tidak ada lagi kesempatan untukku, " lirih Richi.
"Kalau misalnya, mama sama Papa tetap memaksa kamu, bagaimana Mas? " tanya Vini.
"Entahlah, aku pusing! Bisa-bisa aku stres Vin. Please... jangan bahas masalah ini dulu. Pikirkan dulu kesehatan kamu biar secepatnya kamu bisa pulang, " ucap Richi dan di anggukan oleh Vini.
__ADS_1
Seandainya Richi dan mertuaku tidak mengetahui soal penyakit ku, mungkin aku bisa berpura-pura hamil. Hemmm... untuk saat ini, aku cuman bisa pasrah saja. Semoga mama Tiara dan Papa Reza tidak memaksa Richi untuk menikah lagi. Ya Tuhan, aku baru saja menikah, tapi kenapa harus mendapat ujian seberat ini...
~ Satu minggu telah berlalu.
Ayumi sedang menyapu halaman rumahnya. Tiba-tiba saja Ayumi di kejutkan dengan derungan sepeda motor metik yang berhenti di halaman rumah Ayumi. Laki-laki itu memakai helm, Ayumi tidak mengenalinya sama sekali.
"Good morning cantik, " sapanya. Laki-laki itu masih menggunakan helm.
Ayumi mengkerut kan dahinya, Ayumi menaik-turunkan alisnya. Ayumi sama sekali tidak mengenalinya.
"Siapa? " tanya Ayumi dengan tatapan penuh penyelidikan.
"Hemmm, kasih tahu gak ya? " ucapnya.
"Dihh... " dercak Ayumi kesal.
Laki-laki itu membuka helmnya. Dan kini Ayumi mengenalnya.
"Rendra? Kok kesini lagi? " tanya Ayumi.
"Kenapa? Aku kan mau PDKT sama janda kembang yang berdiri tepat di depanku. Pesonanya membuat aku jatuh cinta, " goda Rendra.
__ADS_1
"Apaan sih Ren, " ucap Ayumi tersipu malu. Ayumi terus menggigit bibir bagian bawahnya. Ayumi mencoba menahan senyumnya.
"Jangan terus di gigit. Biar nanti saja, aku yang gigit, " goda Rendra.