
Suster kembali masuk membawa bayi nya Ayumi. Richi segera meraih tubuh putrinya dari gendongan Sang suster. Kini bayi cantik itu berada dalam pangkuan Richi.
"Masya Allah, cantik sekali kamu nak. " Richi mencium kening putrinya. Air mata menitik membasahi wajah putrinya. Richi begitu terharu dan kini penyesalan semakin dalam di rasakan oleh Richi.
ketika bayi baru dilahirkan, setiap orang tua dianjurkan untuk azan di telinga kanan anaknya. Kini Richi mulai mengumandangkan Adzan. Suaranya begitu menggema.
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
Hayya 'alashshalaah (2x)
Hayya 'alalfalaah. (2x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah (1x)
Arti bacaan adzan:
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
__ADS_1
Marilah Sholat
Marilah menuju kepada kejayaan
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Tiada Tuhan selain Allah
Setelah selesai, Richi mencium puncak kepala putrinya dan keningnya, "Selamat datang ke dunia putriku. Semoga menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Menjadi wanita hebat seperti bundamu. Maafkan Ayah yang tidak bisa merawatmu. Mungkin Ayah akan melindungimu dari kejauhan. Nak, semoga kelak kau tidak membenci ayahmu ini, " batin Richi.
"Ayumi apakah sudah ada nama? " tanya Richi.
"Belum, Mas Richi saja yang kasih nama untuk anak kita, " jawab Ayumi. Rendra sebenarnya cemburu. Namun, ia tahan. Rendra tetap berfikir positif. Ayumi pasti akan tetap menikah dengan nya . Rendra takut kalau Ayumi rujuk kembali dengan Richi hanya karena ada anak.
"Bagaimana kalau namanya Yumiko Queen Mahessa, " kata Richi.
"Bagaimana Mas Ren, apakah Mas Ren setuju? Mas Ren boleh menambahkan, Yumiko nantinya akan menjadi anak kita Mas, " kata Ayumi.
"Apa yang di katakan Ayumi itu benar Ren. Kau boleh menambahkan, " timpah Richi.
"Mmmm... Bagaimana kalau Yumiko Renasya Mahessa, " saran Rendra.
"Bagus juga Mas, " sahut Ayumi.
Rendra merasa bernafas lega karena Ayumi masih menganggap Rendra ayah dari anaknya. Setelah Ayumi beres masa nifas, Rendra akan menikahi Ayumi.
Tiara dan Reza ikut masuk ke ruang bersalin. Keduanya ingin sekali menimang-nimang cucunya meskipun sekilas. Tiara begitu bahagianya akhirnya dirinya bisa merasakan menggendong cucu. Apa lagi cucunya perempuan.
__ADS_1
"Cantik sekali Pah, " seru Tiara yang tengah menimang-nimang cucu.
"Iya sangat cantik, " timpah Reza.
"Richi, Ayumi. Siapa nama cucu papa yang cantik ini? " tanya Reza.
"Yumiko Renasya Mahessa, " jawab Richi.
"Sangat cantik, " sahut Tiara.
"Ayumi kenapa kau tidak bilang kalau kau waktu itu tengah hamil? " tanya Reza yang kini menggendong Yumiko.
"Maaf Om! Ayumi hamil ketika sudah bercerai dengan Mas Richi. Ayumi dan Mas Richi sudah bercerai 2x. Ayumi tidak mungkin hadir lagi hanya karena anak. Apalagi Mas Richi waktu itu sudah menikah dengan Vini, " jelasnya.
"Yang sudah terjadi ya sudah. Jangan di bahas lagi, " sahut Richi.
"Biarkan Ayumi bahagia bersama Rendra dan anak aku, " sambung Richi.
Kini Richi benar-benar ikhlas ingin melepas Ayumi. Richi akan memulai hidup baru dengan Hellena meskipun rasa cinta itu belum ada. Richi sadar diri, kini dirinya sudah penyakitan. Richi berharap dirinya bisa punya anak lagi dari Hellena.
"Alhamdulilah, Mas Richi sudah bisa mengikhlaskan Ayumi. Semoga Mas Richi bisa berbahagia dengan Hellena, " harap Ayumi.
Tiara dan Reza pun hanya bisa pasrah.
"Ayumi tapi boleh kan kalau mama nanti ketemu dan menggendong Yumiko? " tanya Tiara.
"Boleh dong. Mama kan omanya Yumiko juga, " seru Ayumi.
__ADS_1