Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)

Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)
Episode 39


__ADS_3

Ayumi malam ini sedang masak untuk makan malam. Ayumi berharap dengan masakan yang Ayumi buat bisa membuat Mama Tiara dan Papa Reza menyukai Ayumi karena pintar memasak.


"Maaf Nak, ibu tidak bisa bantu kamu masak. Ibu masih lemes," sahut Ibu Ningsih yang memaksakan masuk ke dapur untuk melihat Ayumi memasak.


"Tidak apa-apa Bu. Ibu lebih baik istirahat saja," kata Ayumi.!


"Ya sudah ibu kembali ke dapur," kata Ibu Ningsih dan di anggukan oleh Ayumi.


Setelah selesai memasak, Ayumi meletakan dan menata makanannya di atas meja. Ayumi menata makanannya dengan sangat cantik dan terlihat rafi. Tak lama kemudian Richi, Tiara, Reza dan Ibu Ningsih sudah kumpul di tempat makan. Ayumi menarik kursi lalu duduk di sebelah Richi.


"Ternyata si rakyat jelata ini pinter masak, tatanannya juga terlihat sangat cantik," batin mama Tiara memuji masakan Ayumi.


"Enak kan Mah, Pah masakan Ayumi?" sahut Richi.


"Biasa saja," jawab Tiara angkuh. Sebenarnya masakan Ayumi itu enak. Namun, Tiara enggan untuk mengakuinya.

__ADS_1


"Oya Richi, nanti besok Vini akan datang ke Jakarta. Kamu jemput dia di Bendara," titah Reza kepada Richi.


"Hah? Vini mau ke Jakarta?" seru Richi. Dia begitu senang mendengar kalau Vini akan datang. Vini adalah sahabat kecilnya Richi.


Ayumi langsung tidak berselera makan. Rasanya susah sekali untuk di telan makanan yang sudah ia kunyah. Ayumi cemburu karena Richi begitu senang kala mendengar Vini mau ke Jakarta.


"Siapa sih Vini itu?" kesal Ayumi dalam batinnya.


Vini adalah teman kecil Richi. Vini dan Richi begitu dekat. Setelah kuliah keduanya terpisah karena Vini harus menetap di Wangshington Amerika Serikat. Niatnya, Tiara dan Reza menghadirkan Vini berharap Richi bisa jatuh cinta kepada Vini dan meninggalkan Ayumi mantan istri simpanan Richi.


Makam malam sudah usai. Ayumi sudah selesai membereskan piring gelas bekas makan malam. Ayumi juga bahkan sudah mencuci piringnya. Ayumi bergegas kedalam kamarnya. Di dalam kamar Richi tengah asik main ponsel. Richi duduk santai di atas sofa.


"Sudah," jawab Ayumi ketus.


Ayumi merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Ayumi sangat kesal malam ini. Apalagi melihat Richi yang sibuk dengan ponselnya.

__ADS_1


"Lagi chat dengan siapa sih?" Ayumi terus bertanya-tanya dalam hatinya.


"Pasti dengan si Vini itu. Pokoknya aku gak boleh kalah sama wanita yang namanya Vini itu. Aku harus ikutin Mas Richi besok dan aku harus lihat penampilan si Vini itu. Nanti aku akan rubah penampilanku lebih cantik, modis, seksi dari si Vini," batin Ayumi terus menggerutu.


Richi menyadari kalau Ayumi sedang kesal. Sedari tadi Ayumi terus mengkerucutkan bibirnya. Richi sangat yakin kalau Ayumi sedang cemburu. Richi meletekan ponselnya di atas meja. Lalu Richi menghampiri Ayumi. Richi ikut merebahkan tubuhnya di atas ranjang di sebelah Ayumi.


Ayumi langsung saja membelakangi Richi. Tangan Richi langsung melingkar di perut Ayumi. Hidungnya terus mencium wangi aroma rambutnya Ayumi.


"Kenapa sayang? Kenapa manyun terus? belum Mas cium ya, jadinya cemberut terus," goda Richi. Tangan Richi kini naik keatas. Tangan Richi bermain-main di si kembar.


"Apaan sih?" ketus Ayumi yang langsung menepis tangan Richi.


"Aku capek! Aku lelah! Aku mau tidur," kata Ayumi yang masih ketus.


"Tapi Mas ingin loh," bisik Richi.

__ADS_1


"Sama si Vini saja sana," kata Ayumi yang masih ketus.


"Loh kok jadi bawa-bawa nama Vini?" tanya Richi.


__ADS_2