Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)

Wanita Simpanan (Kisah Cinta Ayumi)
KCA (22)


__ADS_3

Acara akad dan Resepsi pernikahan Ayumi dan Rendra sudahusai. Semuanya berjalan dengan lancar. Rendra dan Ayumi segera menuju ke kamar pengantin yang sudah Rendra persiapkan. Agar tidak terlihat kaku di depan Ayumi saat bercinta, Rendra meminum jamu terlebih dahulu. Jamu kuat namanya.


PERNIKAHAN adalah hari yang paling membahagiakan bagi setiap pasangan, selain pernikahan dan gaun pengantin, tentunya memerlukan dekorasi kamar tidur yang romantis untuk menambahkan momen istimewa lainnya.


Jangan lewatkan membuat kamar tidur romantis sebagai kenangan tak terlupakan dalam pernikahan.


Dekorasi kamar pengantin yang sudah Rendra siapkan.



"Bagaimana istriku apakah kau menyukai kamarnya?" tanya Rendra kepada Ayumi ketika sudah berada di dalam kamar pengantin.


"Sangat suka suamiku. Tapi bagaimana caranya kita tidur kalau ada hiasan dan taburan bunga mawar seperti ini?" tanya Ayumi dengan wajah polosnya. Membuat Rendra gemas saja.


"Ya gak papa ada taburan bunga mawar juga. Kita tidur saja istriku," ucapnya dengan lembut.


Ayumi mangut-mangut dan membentuk bibirnya dengan huruf O.


"Sayang, aku sudah menginginkannya," ucap Rendra seraya memeluk Ayumi dari belakang. Rendra membuka rel sleting gaun pengantin Ayumi.

__ADS_1


"Aku pun sama. Sudah lama aku merindukan sentuhan hangat dari suami," ucap Ayumi tanpa sungkan. Dirinya emang tidak munafik sama sekali kalau Ayumi juga sama sangat menginginkannya.


"Apakah kau tidak merasa capek sayang?" tanya Rendra. Tangan Rendra mulai mer4ba-r4ba punggung Ayumi, sebab gaun pengantinnya sudah melorot.


"Tidak Mas, aku tidak cape."


"Aaaahhhh," d3s4h Ayumi kala bibir Rendra menc1umi tengkuknya.


"Sayang suaramu membuat aku merinding mendengarnya," bisik Rendra sembari memainkan daun telinga Ayumi seingga Ayumi refleks saja mengeluarkan suara imutnya.


Rendra kini tengah membuat tanda cinta di l3her Ayumi sampai benar-benar merah. "Sakit?" tanya Rendra yang sudah berhasil menbuat beberapa tanda cinta.


"Tidak Mas. Ayo lanjut," seru Ayumi yang sudah t3rangs4ng.


Tangan Rendra kini naik ke atas. Tentunya memainkan yang bisa Rendra mainkan. Sedangkan tangan Ayumi menyentuh benda yang sedang tidur. Benda itu yang selama ini Ayumi rindukan. Baru saja di sentuh, benda itu sudah memanjang saja. Meskipun masih bersembunyi tapi Ayumi merasakannya.


"Mas, punyamu lebih memuaskan sepertinya," kata Ayumi yang masih menyentuhnya.


"Apakah kau mau melihatnya?" tanya Rendra.

__ADS_1


"Tentu saja. Aku sudah tidak sabar sayang," tutur Ayumi.


Rendra segera membuka seluruh benang yang menempel di tubuhnya.


"Waw... " Ayumi begitu terperangah kala melihat MR.P milik Rendra.


"Kenapa sayang?" tanya Rendra.


Ayumi malah menggigit jari telunjuknya saking terperangahnya melihat milik suaminya yang ukurannya lebih besar di bandingkan milik mantan suaminya.


Redra yang sudah polos membantu Ayumi agar bisa polos seperti dirinya.


"Wawww... " Rendra juga terperangah kala melihat queenV Ayumi yang begitu lebat dengan rerumputan.


"Sayang, aku suka." Tangan Rendra malah memainkan rerumputan yang hitam bergelombang itu.


Tangan Ayumi juga kembali memainkan MR.P membuat Rendra merem melek.


"Luar biasa istriku. Ternyata kau benar-benar sudah sangat lihai."

__ADS_1


Suara erangan kini keluar dari mulut Rendra.


Sudah ah hahahaha.....


__ADS_2