Water Ripple

Water Ripple
50


__ADS_3

"Aku akan ke kamar lebih dulu" Kataku pada Pangeran Sera saat seorang panglima menghampirinya untuk melapor.


"Ya, Aku akan segera kembali" Pangeran Sera mengecup pipiku. Aku melangkahkan kakiku menjauhinya. Aku langsung masuk kamar begitu tiba, Melepaskan seluruh perhiasan di tubuhku, Hanya memakai cincin kawin yang diberikan Pangeran Sera. Setelah itu Aku menuju meja kerja Pangeran. Mengambil pena dan kertas. Menuliskan surat untuknya.


Jantungku berdebar kencang. Aku merasa saat inilah kesempatanku bisa pergi. Aku hanya punya sedikit kesempatan sebelum Pangeran Sera kembali ke kamar.


Aku tidak melihat ada siapapun di sini. Tapi Aku sangat yakin orang itu bisa mendengarku.


"Lekky" Panggilku lirih.


"Kau sudah siap ?" Tanyanya muncul di belakangku. Membuatku terperanjat.


"Ya" Kataku yakin. Aku meletakkan surat yang telah kulipat sedemikian rupa di meja kerja Pangeran. Menahannya dengan perhiasanku diatasnya agar tidak tertiup angin.

__ADS_1


Lekky mengulurkan tangannya. Aku menyambutnya. Lalu, Aku merasa hembusan angin keras yang begitu cepat. Saat sadar Aku sudah berada di punggung Lekky, Lautan berada didepan mataku. Ada sayap besar di punggungnya yang mengepak, Dia dapat terbang. Di sebelah Lekky mahkluk hijau kecil mengikutinya, Dia terbang menggunakan telinganya yang panjang, melebihi ukuran tubuhnya. Aku mendekap erat bahu Lekky. Dibelakang Kami kapal Pangeran Sera berjalan kearah berlawanan dalam jarak seratus meter.


***Pangeran,


Aku telah memenuhi janjiku padamu. Aku telah menikah denganmu sesuai apa yang Kau inginkan.


Kau memanfaatkan rasa cintaku untuk menikah denganmu, Sekarang bisakah Aku memanfaatkan Rasa cintamu untuk menyelamatkannya dan negeriku ?. Jika Aku mendengar Kau menyakitinya atau negeriku Aku akan mati. Kau bisa memegang kata-kataku ini Pangeran. Kau akan mendapatkan jasadku saja jika Kau kembali menyakitinya.


Sekarang, Waktuku untuk pergi. Aku tidak akan kembali padamu atau Pangeran Riana. Jangan mencariku. Aku juga tidak tahu kapan Aku akan kembali ataukah Aku ingin kembali suatu saat nanti.


Selamat tinggal, Semoga Kau bahagia dan sekali lagi maafkan Aku.


 Yuki

__ADS_1


Diantara hembusan angin, Aku seolah mendengar teriakan Pangeran Sera yang memanggilku. Aku memeluk Lekky erat. Berharap semua itu hanya ilusi. Lekky merentangkan sayapnya menukik keatas dengan kecepatan tinggi. Meninggalkan lautan dibawahnya.


***************The End**************


Lima tahun berlalu semenjak kepergianku, Tapi sesuatu memaksaku kembali. Iblis jelmaan kakek Bangsawan Dalto telah bangkit dengan kekuatan dasyat karena sempat mencicipi darahku. Dia ingin menghancurkan dunia ini, menjadikannya neraka abadi tempatnya membangun kerajaan. Pendeta suci di kuil suci memanggil Kami untuk kembali berkumpul di Garduete karena disinilah awal dimana iblis itu berasal, Semua manusia dikumpulkan untuk Menyelamatkan dunia dari kehancuran.


Apa yang harus kulakukan ?, Selama lima tahun ini Aku berhasil bersembunyi dari semua orang. Namun kini Aku harus muncul dan kembali ke Garduete. Bertemu Pangeran Riana. Bertemu Pangeran Sera. Seolah Takdir tidak membiarkan Kami terpisah satu sama lain. Namun Kali ini berbeda. Kami dihadapkan pada jutaan nyawa jika Kami sampai gagal.


Ada satu hal yang membuatku harus datang, Aku tidak punya pilihan. Dalam misi ini, Hanya tiga orang yang dapat menarik kunci pembuka untuk menghancurkan iblis, Siapapun yang menarik kunci itu akan mati bersama dengannya. Iblis itu memiliki darahku didalam dirinya, Pangeran Riana dan Pangeran Sera sangat terikat denganku. Kami bertigalah yang dapat menarik kunci itu. Salah satu diantara Kami harus mati untuk menyelamatkan dunia ini. Aku tidak mungkin membiarkan keduanya mengorbankan dirinya. Aku datang untuk menyerahkan diriku.


Aku pikir cinta Kami telah berakhir lima tahun ini, Tapi Aku salah. Cinta itu tetap ada, Hanya sedang disimpan rapat pada tempatnya. Menunggu muncul disaat yang tepat. Kisah Kami kembali berulang dan sesuatu terjadi, seolah Takdir mencoba memberi kesempatan untuk Kami memperbaiki semua kesalahan yang pernah Kami lakukan. Tapi apakah Kami bisa ? Ataukah Kami akan melakukan kesalahan lainnya ?.


Lantas apakah Kami bisa menghentikan iblis itu ?,

__ADS_1


Ikuti kisah Yuki dalam Morning Dew series ke empat "Rain Pour" yang bisa diikuti pada tanggal 25 January 2020. Terimakasih.


__ADS_2