Zulaikha Dan Pria Misterius

Zulaikha Dan Pria Misterius
part 1.Awal pertemuan


__ADS_3

Hari ini Zulaikha kembali memasuki hutan, dengan tergesa-gesa Zulaikha menelurusi jalan dan memberi tanda terlebih dulu, agar bisa dengan mudah untuk melewatinya ketika ingin kembali pulang agar dirinya tidak tersesat.


Ditengah perjalanan Zulaikha dikejutkan dengan suara ranting dan daun kering yang berdesakan, seakan ada yang sedang menginjaknya, untuk memastikannya Zulaikha mengintip dibalik pohon.


Zulaikha melirik kekanan dan keliru untuk memastikan sesuatu, langkah kaki itu, langkah kaki manusiakah atau malah hewan buas yang sedang mengintai dirinya, Zulaikha merasa was was memikirkan hal itu, sejenak ia terdiam khawatir dan kembali memperhatikan sekitar.


"Ah mungkin hanya perasaanku saja" setelah memeriksa tidak ada apapun ia berbalik untuk melanjutkan langkahnya dan_


"Aaaaaakkh......" pekiknya saat baru saja akan melangkah, akan tetapi langkahnya terhenti saat Zulaikha dikejutkan dengan apa yang ada dihadapannya " yaa Tuhan....gimana ini" batinnya terus berdoa.


Zulaikha yang ketakutan hanya bisa berdoa dalam hati, karena saat ini ia sedang berhadapan dengan seokor king cobra yang sudah mengangkat kepalanya keatas bersiap untuk mematuk mangsanya.


Zulaikha yang sudah panik, dengan spontan mengambil kayu yang lumayan besar, akan tetapi sebelum ia mengambil ancang-ancang untuk memukul ular itu dengan batang kayu yang ia pegang, ia terkesiap dan membuat nyalinya menciut, saat king cobra menyerang dengan gerakan mematuk berkali-kali


"Aakkkh...."


Ia pun berbalik dan segera berlari karena tak ingin mati dipatuk ular. Ia terus berlari hingga ia tidak memperhatikan jalan yang sudah ia beri tanda, Zuu hanya terus berlari walaupun didepannya ada banyak semak-semak yang rimbun dan berduri yang mengenai tubuhya, dan itu sama sekali tidak ia perdulikan, yang terpenting baginya saat ini hanyalah selamat dari king cobra.


"huh....huh....ah....huh..."ia terus berlari menumbus dedaunan dan ranting pepohonan.


"kayaknya sudah aman deh" ucapnya memelankan langkah kakinya yang pegal akibat berlari dengan cepat tanpa arah.


"ah...huh...aku sudah sampai mana ini?" Ia berhenti sejenak mengatur nafasnya yang terengah-engah akibat terus berlari sembari memperhatikan area sekitarnya yang terasa asing baginya.


"Aduh....kayaknya aku salah arah ini. Aku kemana lagi yah....kayaknya kesana_"Aakkhhp" Suaranya tenggelam dengan tangan kekar yang membungkam mulutnya dan salah satu tangan menyergap pinggangnya, tangan kekar yang membekap dirinya menariknya hingga membentur tubuh seorang pria yang begitu tinggi baginya, serta badan kekar yang begitu keras itu membuat badannya terasa sakit, sudah di pastikan kalau pemilik tangan itu adalah seorang pria.


Pria itu masih membungkam mulut Zuu serta terus berjalan menuntun jalan Zuu perlahan masuk kedalam semak-semak untuk berlindung, entahlah berlindung dari apa. karena gerak-geriknya menunjuk orang ini sedang bersembunyi dari seseorang.


Zulaikha pun mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa orang dengan lancangnya membekap dirinya. Dengan mata memicing menyiratkan sebuah pertanyaan "siapa kamu , berani beraninya membekapku, Apa maumu?"

__ADS_1


Zulaikha menatap kearah mata yang bertubruk dengan matanya, dan betapa terkejutnya ia saat melihat wajah pria itu yang sudah tak berbentuk.


Banyaknya luka lebam dan sudut bibirnya pun sobek dan mengeluarkan d*r*h segar, wajahnya yang belumuran d*r*h dari pelipisnya yang sobek yang mungkin karena benturan benda keras sepeti besi atau batu.


"Cari si bre**sek itu, dan temukan dia secepatnya hidup ataupun mati, segera bawah b*d**bah itu kehapanku. Kalau kalian gagal maka nyawa kalian sebagai gantinya" suara bariton dari seorang pria yang memberi perintah kepada beberapa anak buahnya dengan sangat lantang dan tegas terdengar jelas oleh Zulaikha yang masih dalam posisi yang sama.


mendengar suara yg begitu lantang membuat Zulaikha yang sedang berkutat dengan sejuta pertanyaan dibenaknya tersadar dari lamunannya.


"****......kemana kau b*d*bah s***an." suara umpatan itu semakin terdengar frustasi seperti singa yang meraung dan semakin jelas terdengar.


"Bukankah suara pria itu mirip....,yaa ampun.... mampus kalau sampai aku ketahuan ada dihutan ini"


Saat mendengar umpatan pria tersebut, pria yang sedang membekap mulut Zulaikha kian erat memeluk pinggangnya.


"****....kenapa harus terjebak di situasi seperti ini sih, seharusnya aku itu sudah ber jalan jauh, ini malah terjebak dengan pria s****n ini." gerutu Zuu dalam hati mengumpati pria yang telah membekapnya.


"sepertinya mereka sudah pergi" akhirnya Zulaikha mengeluarkan suara , tetapi tidak terdengar jelas oleh pria yang sedang membekap dirinya karena ia masih dalam bekapan pria tersebut. sehingga hanya terdengar seperti orang yang sedang bergumam saja.


Setelah merasa aman, akhirnya tangan yang membungkam mulutnya itu merenggang dan terlepas dari tubuhnya. Setelah mulutnya terasa leluasa dan sudah gatal untuk mengumpat dan memaki pria yang telah berani membungkamya, aka tetapi belum sempat ia bersuara, ia kembali lagi dikejutkan saat tubuh pria itu tumbang dihadapannya.


buuk


Pria itupun ambruk ketanah tak sadarkan diri


"Hei....hei....heeeiii...., kok malah pingsan sih" ucapnya sambil menendang nendang kaki pria itu, namun tidak ada pergerakan sama sekali.


"Ya sudah lah... aku tinggal saja, gak kenal iga kan. Siapa yang tahu orang ini jahat atau gak, gimana kalau orang jahat?"


"Dan kalau aku disini terus bisa bisa orang tadi datang lagi, teruss....kalau aku ketangkap gimana..."

__ADS_1


"Waduhh....bisa bisa kisah Zulaikha Zalsabila pun berakhir disini, kan gak lucu iya khan...." sambil menggeleng kan kepalanya iapun segera pergi berlalu dari tempat tersebut meninggalkan pria yang tidak ia kenali sama sekali.


*****


Tidak lama Zulaikha berjalan, ia kembali melirik kebelakang karena begitu ragu akan keputusannya yang sudah meninggalkan pria terluka dan tak sadarkan diri ditengah hutan sendirian.


walau bagaimanapun Zulaikha tidak bisa menghianati dirinya sendiri yang notabennya adalah gadis yang baik hati dan tidak sombong, ia segera berbalik dan kembali ketempat dimana pria itu berbaring tak sadarkan diri.


Akan tetapi saat sampai ditempat terakhir kali ia meninggalkan pria tersebut, pria itu sudah tidak ada lagi ditempat dimana ia tergeletak tak berdaya.


"Loh dimana dia...." ucapnya sambil berfikir dimana pria misterius yang sedang pingsang tadi dan terluka cukup parah.


"Kemana pria itu pergi...ups.....


lupa diakan lagi pingsan, jadi tidak mungkinkan dia pergi secepat itu. Tapi dia kemana?" ia menepuk kepalanya sendiri karena lupa kalau pria itu sedang tidak berdaya hanya untuk berdiri saja Zulaikha pikir pria itu tidak akan mampu, mengingat betapa banyak luka yang dialami pria itu.


Mengingat keadaan itu pria misterius itu, membuat Zulaikha semakin dilanda perasaan bersalah.


"Yaa Tuhan...." Zulaikha terus mencari dimana pria yang sedang tak sadarkan diri itu "Apa mungkin dia ketangkap oleh pria tadi, atau mungkin disantap binatang buas?" pikirannya sudah terkontaminasi dengan hal-hal buruk.


"Tuhan tolong ampuni hambaMu ini"


"Siapapun kamu tolong maafkan aku, sungguh aku tidak sengaja...eh maaf aku memang sengaja tinggalin kamu sih disini, tapi sumpah aku tidak berniat dan tidak pernah berfikir akan terjadi hal seperti ini"


~Happy reading~🥰


" Mohan maaf yak bila masih banyak typo² nya maklumlah tulisan receh🤭 dan aku baru pemula nihh...jadi tolong ya kak...jangan di bully..."🙏🙏


"harapannya sih bisa menghibur para readers semuanya, semoga menghibur yah"🥰

__ADS_1


__ADS_2