Zulaikha Dan Pria Misterius

Zulaikha Dan Pria Misterius
part 33. Perang dingin


__ADS_3

"what...., hahahaha.....kau pikir aku percaya?"serunya dengan tawa terbahak-bahak setelah Kenzio menyatakan bahwa ia telah mempunyai kekasih dan kekasihnya itu adalah wanita kurang ajar yang berada dihadapannya itu .Lucu sekali bukan? tunangannya datang menjemputnya bersama dengan kekasihnya. pikirnya


"sudahlah......Lagi pula ini bukan yang pertama kalinya,aku sudah tahu.... kamu itu sudah sering melakukannya, membayar seorang wanita hanya untuk merusak pertunangan kita"ujarnya begitu meyakinkan akan tetapi didalam hatinya ia merasakan sakit,entah mengapa kali ini ia merasa wanita yang dibawah oleh Kenzio begitu berbeda dan itu justru akan jadi ancaman baginya


"kamu pikir aku bodoh?"ujarnya menatap tajam tunangannya yang sudah kesekian kalinya melakukan hal yang sama untuk menghancurkan hubungan mereka


"apa yang kalian pikirkan,dasar brengsek"Jasmine tersenyum kecut sembari menatap Zuu dan Kenzio secara bergantian


"kamu pikir dengan melakukan hal ini aku akan melepaskanmu dan mengalah begitu?itu hal yang tidak mungkin, 5 tahun aku menunggumu Ken dan sekarang apa kau masih berpikir ingin menyingkirkan diriku.apa kau belum mengerti juga seberapa besar aku mencintaimu?"


"aku tidak mungkin menyerah dengan wanita kampungan seperti itu. entah berapa banyak uang yang sudah kau keluarkan untuk membayar dia dan berpura-pura menjadi kekasihmu hanya untuk mengelabui ku,tapi jangan harap aku mau mundur dari hubungan ini"ucapannya tegas menyindir Zuu sembari menatapnya dengan tatapan tajam mengintimidasi


Deg


hati Zuu serasa terkikis oleh pekataan tunangan dari pria yang dicintainya."ternyata kau lebih dulu dimiliki wanita lain.dan sekarang aku harus apa"


yaa walapun yang dikatakan wanita itu semuanya adalah kebenaran akan tetapi ia juga tidak punya pilihan lain selain menuruti semua perintah kenzio,kalau tidak Zuu patuh maka teman-temannya lah yang akan mendapatkan masalah.


"aku memang bodoh.dia sudah meperingatkanku agar tidak melibatkan hati dalam hal ini.tapi apa dayaku.sekalipun dia manusia terk*jam di dunia,tetapi rasa cintaku akan tetap sama....haaah....s*al" pekiknya dalam hati meronta tak tahu harus berbuat apa.


melihat Zuu nampak bersedih dan frustasi oleh perkataan Jasmine membuat Kenzio mengerutkan keningnya bertanya-tanya apa mungkin ia sesakit itu? "dia itu sering melakukan hal ini?bagaimana bisa dia sakit hati hanya kerena perkataan Jasmine. tidak mungkinkan dia jatuh cinta padaku?" ujarnya dalam hati bertanya-tanya


"atau mungkinkah rencanaku sudah berhasil?dan dia sudah masuk dalam perangkapku?dan sekarang dia sudah mulai menyukaiku?kalau itu memang benar akan lebih mudah bagiku menghancurkan egonya yang sok itu" ujarnya dalam hati sambil mengembangkan senyuman liciknya

__ADS_1


"tetapi ada apa ini......kenapa rasa aneh ini kembali lagi." lanjutnya sembari meremas dadanya yang terasa sesak


Zuu dan Jasmine melirik dari sudut mata mereka memperhatikan tingkah laku Kenzio yang aneh. hingga Zuu dan Jasmine berspekulasi yang berbeda dalam benak mereka


Yaa setelah mereka meninggalkan bandara, Kenzio mengajak Zuu dan Jasmine untuk singgah di cafe untuk membicarakan sesuatu yang penting. Dan disinilah mereka sekarang,disebuah cafe dengan interior design minimalis


Zuu yang sudah mengira bahwa ini yang akan disampaikan oleh Kenzio. memperkenalkan dirinya sebagai kekasih dengan tunangannya


yang tidak lagi terkejut mendengar pengakuan darinya.sehingga Zuu lah yang dibuat terkejut oleh perkataan tunangan dari pewaris tunggal BRAMASTA GROUP tersebut.


Mengingat statusnya dan betapa Kenzio tidak menyukai dirinya membuat Zuu ingin kembali membentengi hatinya agar tidak gampang baper saat ia berdekatan dengan Kenzio.tetapi apakah itu mungkin.pikirnya


"baiklah itu terserah padamu.tetapi jangan lupa dengan batasan mu dan jangan berbuat ulah"suara bariton dari Kenzio membuyarkan perang dingin diantara ketiganya.suara tegas mengandung peringatan itu tujukan kepada Jasmine yang tidak gampang menyerah dan juga nekat melakukan apa saja.


"hei tunggu"pekik Zuu dan Jasmine bersamaan lalu saling memandang dan kemudian serempak pula membuang muka kelain arah. mereka segera berdiri dan berlari mengikuti langkah kaki kenzio yang lebar,saat menyadari pria itu sudah keluar dari cafe tersebut


******


setelah beberapa hari bekerja sebagai asisten pribadi Kenzio. membuat Zuu sangat frustasi dengan pekerjaannya sekarang ini,pekerjaan yang diberikan Kenzio padanya menurutnya sangatlah aneh.


pekerjaan yang sesungguhnya pria itu bisa sendiri melakukan akan tetapi kini ialah yang harus melakukan semua untuk bos sekaligus sebagai kekasih pura-pura nya


pekerjaan aneh yang dilakukannya,seperti merapikan rambut Kenzio yang masih berantakan, dasi yang belum terpasang, hingga air yang akan diteguknya dan masih diangkau oleh tangannya masih saja....Zuu juga yang harus melakukannya.dan pekerjaan-pekerjaan itu hanya sebagian kecil dari beberapa deretan pekerjaan yang harus dilakukan Zuu setiap harinya

__ADS_1


" bisa gak sih.....saya juga melakukan pekerjaan seperti pekerjaan orang normal lainnya?"Zuu meminta untuk kesekian kalinya karena ia merasa bosan dan jenuh dengan pekerjaannya hanya melayani satu orang saja yang begitu banyak dramanya.ia lebih memilih bekerja sebagai OB yang melelahkan dan melayani permintaan banyak orang daripada berada di sepanjang waktu dengan bosnya.


"misalnya?"jawabnya singkat hanya untuk mempermainkan Zuu


"misalnya.....umm....."ucapnya menjeda sambil berpikir pekerjaan apa yang akan ia sebutkan "misalnya membantu Siti dibawah,mungkin dia lagi butuh bantuan tuan secara Siti kan anak baru,saya takut dia melakukan kesalahan tu.... Zio ku sayang"ucapannya diikuti nyengiran kuda karena sudah melakukan kesalahan lagi


"huh...."Kenzio menghela nafas jengah karena sudah lelah memperingatkan Zuu yang sepertinya setiap hari lupa dengan panggilan yang saat ini begitu keramat untuk Zuu ucapkan


"sini gak"ujarnya yang ditanggapi Zuu dengan gelengan kepala takut bila ia mendekat tentu saja akan terkena hukuman


"kesini atau aku yang kesana?"ujarnya menambah volume suaranya mengancam


"iya"serunya sebal dengan bos jadi-jadiannya itu yang sangat suka memaksa.Zuu segera meninggalkan mejanya dan mendekat kearah Kenzio yang sedang menunggunya dan memberikan akses kepada Zuu untuk duduk dipangkuannya


dan saat Zuu sudah mendekat Kenzio segera menarik tangan Zuu agar terduduk di pangkuannya"kesalahan pertama kau ingin menjauh dariku yang kedua,sudah lima kali kau memanggilku dengan sebutan tuan"


"dan yang ketiga berani kau sudah berani menolak ku"


"pertama jangan pernah berpikir bisa jauh dariku sebelum aku sendiri yang menginginkannya, kedua jangan lagi memanggilku dengan sebutan tuan walaupun kita hanya berdua,dan yang ketiga jangan pernah menolak ku karena hanya aku yang berhak menolak mu"


"lagian bisa-bisanya kau menola ku disaat banyak wanita yang mengantri untuk berdekatan dengan ku" ujarnya dalam hati yang sungguh meruntuhkan egonya sebagai seorang pria


~happy reading~🤗🥰

__ADS_1


__ADS_2