Zulaikha Dan Pria Misterius

Zulaikha Dan Pria Misterius
part 2. Tertangkap kembali


__ADS_3

"Siapapun kamu tolong maafkan aku, sungguh aku tidak sengaja...eh maaf aku memang sengaja sih tinggalin kamu disini, tapi sumpah aku tidak berniat dan tidak pernah berfikir akan terjadi hal seperti ini" ucapnya menyesal dengan mengangkat dua jarinya membentuk huruf V.


Ia kembali mengingat-ngingat kejadian beberapa menit lalu dimana saat matanya bertubrukan dengan mata elang pria tersebut yang entah ada dimana sekarang, ia merasa sangat bersalah karena sudah meninggalkan pria itu seorang diri ditengah hutan dengan keadaan tak berdaya.


"Huuuh....."Zulaikha membuang nafas dengan berat "andai saja aku tidak meninggalkannya sendiri disini" ucapnya menyesal dan merutuki kebodohannya.


"Dasar....bodoh kamu Zuu (nama panggilan Zulaikha) kamu dimana sih "


"Dasar pria misterius datang tak diundang hilang tak diantar" ucapnya menggerutu kesal karena sejak tadi ia mencari pria misterius itu akan tetapi ia tak bisa menemukannya dimana pun.


"Semoga saja kamu selamat dan masih hidup yah, jadi aku bisa minta maaf secara langsung padamu, saat kita bertemu lagi" lirihnya sendu dengan harapan yang besar dan tulus mendoakan keselamatan pria misterius yang baru saja ditemuinya.


"Mending aku masuk lebih dalam lagi kedalam hutan agar segera menemukan jalan alternatif, dan secepatnya aku dan ibu bisa segera keluar dari neraka ini "


"Iya semoga....semaaangaaatt Zuu kamu pasti bisa" ucapnya menyemangati dirinya sendiri sambil mengangkat kedua tangannya yang terkepal dengan penuh semangat.


Dengan berbekal beberapa perlengkapan didalam ranselnya yang usang, iapun menuntun kakinya berjalan lebih jauh lagi masuk kedalam hutan dengan tekat yang kuat.


*****


Ditempat lain masih di dalam hutan yang sama, seorang pria dengan tubuh yang masih sangat lemah tetapi sudah kembali tersadar dari pingsannya, dengan tangan terikat dan disekap didalam ruangan yang seperti gudang yang ada didalam bangunan yang terlihat seperti markas besar.


Ia mengerjapkan mata yang bengkak kebiru-biruan dengan perlahan sembari membukanya perlahan, ia terkejut saat mendapati pria yang sejak tadi mengincarnya sudah ada dihadapannya.


"Hah....si*l*n aku ketangkap lagi oleh para ber*nd*l ini" batinnya

__ADS_1


"Hahahaha....." suara-suara tawa dari pria tadi dan para anak buahnya itu terdengar begitu menggemah disetiap sudut ruangan.


"Akhirnya kau sadar juga, apa mimpimu sangat indah? Hahahaha......dan apa kau pikir aku akan berbaik hati menghabisimu dengan cara yang cepat dan begitu mudah. Hah" bentuknya nyalang.


"Jangan harap tuan Kenzio." lanjutya nyeleneh dan mengejek kearah Kenzio.


"Kau tau...., ini baru awalnya saja" disertai seringai licik dengn wajah mengerikan akan tetapi masih sempat menyungging bibirnya. Pria itu memdekat kearah Kenzio untuk mencengkram leher Kenzio dengan sekat.


"Kau akan merasakan hidup bagai di neraka, dimana tidak akan ada yang bisa menolongmu" sarkas nya dengan tatapan yang tajam.


"Cuiihh" pria yang bernama Kenzio itu berdecak membuang salivanya menantang.


"Ck...kau kira aku takut"....ia menjeda perkataannya dan sedikit mengangkat satu sudut bibirnya dengan sinis.


"Alek....Alek.... aku baru tau kalau kau itu sepengecutnya, ckck_," decaknya terhenti saat bogem mentah dari Alek mendarat pada wajahnya yang sudah tak berbentuk.


"S****n kau....br*gs*k"


Dengan amarah yang membuncah diatas ubun ubunnya, a kembali melayakan bogem mentah dan tendangan yang cukup keras kearah perut dan wajah Kenzio hingga kursi yang menopang tubuhnya terjungkal kebelakang.


Buukk


Buukk


Buukk

__ADS_1


Pukulan serta tendangan membabi buta, ia kalaf karena omongan yang dilontarkan Kenzio. Dengan keras Alek menarik kerah baju Kenzio. "Apa kau tidak sadar, kau itu berhadapan dengan siapa s***lan" satu pukulan kembali menghantam pertahanan Kenzio sehingga membuatnya tumbang kembali tak sadarkan diri akibat pukulan yang cukup keras dari Alek.


"Tahan dia dan jangan sampai pria br***k ini kembali melarikan diri, kalau sampai itu terjadi, nyawa kalian sebagai gantinya" Alek pun buru-buru keluar untuk mengangkat poncellnya yang sejak tadi terus berdering.


Siang menjelang sore Alek kembali memeriksa keadaan Kenzio yang sudah tak berdaya, ia mengerahkan semua anak buahnya untuk menjaga tempat tersebut dengan pengamanan yang sangat ketat, agar Kenzio tidak lagi bisa kabur dari tempat tersebut, Alek melihat keadaan Kenzio yang masih sama saat iya meninggalkannya terakhir kali. Tanpa berpikir panjang dan berniat meninggalkan tempat tersebut.


Dan Alek pun meninggalkan hutan tersebut dan kembali ke kota, ia berfikir tidak ada salahnya dia meninggakan pria itu dengan penjagaan yang ketat ditambah pria itu sudah tidak berdaya.


Alek akan pergi untuk mengurus pekerjaan penting lainnya dan menghadap bos besar yang tinggal di kota, selain itu ia bertugas mengakuisisi KEN'S GROUP milik Kenzio.


Alek yang sama sekali tidak curiga pada keadaan yang sebenarnya pada Kenzio, langsung pergi begitu saja meninggalkan Kenzio, ia seakan lupa berhadapan dengan seorang Bramasta, walaupun Kenzio sedang lemah tapi otak cerdasnya tidak begitu lemah akan situasi yang dihadapinya.


Otaknya masih bisa bekerja dengan baik walaupun tubuh dan fisiknya sudah tak berdaya, dilihat dari apa yang sekarang ia lakukan, Kenzio sudah berhasil memotong tali yang mengikatnya dengan pisau kecil yang ia ambil dari ransel usang Zulaikha tanpa sepengetahuan gadis itu "ternyata berguna juga" ujarnya tersenyum smirk, menatap pisau kecil yang digunakannya.


Setelah terbebas dari sarang musuh iapun berjalan dengan terseok-seok untuk keluar dari hutan tersebut.


Jangan tanyakan lagi, kenapa bisa-bisanya Ia dengan mudah lolos dari para pengawal yang menjaga tempat itu dengan sangat ketat, itu semua karena ia memang memiliki tingkat kejeniusan diatas rata-rata, sehingga ia punya segudang cara untuk bisa terlepas dari jeratan maut, dan musuh-musuhnya.


Pria yang notabennya adalah pimpinan salah satu geng mafia berpengaruh di dunia. Pria yang memiliki otak yang sangat jenius yang punya seribu satu cara, agar bisa keluar dari jerat para musuh


Kenzio sudah sering berada dalam situasi yang mengancam nyawa seperti itu, akan tetapi, ada saja akalnya agar bisa terbebas dari para musuh-musuhnya.


Yah Kenzio Aprilio Bramasta memanglah seorang pempimpin dan ketua geng mafia yang banyak ditakuti di banyak kalangan, selain pimpinan mafia, Kenzio juga adalah seorang Presdir disebuah perusahaan yang ia bangun sendiri, pria yang sukses, tampan dan mapan, selain ditakuti karena ke Arogansinya yang kuat Ia sama sekali tidak tersentuh dengan watak keras dan dinginnya.


Walau begitu Ia tetap digandrungi banyak wanita dari berbagai kalangan karna memiliki wajah yang tampan dan berkarisma, tubuh tinggi dan bentuk badan yang sixpack yang nyaris sempurna, sehingga ia sangat digilai oleh banyak wanita, baik dari kalangan pebisnis, artis dunia dan model papan atas sekalipun.

__ADS_1


Setelah berjalan setengah jam menelusuri jalan yang terjal ia sekilas melihat bayangan gadis yang sedang duduk dibawah pohon yang hendak berdiri, "hah....kena kau. Gadis nakal" pria itu menyeringai mengangkat sudut bibirnya


~happy reading~🥰


__ADS_2