
Puluhan mobil Sedan hitam terlihat sedang mengepung markas besar sekaligus gerbang utama dimana gerbang itu adalah satu-satunya akses keluar masuknya sindikat mafia yang terkenal bernama black Crow atau bias disebut geng gagak
geng gagak terkenal dengan kek*jam*nnya dan begitu berpengaruh dunia pasar gelap dalam dan luar negri,yaitu bisnis eksport import barang il*gal,seperti penjualan obat-obatan t*rlar*ng ,bisnis pr*stit*si ,ekspor org*n tubuh manusia, meny*l*ndupkan berebagai macam s*nj*ta api dan masih banyak lainnya yang bisa membahayakan dan merugikan orang lain
geng gagak sendiri adalah salah satu musuh bebuyutan dari Black Hunters, Black Hunters banyak mempunyai musuh diakibatkan turut andilnya mereka dalam menggagalkan bisnis-bisnis il*gal yang dilakukan sindikat mafia-mafia seperti geng gagak
Black Hunters kadang membantu k*pol*sian dalam menangkap sindikat mafia kelas viii terik,akan tetapi ketika menghadapi mafia kelas kakap seperti geng gagak ini,Black Hunters tidak ingin melibatkan k*pol*sian karena menganggap hukum dinegara tertentu sangat ringan ketika menghadapi orang-orang penting dan berpengaruh dinegaranya
saat ini Leo dan Jerry sedang memimpin black H.01 yang kini sudah berada dilokasi, dimana info terakhir yang mereka peroleh dari beberapa sumber, dan benar saja bahwa lokasi itu memang merupakan tempat penyekapan pemimpin mereka yang tak lain adalah Kenzio Aprilio Bramasta,sebuah pulau kecil yang membentang jalan diatas permukaan laut dan tidak sembarang orang bisa memasuki pulau tersebut
dan disinilah mereka sedang menyerang markas besar geng gagak ,dan sebagian anggota lainnya masih menunggu di tempat persembinyian. Black H.02 yang dipimpin langsung oleh Yogi.strategi kali ini berfungsi mengecoh lawan dan mengira mereka kalah banyak
dor
dor
dor
suara lengkingan tak terhelakkan, t*mab*kan demi t*mb*kan dari kedua kelompok mafia terbesar dibelahan dunia dan berpengaruh dalam pasar gelap dan pasar saham dunia
suara-suara itu terdengar sangat mengerikan untuk di dengar apa lagi disaksikan dengan mata kepala ,sudah pasti banyak korban yang berjatuhan dari kedua kubuh *B**lack* Hunters dan geng gagak
*******
keadaan tak jauh berbeda yang sedang terjadi di gerbang utama dan yang dialami oleh kenzio dan beberapa orang didalam mobil yang dikendarainya, mobil yang sudah tak berbentuk itu melaju dengan sangat ekstrim dikejar-kejar oleh beberapa mobil dibelakang mobil mereka ,dan dimana-mana sudah banyak ledakan dari granat yang berhasil di lemparkan oleh joni, lemparan itu sudah banyak meleset akan tetapi beberapa sudah mendarat tepat sasaran
Zuu dan ibunya hanya bisa berdoa dalam hati untuk keselamatan mereka,tidak disangka ingin keluar dari kesengsaraan, akan tetapi harus berujung dengan mempertaruhkan nyawa mereka yang sewaktu-waktu bisa saja melayang dengan peluru yang terus menghujam body mobil yang mereka kendarai
mobil itu terus melaju hingga saat mata Zio tajamkan kedepan ia dengan cepat menginjak rem agar tidak terjatuh di ujung tebing dengan ketinggiannya kurang lebih mencapai 300 meter dari permukaan laut
cekkkiiikkkk
Zio....Aakkkhhh....
Aaaakkhhh....pekikan dari penumpang yang berada dalam mobil itu
"****"ummpatnya dengan kesal sangking kesalnya ia memukul setir mobil merasa sangat frustrasi
"uh...huh....uh....huh...hampir saja...."suara mereka serempak kecuali Zio yang terus saja mengumpat
"huh"ia membuang nafas dengan sangat kasar lalu dengan cepat ia mengambil beberapa s*nj*ta,diantara s*nj*ta itu ia serahkan pada Zuu untuk berjaga-jaga
"bisa tidak kalian merem saja?"Zio bertanya dengan lembut agar tidak ada yang merasa tegang saat melakukan aksinya
"merem?"tiga orang yang ditanya bukannya tegang malah justruh saling memandang satu sama lain dengan heran
"hmm"Zio menggangguk dengan wajah datar
"Ziiiooooo..."pekik Zuu yang merasa aneh dengan tingkah Zio"jangan bilang kau akan menenggelamkan kita semua kedasar laut?"geramnya dengan mata yang melotot kearah Zio
"ya ngak lah,emangnya aku segila itu apa"
__ADS_1
"sudah merem saja,aku tidak segila itu "
"percaya sama aku...sekarang kalian merem atau kalian akan mati karena serangan jantung"Zio sudah tidak ada waktu lagi untuk memberikan penjelasan kepada mereka
ia segera putar balik dengan jarak yang masih ada beberapa puluh meter dari para musuh yang mengejar mereka didbelakang kini ikut berhenti
Bruummm.....
Bruummm....
Zio kini sudah dalam mood mafia nya. ia seakan tidak mendengar teriakan Zuu yang sedang mengeluarkan berbagai umpatan padanya,bukan hanya Zuu yang memberikan umpatan-umpatan padanya tetapi juga Joni yang merasa Zio memang sudah gila
Zio terus menatap lurus kedepan dengan mata tajam memicing,sedangkan ibu Laras sendiri hanya diam sambil berdoa dalam hati,menurutnya apa yang akan dilakukan Zio sangatlah keren dan jarang terjadi dalam kehidupan nyata,adegan seperti ini hanya ada didalam flim Action yang biasa ia tonton di siaran tv
Zio saat ini sudah bersiap menancap gas tanpa rasa takut sedikitpun ,musuh didepannya pun sama dengan Zio yang tidak takut sama sekali
dan akhirnya Zio dan para musuh menginjak pedal gas diwaktu yang bersamaan dan saling ingin meruntuhkan keyakinan masing-masing
dengan kecepatan maksimal Zio menabrakkan mobilnya dengan mobil yang ada didepannnya
Aaaakkhhh....pekikan tiga manuasi yang berada didalam mobil yang dikendarai oleh Zio karena merasa takut
akan tetapi belum sempat mobil saling berbenturan, nyali para musuhnya menciut melihat kesungguhan seorang Kenzio yang akan menabrakkan mobilnya,mereka dengan cepat membanting setir kearah lain dan membuat mobil mereka oleng dan dua diantaranya sudah jatuh kelaut
"Ziiioooo....,apa kau sudah gila.jika kau ingin menjemput ajalmu,maka silahkan saja tapi jangan ajak-ajak kami"cercahnya Zuu.karena amarahnya sudah diatas ubun-ubun
ia memukul-mukul lengan kekar Zio untuk melampiaskan rasa kesalnya akan aksi pria itu yang memacu adrenalin mereka seperti sedang spot jantung
dari kejauhan sudah terdengar pertarungan besar terjadi di tempat itu,suara t*mb*kan s*nj*ta api yang saling menyerang, Zio menghentikan laju mobilnya agar tidak ketahuan
"apa mungkin itu Black Hunters yang datang membantu?.iya itu sudah pasti,tentu saja mereka mencariku"ucapnya percaya diri
" tapi kenapa Jerry begitu lama untuk bisa menemukanku,apa itu terlalu sulit sehingga membutuhkan waktu berhari-hari ?.ck tidak becus sekali". cercahnya. ia menggelengkan kepala tidak habis pikir dengan bawahannya yang satu itu, bisa-bisanya bosnya ini dibiarkan menghilang sampai berhari-hari
ia kesal bukan hanya kepada Jerry, ia juga kesal kepada Leo sang asistennya dan satu lagi... Yogi, bagaimana bisa seorang ketua dari team Black Hunters membiarkan ia sampai berhari-hari tidak ditemukan"sepertinya mereka sudah tidak sayang nyawa. akan kukirim kalian kekutub utara jika perlu"geramnya menyeringai jahat
walaupun kesel kepada mereka ,akan tetapi ia juga merasa bersyukur karena ketiga b*ndit itu jugalah yang begitu lama menemukannya
sehingga ia bisa bertemu dengan gadis yang mampu memberikan rasa yang berbeda dalam hati dan tubuhnya pada saat berdekatan dengannya
Zio yang reflek menatap Zuu dengan intens lalu dengan cepat ia merengkuh tubuhnya dan detik itu juga ia m*lu*at habis bibir yang sudah menjadi candunya,tanpa menyadari keadaan disekitar
"Aduhh...."Zio terpaksa melepaskan pagutannya dan mengusap kepalanya yang ditabok oleh Zuu
"izzhk.... kebiasaan,dasar laki-laki mesum"
"Astaga...gak lihat apa sedang ada siapa disini,dasar tidak tahu tempat"gerutunya yang merasa malu.bisa-bisanya ia dicium didepan ibunya sendiri."kan malu".
Ibu Laras hanya diam menahan amarahnya karena ulah Zio yang berani mencium anaknya didepan matanya sendiri.matanya sudah melotot seperti ingin keluar
"kalau saja tidak dalam keadaan genting seperti ini sudah dipastikan anak itu sudah kutabok pake sapuku".
__ADS_1
"bisa-bisanya anak itu mesum disaat genting seperti ini"
Zio yang tersadar dan melihat tatapan maut ibu Laras hanya nyengir kuda memperlihatkan gigi putihnya,sedangkan Joni hanya tersenyum geli melihat interaksi ketiganya
setelah mereka turun dari mobil dan berjalan mengendap-endap dibalik pohon, Zio berjalan lebih dulu karena harus
memastikan sesuatu,apa benar itu adalah para anak buahnya atau bukan
setelah memastikan bahwa itu memang meraka, iapun berbalik dan betapa terkejutnya ia, saat Zuu dan lainnya sudah berhasil ditangkap oleh beberapa orang dari geng gagak
"selamat datang tuan Kenzio"
dan diwaktu yang bersamaan anggota dari Black H 01 juga berhasil dilumpuhkan oleh geng gagak karena mereka memang kalah banyak dan belum saatnya mereka memanggil team black H 02.akhirnya mereka semua tertangkap pun ikut tetangkap
"hahahaha....."tawa yang sangaat renyah
"aku kira kau itu cerdik".ucap pria itu meremehkan
"hahahaha...."
"ternyata wanita memang membuat orang kuat menjadi lemah, bahkan seorang Kenzio yang notabennya adalah seorang pemimpin dari Black Hunters pun tak luput dari pesona seorang wanita hingga kejeniusannya melemah"lanjutnya dengan seringai licik tersungging di bibirnya
"hahahaha....."kini bukan pria yang menangkap Zuu yang tertawa melainkan Zio
"Baron.... Baron....,kau itu menggelikan sekali, ckckck....."Zio yang sejak tadi diam kini mengeluarkan suara dan mulai memprovokasi
ia menatap kepada Zuu dan kesemua orang yang sudah tertangkap,ibu Laras,joni,Leo dan Jerry serta anggotanya yang sudah tak berdaya
"apa kau tidak ingin tahu keadaan teman mu itu,ups...saudara."
"iyakan?.Alek itu bukan teman atau patnermu melainkan dia adalah saudara kandungmu yang sengaja kau tutupi dari bosmu si Berondong itu...ups salah lagi.maksudnya si Brandon itu"
Baron yang terkejut begitu heran dengan bos dari Black Hunters itu yang bisa tahu dengan mudah mengetahui identitas dirinya dan sang adik, Alek.patut diacungi jempol
kalian sengaja menutupi identitas kalian untuk mengelabui si berondong itu,"kau tahu....kau dan bosmu itu sama-sama bodoh"
"kalian itu telah salah memilih lawan"tersenyum mengejek
Baron yang sudah sangat marah, mengetatkan tangannya di pinggang Zuu dengan membuat gerakan mengelus pada tubuh Zuu balik memprovokasi nya.
"huh....sayang apa kau suka itu"jarinya naik keatas wajah Zuu dan kembali mengelusnya
Zio sudah tidak tahan lagi,akan tetapi kalau dia bertindak gegabah nyawa yang lainnya menjadi taruhannya
matanya tajamnya sudah merah dengan rahan yang mengeras ketat,
untuk menekan rasa sesak melihat wanitanya disentuh ia mengepalkan kedua tangannya dengan sangat kuat"brengsek"
"lepaskan br*ngsek....atau kau akan menyesal karna sudah menyentuhnya ini peringatan pertama dan terakhirku "
"atau kau akan tahu akibat dari kelancanganmu itu.dasar bod*h"umpatnya dengan darah yang sudah mendidih ingin menghancurkan orang yang telah menyentuh wanitanya
__ADS_1
~happy reading~