5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
97. Melawan Binatang Siluman tingkat 3


__ADS_3

Lu zhan dan yan lu bergegas mundur ke sisi Ling yu setelah mendapat bantuan dari mo shi dan yun lao.


"Bomm.... Bommm..... Boooom...."


Mo shi dan yun lao bertarung sengit melawan kelabang pasir.


Dari kejauhan Ling yu yang di temani 2 orang prajurit kota huatao memperhatikan pertarungan. "Seperti nya pertempuran yang lama membuat mereka kelelahan melawan kelabang pasir ini". Bisikan Ling yu secara pelan tetapi masih dapat terdengar oleh lu zhang dan Yan lu.


"Nona seperti nya agak sulit menghadapi kelabang pasir yang memiliki kulit sekeras batu ini." ucap yan lu.


Ling yu yang mendengar suara yan lu sambil memperhatikan binatang siluman kelabang pasir tersebut. Dengan cepat mengambil inisiatif untuk membantu dan melakukan serangan bersama.


"Tuan putri hentikan". Ucap zan lu berteriak melihat Ling yu memasuki pertempuran.


Merasa tak dapat menghentikan nona muda nya, segera yan lu dan juga lu zhan mengikuti ling yu untuk memberikan bantuan juga.


Ling yu mengeluarkan busur panah dan melepaskan lima anak panah yang terbuat dari energi es nya dan mengenai tubuh kelabang pasir itu. Tetapi karena cukup keras tubuh kelabang pasir, anak panah itu hanya menimbulkan luka ringan saja.


"Kalian ber 4 serang kepala dan wajah nya bersama sama, aku akan mengalihkan perhatian nya".


Ucap ling yu yang masih memegang busur panah melebarkan jubah bersayap nya dan melompat tinggi ke langit, dengan mengepakkan sayap dan juga sekali kali memberikan serangan di udara, anak panah terbuat dari energi es menyerang bertubi tubi dan Ling yu berpindah pindah melompat dengan cepat di udara karena bantuan jubah bersayap nya.


Anak panah yang dilepaskan Ling yu berkali kali mengenai tubuh dari kelabang pasir, dan setelah melihat kesempatan Ling yu membekukan beberapa kaki dari kelabang pasir. Dan terus menerus melakukan hal yang sama hingga kaki kaki kelabang tersebut membeku.


"Grrroooaaarrrr".......


Saat kelabang pasir itu kesusahan bergerak kelabang pasir itu mengeluarkan suara nya sangat keras tanda tidak terima dengan keadaan yang membekukan kaki kaki nya. Melihat kesempatan itu ke 4 pasukan kota huatao melepaskan serangan nya mengenai kepala dan wajah dari kelabang pasir.


" Booommm... Bommm... Bomm....."


Ledakan di wajah kelabang pasir membuat luka yang sangat berat. Ling yu yang melompat lompat di udara pun menyusul serangan.


"Bayangan pedang es" teriak ling yu.


Bayangan lingkaran dengan rune rune kuno muncul di belakang Ling yu dan mengeluarkan 10 pedang es, dengan mengendalikan pedang tersebut Ling yu melepaskan serangan dengan cepat.


"Bomm... Bommm.... Bommm....."

__ADS_1


Kelabang pasir yang sebelum nya terluka menerima serangan dari 4 orang pasukan kini tak berdaya menerima serangan Ling yu yang menghancurkan kepala nya, seketika kelabang pasir tak dapat bergerak kembali dan nyawa nya pun melayang.


"Tuan putri yu bagaimana keadaan mu? Tanya zan lu yang mendekati Ling yu bersama ke 3 rekan nya.


" aku baik baik saja dan urus saja binatang menyebalkan ini. Jika kalian ingin bawa saja masukan dalam cincin penyimpanan kalian. jawab ling yu yang kembali bergerak memeriksa area sekitar.


Setelah berkeliling Ling yu mendapatkan kristal bumi dan juga beberapa herbal yang selama ini di jaga oleh kelabang tersebut.


Setelah beberapa waktu mereka bergegas meninggalkan area dari kelabang pasir dan kembali melanjutkan perjalanan menelusuri dunia kecil ini.


Di tempat lain A ling dan Li chen telah bertemu dan memutuskan menjelajahi dunia kecil itu bersama dan ada juga beberapa pasukan kota huatao yang mengikuti nya. Mereka terus melakukan penelusuran mencari keberadaan binatang siluman dan juga tumbuhan herbal sepanjang perjalanan. Berbeda dengan A ling dan li chen pasukan kota huatao hanya melakukan perburuan binatang siluman, karena mereka tidak mengetahui jenis tumbuhan herbal. A ling dan Li chen tentu memahami tumbuhan herbal karena mereka beberapa kali membantu para tuan muda nya dalam menyediakan herbal yang di beli dari paviliun baozang atau karena mereka melihat proses pemurnian pil.


Dalam perburuan nya Li chen dan A ling telah berhasil menaklukan salamander api tingkat 3 yang mana itu dapat memasuki kualifikasi menuju babak selanjut nya. Dengan kerjasama yang apik dari A ling dan Li chen yang dibantu pasukan kota huatao mereka melewati pertempuran dengan salamander api. Setelah menaklukan salamander api li chen dan a ling bersama beberapa orang dari kota huatao kembali melanjutkan perjalanan.


Sebelum mereka melangkah lebih jauh dari arah lain terdengar derap langkah kaki yang me nunjukan sekelompok binatang mendekat.


"Drup drup drup drup drup" suara langkah kaki terdengar.


A ling dan Li chen bersiap melakukan pertempuran karena menebak pasti kelompok binatang ini adalah salamader api lain nya. Dengan perisai di tangan nya pada posisi bertahan ke 4 orang pasukan kota huatao pun mengeluarkan senjata masing masing untuk bersiap dalam pertempuran.


"Lakukan serangan dengan menjaga jarak dari para binatang itu". Ucap Li chen yang mengusulkan untuk tidak mendekati salamander api yang jumlah nya ada 4 ekor dan memiliki kultivasi tingkat 3.


Para pasukan pun bersiap menyerang, sedangkan A ling bersiap dengan pertahanannya untuk menahan serangan dari salamander api dan melindungi kelompok pasukan kota huatao.


"Groaaarrrrrhhhhh".......


"Booommmm..... Boommm......."


Serangan dari salamander api mengarah ke kelompok Li chen, dan A ling pun mengeluarkan jurus dinding air yang dialirkan pada perisai nya. Bayangan perisai yang terbuat dari air pun keluar untuk menahan serangan api dari kelompok salamander api.


"Serangggg"


"Bomm..... Bommm..... Booommmmm"


Pasukan kota huatao ini menuruti perintah Li chen dan melakukan serangan balik. Sejumlah bola air dan angin melesat ke arah kelompok salamader api. Tetapi dengan pertahanan dari salamander tersebut bola bola energi itu tidak menimbulkan luka pada salamander api


Ke 4 pasukan kota huatao merasa bingung tidak dapat melukai salamander api, dan tetap menuruti perkataan Li chen maupun A ling walaupun sebenar nya mereka enggan mendengar perintah karena tidak melihat basis kultivasi dari Li chen dan untuk A ling mereka menganggap kultivasi nya lebih rendah karena mereka berada pada pembentukan inti *3. Sebelum nya A ling dan Li chen yang tidak sengaja bertemu dengan ke 4 pasukan kota huatao sedang bertarung dengan salamander api sebelumnya. Dengan memanfaatkan kelengahan dari salamander api dan juga karena kelelahan Li chen dan A ling dapat mengalahkan salamander api dengan mudah.

__ADS_1


Setelah pertempuran tersebut Li chen dan A ling mengetahui ke 4 orang tersebut pasukan kota huatao dan akhirnya memutuskan untuk bersama sama mencari yang lain nya.


Jadi ke 4 orang ini hanya menganggap keberuntungan berpihak pada A ling dan Li chen dan juga menghargai mereka karena mereka adalah bawahan langsung dari putri Ling yu.


Ke 4 orang ini awal nya berniat kabur setelah merasakan kedatangan kelompok Salamander api, tetapi A ling dan Li chen lebih dulu membuat persiapan bertarung. Jadi secara tidak langsung mereka juga harus mengikuti pertarungan melawan kelompok salamander api.


"Mundur ke batu besar disana" ucap salah satu dari pasukan kota huatao menunjuk arah batu besar yang cukup tinggi untuk melepaskan serangan. Kelompok ini akhirnya bergegas menuju batu besar termasuk juga Li chen dan A ling mengikuti nya di belakang sambil menahan serangan salamander api.


Tiba di atas batu besar mereka kembali bersiap dalam posisi bertahanan dan juga penyerangan. Ke 4 salamander api pun tidak ingin membiarkan kelompok yang membunuh sesama nya pergi dan menyusul kelompok Li chen mengelilingi batu besar yang menjadi pijakan Li chen dan kelompok nya.


A ling yang memilih posisi di tengah terus menerus mengeluarkan energi dinding air menahan serangan salamander api dan ke 4 orang ini melakukan serangan pada ke 4 salamander yang mengelilingi nya. Li chen memberikan dukungan serangan dengan teknik pernafasan naga nya untuk melepaskan energi tenaga dalam nya membantu ke 4 orang pasukan kota huatao.


"Sepertinya jika kita hanya menyerang langsung tidak akan melukai binatang ini". Ucap Li chen


Aku akan menyerang langsung dan melumpuhkan mereka satu persatu, Kalian berempat gabungkan serangan energi kalian yang berpusat pada dada atau kepala salamander api yang aku lumpuhkan". Kembali Li chen memberikan arahan dan bergegas melesat pada salah satu salamander yang berada disisi timur batu besar. Dan untuk A ling tetap melakukan pertahanan dengan energi air nya melindungi ke 4 pasukan kota huatao.


Li chen yang berlari hanya dengan tubuh fisik nya dan mengenakan perisai untuk berlindung tidak dapat diketahui oleh salamander api yang ada di posisi timur, karena tidak dapat merasakan aura energi dari Li chen. Saat Li chen tepat berada di samping posisi salamander api, Li chen melakukan pernafasan naga dan mengumpulkan energi alam yang diserap nya pada bagian tangan. Dengan energi yang di kumpulkan Li chen melakukan gerakan tinju pada posisi bawah kepala dari salamander api.


Menyadari adanya bahaya di samping kepala salamander api tersebut hanya memalingkan wajah nya untuk melihat, keadaan ini dimanfaatkan oleh Li chen yang berniat menyerang bagian bawah dari leher salamander api.


"Booommmm........"


Serangan Li chen pun mengenai wajah dari salamander api yang membuatnya terpental dan berguling di tanah.


Ke 4 orang pasukan kota huatao pun terkejut melihat serangan Li chen dapat membuat salamander api terpental.


"Sekaraaang....."


A ling berteriak membuyarkan keterkejutan pasukan nya. ke 4 pasukan pun mengeluarkan energi masing masing dan menggabungkan nya sesuai arahan Li chen. Terbentuklah bola air yang diselimuti angin dengan ukuran yang cukup besar.


Bola air tersebut di lontarkan tepat pada arah dada dari salamander api.


"Boooommmmmmm"


Serangan tersebut tepat mengenai dada salamader api yang belum pulih dari serangan Li chen sebelum nya dan menghancurkan dada dari salamander api.


"Grooooaaarrrr" teriakan kesakitan dari salamander api terdengar sebagai akhir dari hidup nya.

__ADS_1


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


__ADS_2