5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
35. kehancuran Desa Desa


__ADS_3

"Hati hati dijalan nenek, saudari yu, dan saudara xuan ucap Hu chang yang melepas kepergian mereka yang sudah dianggap sebagai keluarga nya itu.


Ahhh aku hampir saja melupakan sesuatu, Saudara chang terima ini Ling xuan melempar sebuah kantong penyimpanan. Berlatih lah dengan giat, saat memliki kemampuan untuk terbang tinggi kunjungi kami di pulau tebing hitam ya. Dan jangan lupa masih ada saudara kami yang berkeliaran.


Hu chang menerima kantung itu dan melihat isinya terkejut, ada 1000 koin emas, kristal energi dan sumber daya tingkat menengah.


Saudara xuan ini terlalu berharga aku tidak dapat menerima nya. Jawab hu chang


Jangan seperti itu Chang'er pemberian dan bantuan sesama saudara adalah hal yang wajar. Ingat pesan xuan'er ucap nenek Xin melanjutkan.


Baiklah kami pamit dulu semuanya


Perjalanan kembali mengiringi kesediahan semua penduduk kota huatao.


Nenek Xin shiang dan kedua cicitnya itu berada di kereta kuda sedangankan A ling bertindak sebagai kusir kuda.


Hari berlalu perjalanan pun semakin menjauh dari kota.


A ling apakah kamu bersungguh sungguh akan mengikuti xuan'er tanya nenek xin shiang. Yang membuka jendela depan sontak membuat terkejut a ling yang berada di kursi kusir itu.


Ahhh nyonya leluhur. A ling memberhentikan kereta kuda dan melompat ke samping tepat di hadapan pintu kereta.


Maafkan lah aku yang Lancang ini belum memberikan penghormatan yang layak pada nyonya Leluhur. Dikarenakan saat dikota aku tidak ingin mengganggu kesibukan nyonya dan tuan muda dikota. Ucap A ling yang bersujud di hadapan pintu masuk kereta kuda.


Aih kau ini, Aling bangkit lah kembali sana kursi mu. Tidak perlu banyak peradatan cukup jawab saja pertanyaan ku tadi.


Pakah kamu bersungguh sungguh mengikuti xuan'er? Lanjut pertanian kembali Nenek xin shiang


Aku berjanji bersumpah demi langit dan bumi, hidup dan mati ku adalah milik tuan muda. Karena tuan adalah penyelamat ku, jika tuan muda tidak ada saat itu mungkin tiada hari bagi ku hingga saat ini. Ucap A ling meneriakan sumpah nya.


Lanjutkan lah, A ling kedepan nya kau harus lebih giat berlatih jika ingin melindungi tuan muda mu dengan usia mu yang mendekati usia 30 tahun ini masih dalam pembukanya Qi itu sangat wajar. Tetapi jika tiba klan berlatihlah bersama yang lain agar dapat terus berkembang


Terima kasih nyonya leluhur.


Saat hari menjelang malam mereka berisitirahat disebuah hutan tepi jalan. Kembali ling xuan berburu bersama A ling sebagai makanan Mereka, dan membakar nya dengan api unggun.


Setelah mereka selsei makan mereka berbincang Ling xuan dan Ling yu bertukar cerita mengenai pengalaman yang mereka dapatkan saat masa Berlatih.


Dan mereka tahu Ling Xuan telah menembus ranah pembentukan inti*9 dan Ling yu ranah pembentukan inti *6


Esok pagi Kalian akan meneruskan perjalan ke kota kekaisaran tanpa nenek ya, nenek akan kembali terlebih dahulu, di kekaisaran Mungkin akan ada kompetisi pertandingan generasi muda. jika kalian sempat ikut lah dan ini adalah token identitas kalian nanti kita akan bertemu di kekaisaran, kemungkinan saudara kalian pasti melewati kekaisaran juga.


Jadi berikan juga token ini kepada mereka, itu adalah token emas dari klan sebagai keluarga inti. tetapi kalian tetap harus menyebutkan dari kota Huatao saja. Belum saatnya orang mengetahui pulau tebing hitam.


Dan untuk A ling di berikan token kayu berwarna hitam itu sebagai prajurit inti di kota Huatao.

__ADS_1


Yu'er jaga adik mu ini jangan sampai membuat keributan tak perlu. Apabila ada pendekar yang lebih kuat sebaiknya menghindar saja. Sekarang beristirahatlah


Esok pagi nya mereka terbangun dan menyadari bahwa nenek buyut telah pergi lebih dulu.


Mereka melanjutkan perjalan Tanpa menggunakan kereta kuda, hanya kuda nya saja yang dinaiki oleh Ling yu dan kereta nya dimasukan kedalam kantong ruang ysn berisi koin emas dan diberikan nya pada Ling yu sedangkan Ling xuan dan Aling berlari seperti biasa nya


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


Di hutan yang luas dua orang anak sedang asik menikmati hasil buruan nya bersama tunggangan dan peliharaan mereka.


Terkadang berlatih dengan mencari binatang buas tingkat 4 dan 5 sebagai lawan yang kuat, juga kadang Mereka melakukan Latih tanding untuk mengasah kemampuan mereka. Mereka ini melalukan perjalanan dengan hanya menyisir hutan dan tidak memasuki kota kota menghindari hewan tunggangan nya yang mencolok. Untuk membeli pakaian dan kebutuhan perjalanan terkadang mereka singgah di desa desa sekitaran hutan saja.


Mereka adalah Ling feng dan Ling bai bersama zin wu, yin yi, bai hu dan bai huo.


Duarrrr Booommmm Duarrr booommm


Terdengar Sebuah ledakan dari kejauhan membuat mereka yang sedang asik Berlatih hanya dengan fisik saja itu terhenti.


Kaka ke dua apa kita akan memeriksa nya? Tanya Ling bai


Untuk apa? Perintahkan saja Jin wu untuk memeriksa. Jawab Ling feng dengan cuek


Huhhh padahal kan kita akan bermain saja melawan para pendekar itu jika diperlukan. Ucap Ling bai


Ah benar juga ya, sudah bosan kita melawan para siluman dan binatang buas dihutan


Ayo kita ikuti arah ledakan itu. Lanjut Ling feng yang kembali semangat


Swwwiiiiiwitttt


Suara Ling feng bersiul memanggil Yin yi da jin wu.


Ling feng dan Ling bai melesat dengan kedua burung nya menuju arah terdengar ledakan.


Saat tiba di pusat ledakan mereka melihat asap tebal membumbung tinggi ke langit. Dan api masih berkobar di beberapa rumah yang terbakar. Mereka melihat sebuah desa yang telah hancur porak poranda.


Sungguh kejam yang melakukan ini, mahluk apa yang melakukan kekejaman ini Bahkan tak ada yang tersisa, baik paruh baya Maupun anak anak. Gumam ling bay


Kakak kedua aku pergi kedalam dulu untuk memeriksa apakah ada yang tersisa atau berhasil selamat. Bai hu ayo! Ucap Ling bai dan berlalu pergi


Setelah beberapa saat berkeliling mereka tidak menemukan apapun bahkan harta benda dan wanita tidak terlihat mayat nya.


Tetapi ling bai hanya Membuat kesimpulan beberapa wanita telah melarikan diri.


Kembali mereka melalukan perjalanan meninggalkan desa yang terbakar itu, mayat yang tersisa dibakar Ling feng agar tidak tergeletak begitu saja.

__ADS_1


Mereka pergi mengikuti jejak dari aura yang tertinggal akibat menghancurkan desa.


Setelah jauh perjalanan Dengan terbang di udara mereka melihat kembali sebuah desa yang dihancurkan sama seperti desa sebelum nya.


Sadis nya mereka ini, apakah yang melakukan ini ingin membuat kehancuran dimana mana? Ucap Ling feng


Sepertinya kita harus cepat mendahului mereka menghancurkan desa selanjut nya.


Kakak ke dua bagaimana cara tercepat mengikuti mereka. Ling bai kembali bertanya.


Ayo bergerak saja dengan cepat serahkan pada kedua burung ini. Dan bantu dengan mengalirkan energi angin kepada mereka.


Dengan cepat mereka melesat terbang di udara. Agar dapat mengikuti para penghancur itu.


Beberapa saat melakukan perjalanan mereka melihat sebuah desa kembali dihancurkan, tetapi ini seperti baru saja dihancurkan dilihat dari kobaran api yang masih berkobar besar.


Kakak Kedua seperti nya sebentar lagi kita akan menyusul mereka jika semakin cepat perjalanan ink sudah desa ke tiga.


Sudah tak perlu memeriksa lagi adik ke 4 kita kejar mereka saja. Ucap Ling feng


Beberapa saat kembali berlalu dengan terbang. Mereka melihat banyak sekali para pendekar yang mengendarai binatang buas tingkat 3 dan kuda siluman tingkat 2 yang menarik kereta kuda pada kereta kuda tersebut ada sekumpulan para wanita sebagai tahanan yang dikurung pada jeruji besi.


Kakak ke 2 ayo kita hancurkan saja mereka. Jangan sampai menghancurkan desa selanjut nya. Ucap Long bai


Bukan kah sudah ku bilang jangan gegabah adik ke 4. Kita perhatikan dulu apa yang dilakukan selanjut nya. Ucap Ling feng menjawab.


Ayo terbang lebih tinggi jin wu, yin yi.


Kita perhatikan dahulu kekuatan mereka selanjut nya ikuti mereka saja. Ling feng berkata kembali


Seperti nya mereka menuju lembah pegunungan itu. Ada 30 orang pembentukan Qi, dan 15 orang pembentukan inti. Ling bai memperhatikan dan menunjuk salah satu gunung di kejauhan.


Apakah di sana adalah markas mereka karena di sana tidak ada pemukiman desa. Ling feng berucap.


Lalu bagaimana kaka ke 2 apakah kita dapat menghancurkan mereka. Seperti nya butuh perjuangan ekstra, eh bukan nya itu seperti kelompok yang mengejar ku Waktu menyelamatkan bai huo. Ucap Ling bai kembali


Sepertinya begitu tetapi di sana pasti ada pemimpin mereka. Kita tidak tahu apakah ada pendekar lebih kuat di markas mereka. Ucap ling feng.


Mereka tetap terbang tinggi memperhatikan arah yang dilalui perkumpulan itu. Saat tiba didepan Sebuah gua mereka terhenti dan ternyata Gua itu lah markas para pendekar berpakaian hitam tersebut.


Adik ke 4 jangan biarkan Mereka memasuki gua, kau serang mereka dari udara, Tetapi jangan menyerang kereta kuda itu, saat kau menyerang aku akan menuju kereta kuda dan membebaskan para tahanan.


Saat bantuan dari dalam gua tiba baru aku kan bergabung dan menyerang di udara. Kau pergilah lebih dulu dengan yin yi.


Lanjut Ling feng menjelaskan kembali.

__ADS_1


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_


__ADS_2