
Kembali ke gerbang kota, pertempuran jarak jauh pun terjadi dengan mengerahkan energi dari para prajurit dan juga para saudara ini.
Kelompok serigala hitam semakin mendekat ke benteng kota, dan para prajurit telah melemparkan serangan energi nya.
"Seranggggg"
Teriak Ling zia long Kepada para prajurit yang tetap berdiri melayang di atas pedang besar nya. Sebagian dari prajurit menyerang dengan energi atribut masing masing, sebagian lagi prajurit di atas benteng kota tetap melakukan pertahanan dari serangan sebagian kelompok serigala hitam, di barisan belakang kelompok serigala hitam Ling yu dan Ling feng tetap melakukan serangan bertubi tubi bersama Jin mu dan Yin yi.
"Kakak pertama"
teriak ling bai tiba di atas benteng kota menghampiri Ling xuan.
"Kakak pertama saudara ke 5 mengapa tidak memberi tahu ku pada keadaan seperti ini."
Semua prajurit di benteng kota menggeleng kepala merasa ada yang aneh dengan saudara satu ini. Jika orang lain, yang tidak diajak dalam peperangan akan merasa senang dan Tetap bersembunyi saja, tetapi satu orang ini malah datang ke medan pertarungan.
Jika mereka prajurit kota memang sudah kewajiban mereka untuk mempertahan kan kota ini terutama Para pasukan yang telah di rekrut secara langsung oleh pihak kerajaan. Sedangkan pihak lain itu sekedar bantuan saja bagi kota ini.
Ling zia long yang kini melihat kelompok serigala hitam berhamburan dan dalam keadaan panik, karena menerima serangan dari 2 arah dan juga kini kelompok serigala hitam hanya tersisa 3 ratusan orang saja, dan yang bertahan pun terisa kultivator ranah Pembentukan inti dan juga Penyempurnaan. Kembali Ling zia long mengeluarkan arahan.
" bagi prajurit yang kelelahan dan energi nya telah habis segera pulihkan diri kalian masing masing, dan untuk yang bertahan, tetap pertahan kan benteng kota."seru Ling zia long.
Tetapi saat melihat ke arah saudara ke 4 dan ke 5 nya ling zia long tersenyum dan berkata pelan tetapi dapat terdengar oleh semua orang.
"Seperti nya kultivasi kalian setara, pada ranah penyempurnaan *1,"
"Saudara ke 4 saudara ke 5, Apakah sudah siap bermain?"
Ling zia long pun mengeluarkan bai hu dan juga mu hua, sebagai tunggangan mereka.
kini Bai hu memiliki ukuran lebih besar dari Kuda pada umumnya itu terlihat sangat kuat dan gagah, karena bai hu kini telah menerobos ranah tingkat 3 awal. Dan untuk mu hua kini telah menyerupai kuda sesungguh nya bahkan lebih besar dan juga memiliki tanduk di dahi nya dan warna yang beragam di bulu kepala dan juga ekor nya. Tampak terlihat gagah dan elegan, Kini mu hua telah menerobos ranah tingkat 4 awal.
Ling bai mengeluarkan kedua belati nya dan naik ke punggung bai hu, sedangkan Ling xuan memegang kapak ditangan kanan dan juga Tempurung kura kura di lengan kiri nya.
Melhat saudara nya telah siap, Ling zia long kembali berteriak.
"Seraaaaangg".........
"Bomm... Bommmm.... Bommmmm"
"Aaahhhhh .... ahhhhhhhh"
Suara kesakitan dan juga serangan serangan yang diakibatkan dari para saudara ini di tengah pertarungan.
__ADS_1
Ke 5 para saudara ini bergerak secara apik dengan kombinasi serangan yang baik. Ling zia long berada di tengah - tengah pertarungan, dengan menggunakan pedang besar nya dan juga 10 Pedang melayang di udara yang mengikuti pikiran Ling zia long terkadang menggunakan atribut api dan angin. Sisi kanan ling bai bersama bai hu mengkombinasikan gerakan cepat mereka dengan belati yang dipegang serta atribut angin yang membuat beberapa pisau angin menyayat tubuh kelompok serigala hitam, dari sisi kiri ada Ling xuan yang bertarung bersama mu hua mengkombinasikan pertahanan nya dan juga serangan energi atribut api nya.
Untuk ling yu dan Ling feng tetap di udara yang menyerang dengan busur panah mereka sambil melindungi para saudara nya di bawah.
Pergerakan ke 5 saudara ini memporak porandakan pertahanan dari kelompok serigala hitam.
Pergerakan ke 5 saudara ini memukau para prajurit yang berada di benteng kota, bahkan prajurit yang terluka dan yang sedang beristirahat Kembali ke atas tembok kota untuk menyaksikan pertempuran. Mereka semua terkejut karena 5 orang saudara ini bertarung melawan ratusan orang.
"Bagaimana mungkin ke 5 orang ini dapat mengalahkan ratusan orang. Gumam pangeran dan beberapa prajurit yang menonton
Memang Pangeran di benteng kota mengambil alih atas prajurit sebelum nya. Dia hanya melakukan serangan jarak jauh saja, tetapi kali ini pangeran dan pasukan kota tidak ada yang membantu, mereka hanya memperhatikan para saudara ini bertarung.
"Ini hanya 5 orang saja memporak porandakan pasukan musuh, bagaiman jika mereka mengirim satu klan? Mungkin satu kerajaan atau kekaisaran dapat dikuasai nya". Ucap pangeran yang tak henti henti nya takjub melihat pertempuran para saudara ini.
Pangeran dan prajurit ini tidak tahu saja jika mereka berlatih sangat keras dan juga berbagai pertarungan telah dilalui, dari mulai bertarung melawan hewan buas bahkan bertarung mengalahkan bandit. Mental pertarungan mereka semakin terlatih dengan ada nya pertarungan.
Pangeran yang teringat akan situasi kota memerintahkan Pasukan nya untuk membantu pasukan melawan pihak klan yang membantu pemberontakan.
Raja dan ketua akademi bergegas menghampiri gerbang kota karena khawatir akan ucapan dari pria sepuh yang ditemui nya saat pertarungan di istana.
Begitu Raja tiba di gerbang kota raja pun terkejut melihat situasi nya, karena raja melihat 5 anak yang bertarung melawan kelompok serigala hitam yang jumlah nya ratusan, tetapi tak disangka bahwa ke 5 anak ini lebih unggul dalam pertarungan, kombinasi serangan yang dilihat nya begitu apik, antara serangan dalam pertempuran atau pun serangan dari udara.
"Mengapa kalian hanya berdiam diri saja tanpa membantu nya? Ucap raja pada Semua prajurit yang hanya menonton dari benteng kota.
Mendengar ucapan raja yang menyadarkan para prajurit. Semua prajurit pun berdatangan dan berlutut dihadapan raja.
"Hormat yang mulia raja"
"Hormat yang mulia raja"
"Hormat yang mulia ayah raja, mereka mengatakan jika mereka yang akan menyelesaikan sisa pertarungan, karena sebelum nya para prajurit telah terluka dan juga kelelahan." ucap pangeran yang memberitahukan keadaan sebelum nya
Raja pun akhirnya mengerti tapi tetap saja merasa khawatir akan ucapan dari pria sepuh sebelum nya.
"Mari kita berikan bantuan pada mereka".
Teriak raja yang disoraki seluruh prajurit,
" ayooo"
"Serangggg"
"Hancurkan serigala hitam"
__ADS_1
Para prajurit pun kini bersemangat kembali karena raja yang selama ini mereka anggap sakit, kini ada di hadapan mereka.
Saat mereka akan melewati gerbang, terdengar suara kembali.
"Tunggu"
Suara pria sepuh Terdengar kembali menghentikan pergerakan raja bersama prajurit nya.
"Biarkan dulu untuk saat ini mereka masih terlihat mampu menghadapi para semut itu".
Ucap pria sepuh yang sebelum nya di temui raja di istana.
Pria sepuh itu adalah sesepuh yang dijadikan pelindung penginapan Long oleh Ling zia long.
" Tapi tuan bukan kah mereka adalah tuan muda di klan anda?" ucap pangeran yang menengadah ke langit karena sesepuh itu berbicara dengan melayang di udara di atas benteng.
"Biarkan saja, anggap sebagai pelatihan untuk mereka." ucap sesepuh itu.
Semua prajurit pun terkejut dan hanya mengumpat dalam hati, "apa ini yang dikatakan pelatihan?, 5 orang melawan ratusan anggota kelompok serigala hitam. Benar benar para jenius sesungguh nya".
Pangeran pun kembali memperhatikan pertarungan dari benteng kota.
Dari semua orang yang sibuk memperhatikan pertarungan ada dua orang yang melesat ke arah pertarungan.
Mereka adalah Li Chen dan Juga a ling, mereka mengincar anggota kelompok serigala hitam yang mencoba melarikan diri, dan juga membantu mengumpulkan mayat mayat dari kelompok serigala hitam yang jauh dari medan pertempuran. Tidak lupa juga mereka mengumpulkan pedang dan benda lain nya bahkan kantung penyimpanan pun telah dirampas nya. Seperti biasa nya mereka memisahkan senjata dan barang lain nya dalam beberapa kantung penyimpanan.
Li Chen dan A ling sengaja melakukan itu karena mereka tahu setelah pertempuran selesai pasti mereka akan di perintahkan untuk mengumpulkan mayat dan juga barang barang mereka.
Melihat ke medan pertempuran kini terlihat hanya puluhan orang saja yang tersisa dari pihak kelompok serigala hitam.
Kini ke 5 anak ini tengah berkumpul menghentikan serangan, untuk mengakhiri pertempuran Ling zia long menggunakan gerakan ke 3 dari jurus Pedang semesta,
*" hujan pedang" ucap king zia long
Ratusan Pedang yang masih tergeletak di tanah dan juga yang berada di lengan para mayat baik dari pasukan kerajaan maupun pihak kelompok serigala hitam melayang di langit dan menghujani sisa anggota kelompok serigala hitam.
Dengan jurus terakhir itu maka pertarungan kini telah usai dan semua pedang yang berserakan di tarik kembali oleh Ling zia long dengan energi nya, masuk kedalam cincin penyimpanan ling zia long.
"Yeeeyyyyh kita menang"
"Kita menang"
"Horeeee kita menang"
__ADS_1
Teriakan para prajurit dan pangeran bersorak menyambut kemenangan pihak kerajaan Luo.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-