
Setelah meninggalkan kota awan Ling zia long berlalu dengan santai karena tidak ada yang dapat dilakukan dan terburu buru, dia duduk di atas punggung mu hua bahkan kerap kali tertidur menikmati perjalanan nya.
"Tuan muda apa kita akan langsung ke kota kekaisaran?" Kita melewati hutan saja supaya lebih cepat". Tanya mu hua (keledai putih) itu.
"Tak perlu buru buru mu hua kita akan menikmati perjalanan ini. Lagi pula tidak ada yang harus dilakukan juga disana kita hanya melewati nya saja, lagi pula tujuan kita pergi ke hutan siluman dan kematian saja.
Ling zia long dan mu hua menelusuri jalan melalui hutan tidak perduli sudah berapa desa dan kota sudah dilalui nya karena lewat hutan itu lah jalan tercepat, Walaupun bagi sebagian orang bahwa di hutan terdapat banyak bahaya.
Tetapi bagi Ling zia long dan Mu hua itu hanya sebatas pelatihan fisik saja. Tidak merepotkan karena di hutan sekitar kota yang dilewati hanya binatang buas tingkat 2 dan 3 saja.
Saat mereka terus melangkah Ling zia long merasakan ada nya kehidupan yang banyak. Tetapi ling zia long terheran karena lokasi kehidupan itu ada di kedalaman hutan.
Dengan rasa penasaran nya Ling zia long menelusuri jejak jalanan yang telah terbuka karena telah dilalui.
Semakin kedalam semakin terasa bahwa aura kehidupan itu seperti sebuah perkumpulan kelompok para pendekar.
Saat hendak memasuki lebih kedalam ada 2 orang dengan ranah pembentukan inti dan 5 orang pembentukan Qi, yang tiba tiba menghadang. Mereka yang adalah orang yang melakukan patroli jaga bagi kelompok.
"Siapa kau mengapa ada di hutan ini." Suara seseorang dari kelompok yang menghadang Ling zia long dengan ranah pembentukan ini. Yang bertindak sebagai pemimpin kelompok itu.
"Apakah salah jika melewati hutan apakah ada larangan nya? Lagi pula apa hutan ini menjadi milik kalian? Sejak kapan hujan dapat dimiliki?"
Jawab Ling zia long yang bertanya kembali.
"Kau _ kau bukan nya yang telah membunuh rekan ku di jalan menuju kota awan? tanya seseorang dari kelompok yang telah memperhatikan Ling zia long Dengan keledai putih nya. Karena saat merampok disekitar kota awan dia telah terbebas dari Ling zia long
"Jadi kalian kelompok para perampok dan bandit. hahahaha aku tidak menyangka akan bertemu kembali". Ucap kembali Ling zia long.
"Jangan bertindak terlalu jauh kau bocah, ini adalah wilayah kelompok taring hitam. Kau sudah membunuh rekan kami. Dan berani menginjakkan kaki di markas kami?"
Bunuh dia Teriak pemimpin kelompok.
"Mu hua mundur dulu". Ucap ling zia long yang melompat dari punggung mu hua.
Trang trang trang suara pedang berbenturan dari pertahanan fisik Ling zia long saja.
* tehnik langkah bayangan.
Sret Srak sret
Aaahhhhh akhhhhh
Teriakan suara para kelompok itu yang seketika tak bernyawa menerima serangan dari Ling zia long karena ranah kultivasi yang berbeda jauh.
"Sepertinya aura kehidupan yang aku rasakan tidak hanya mereka. Apakah didepan sana ada markas mereka ya". Gumam Ling zia long dalam pikirannya.
"Sebaiknya aku memeriksa nya saja," Kembali Ling zia long melesat ke bagian dalam hutan dan ternyata benar pemikiran nya di kedalaman hutan tepat di tepian air terjun ada sebuah tempat tinggal atau dapat dilihat Seperti sebuah desa. Dengan Banyak nya para perampok dan bandit beraktifitas di sana. Ling zia long melepaskan energi nya untuk memeriksa keadaan. Dan dia mengetahui bahwa dalam kelompok itu yang tertinggi hanya ranah penyempurnaan *2 saja masih dibawah kultivasi nya.
Dan juga ada banyak wanita dan anak anak yang dikurung didalam Sebuah rumah yang dijaga ketat, dengan keadaan yang memprihatinkan.
"Apa aku harus hancurkan saja kelompok ini, bukan kah itu akan membuat kedamaian bagi negeri ini. Ah aku ini bukan pahlawan tetapi aku coba membebaskan mereka saja lah". Tidak tega melihat anak anak dan wanita dalam keadaan seperti itu".
Gumam Ling zia long sambil terus mengedarkan energi nya memeriksa keadaan di dalam markas tersebut.
Ling zia long dengan langkah bayangan nya bergerak berhati hati agar tidak menimbulkan suara. Karena tujuan nya kali ini hanya untuk membebaskan tahanan saja. Tidak ingin membuat kekacauan di markas tersebut. Bahkan dengan langkah bayangan itu pun dia dapat melumpuhkan beberapa orang dari kelompok taring hitam yang berjaga tanpa menimbulkan suara.
Telah lebih dari 10 orang dilumpuhkan Begitu saja, karena ranah mereka hanya Pembentukan Qi. Ling zia long menelusuri kawasan itu dengan sangat hati hati, hingga tibalah dalam sebuah rumah
Ahhh tolong,
Tuan jangan sakiti kami tuan
Ahhh Tolong sakittt, Prang Pyar udara barang yang terpecah karena dilempar.
Suara suara mengenaskan dari dalam rumah itu yang didalam nya telah banyak wanita yang menangis dan kesakitan karena siksaan dari kelompok taring hitam.
Bukan kah sudah ku katakan kalian harus melayani kami, Sekarang kalian hanyalah budak nafsu kami. Ucap suara pria yang terdengar dar dalan rumah itu.
Tuan bukankah sudah sering diantara kami akan dibawa oleh kalian, bahkan mereka tak pernah kembali. Jadi jangan sakiti kami tuan.
Ucap suara wanita yang tadi Terdengar minta tolong.
Mendengar suara pilu dari dalam ruangan Ling zia long semakin geram dan marah.
Bruk. brak.
Sret sret
Ahhhhhhhhhh ahhh ahhhhhh suara suara kesakitan seseorang yang telah di serang ling zia lkng dengan langkah bayangan nya.
__ADS_1
Bruk brak bruk
Ada penyusup ada penyusup
Cepat panggil ketua ada penyusup,
"Siapa kau bocah kenapa memasuki markas kami dan membunuh para bawahan ku". Apa kau tidak tau tempat untuk bermain. Ini adalah markas kelompok taring hitam kami." Ucap suara seorang pria berbadan kekar memiliki ranah pembentukan inti *8 yang tadi menyiksa seorang wanita.
Saat ini hanya dialah yang tersisa dan menahan Ling zia long, karena yang lain telah berhamburan keluar menemui ketua dan juga telah tewas di serang Ling zia long. Dia mencoba menahan mengulur waktu agar yang lain dan ketua membantu nya.
Apakah perlu alasan untuk menghancurkan kalian? hanya karena memiliki kekuatan saja kalian sudah banyak meresahkan. Jawab Ling Zia long
Ucapan Ling zia long membuat orang itu lebih marah dan menyerang Ling zia long.
Ku bunuh kau bocah tidak tau diri. Ucap wu zi (nama dari pria kekar kelompok taring hitam)
Kali ini Ling zia long tidak menerima serangan bahkan seperti melarikan diri memalui jendela rumah itu.
Jika bertarung di sana dengan kekuatan orang itu akan berbahaya bagi yang lain, aku harus menjauh saja. Gumam Ling zia long.
Jangan kabur bocah ridak tahu diri. Aku bunuh kau. Teriak wu ji
Kejar kejaran pun terjadi dan perkelahian berlanjut hingga tempat luas yang ada di depan rumah ketua kelompok. Disana telah Banyak para pendekar Taring hitam berkumpul.
Itu sengaja dilakukan Ling zia long karena agar semua orang di kelompok itu tidak terpecah berai, Yang akan merepotkan Ling zia long menelusuri wilayah itu.
"Bocah kurang ajar. Kenapa kamu membunuh bawahan ku dan membuat keributan disini."
"Dari mana keberanian mu itu, datang seorang diri, Tamatlah riwayat mu bocah". Umpat ketua kelompok yang bernama jing an. Jing an memiliki kultivasi ranah penyempurnaan *2. Dan juga ada 3 orang wakil ketua yang memiliki ranah penyempurnaan *1. Mereka meyakini Walaupun tidak dapat melihat tingkat kultivasi Bocah dihadapan nya itu, mereka merasa tidak terlalu jauh perbedaan nya, mereka berfikir dapat menekan bocah dihadapan mereka dengan jumlah.
Saat ini Ling zia long telah terkepung 30 orang ranah pembentukan Qi dan 10 orang Pembuntukan inti, dan juga 4orang ranah penyempurnaan termasuk ketua kelompok
"Cepat bunuh dia. Balaskan dendam rekan kalian yang telah dibunuh nya". teriak ketua pemimpin.
*Teknik langkah bayangan
*Pukulan naga
Ling zia long bergerak lincah dan sangat cepat, seperti berpindah pindah tak terlihat hanya meninggal kan Bayangan saja jadi seperti menghadapi puluhan orang dimana mana.
Ketua sepertinya Bocah ini tidak biasa. Dari gerakan nya saja seperti telah terlatih, Dan bahkan masih terlihat remaja. Apakah ada pendekar kuat dari sekte atau akademi kerajaan yang melindungi nya? Tanya salah satu wakil ketua.
Tidak peduli apa yang akan terjadi bunuh bocah itu. Teriak ketua kembali murka
Ahhh aaahhhhh ketua tolong.
Ketua tolong.
"monster ini sangat cepat bahkan kami tak dapat menyentuh nya."
Ketua tolong
"monster ini tak mudah dihadapi."
teriakan kesakitan dari orang orang yang menghadapi LIng zia long.
Karena kesulitan dengan gerakan cepat nya hingga mereka tak dapat menggunakan energi dan juga senjata mereka. Bahkan ada beberapa dari mereka yang berhasil menggunakan energi, tetapi langsung saja dipatahkan oleh Ling zia long, karena bagaimana pun kekuatan Ling zia long tetap di atas mereka.
"Zhu besar tolong kam". Swiiiwiiiit
Ketua jing an bersiul kencang, dan dari dalam hutan terdengar suara Langkah Cepat dan juga teriakan dari binatang buas
Ngoook wok ngoook wok
Muncul lah babi besar seukuran tubuh banteng dengan 2 taring nya yang tajam. Babi itu adalah binatang buas tingkat 4 hanya saja belum memiliki kecerdasan sempurna.
"Mu hua Sialan dimana kau kenapa lama sekali. Keluar. Tahan babi itu, kita jadikan babi panggang, aku akan urus babi lainnya". Teriak Ling zia long yang sambil menu Bukan tangan nya ke arah ketua kelompok.
Mu hua tiba di sana dan menghadapi babi zhu besar itu, dan Ling zia long tetap menghadapi puluhan orang para bawahan kelompok taring hitam.
"Seperti nya keledai ini memiliki kesadaran sendiri ketua, padahal hanya tingkat 3 saja. Terlihat yang begitu mudah menghadapi zhu besar". Ucap wakil ketua memperhatikan keledai putih menghadapi zhu besar.
"Cepat serang gabungkan kekuatan kita. Serang bocah itu dengan kekuatan penuh. jika dibiarkan kelompok kita akan habis". Teriak ketua jing an
"Cih merepotkan.sepertinya mereka sudah tidak sabar. Baiklah aku akhiri saja permainan dengan para anjing anjing kelompok ini agar ketua babi nya dapat diurus"
Akhirnya Ling zia long mengeluarkan pedang besar nya dari cincin penyimpanan tetapi hanya Terlihat seperti dari kantong ruang saja. Lkng zia long mengeluarkan jurus pedang nya.
* teknik pedang naga api, tusukan api
__ADS_1
* teknik pedang api, tebasan api
Dengan gerakan nya yang cepat itu Tebasan dan tusukan beberapa bayangan pedang api melesat menghabisi para bawahan kelompok taring hitam.
Dan juga menyerang ketua kelompok dan wakil nya.
"Seranggggggg
teriak ketua jing an dan wakil nya. Mereka mengeluarkan energi dari jurus mereka dan pedang besar melesat ke arah Ling zia long.
Duaarrr duaaaaarr Boooooommmm
Kedua serangan itu beradu.
Duarrr Booommmm
Serangan serangan itu berbenturan beberapa kali dari jarak agak jauh. Karena mereka hanya menggunakan energi pada pedang nya untuk menyerang
Sepertinya Teknik pedang ku harus kuasah lebih dalam. Hanya dengan teknik gabungan mereka saja menghasilkan serangan yang kuat.
"Mmmmm baiklah kita akhiri semua nya. Gumam Ling zia long
Ling zia long melompat tinggi keatas dan mengeluarkan jurus kembali.
*Tebasan api
*Tusukan api
Setelah tebasan keluar kembali membuat gerakan tangan yang masih melayang di udara dengan langkah bayangan angin nya.
*Amukan naga
"Perkuat pertahanan gabungan!" teriak ketua jing an
Duarrrr Bommmmmm
Booommmmm
Ledakan besar dan wilayah sekitar telah hancur karena serangan jarak jauh Mereka.
Ling Zia long tidak berpuas diri dengan teknik nya dia tetap melesat dengan bayangan angin nya, mendekat kearah ketua dan wakilnya itu yang sudah terjebak di lubang tanah yang dalam, akibat Teknik amukan naga nya.
Sret Srak srettttt
Aaaaahhhhhhhhh
3 orang wakil ketua segera ditebas Ling zia long hingga terbelah menjadi dua.
Aahhhh teriak ketua jing an yang melihat wakil nya terkapar terbelah dua.
"Mengapa kau hancurkan kelompok kami Bocah, apakah tindakan bawahan ku telah menyinggung mu". Ucap kembali jing an
"Apakah itu kata terakhir mu sebelum mati?"
tanya Ling zia long yang tidak menjawab Ucapan ketua Jing an
" jika sudah maka pergi lah ke neraka.
Haaatttt srak Srak Srak
Ling zia long membelah tubuh ketua Jing An menjadi 3 bagian kepala, badan dan kaki yang terpisah.
Mu hua lama sekali mengalahkan babi panggang itu. Ucap Ling zia long yang melihat Mu hua masih saja bertarung dengan babi zhu besar..
Haaattt srak sraaaak
Mu hua kau lama sekali, kita bakar babi ini. Kau boleh mengambil intinya jika mau, ucap Ling zia long kembali. Yang berlalu Pergi ke tempat kediaman ketua kelompok untuk memeriksa nya.
"Didalam sini hanya ada beberapa herbal biasa saja, dan senjata, juga perhiasan saja, dimana penyimpanan mereka?"
"Ah aku hampir saja melupakan tidak memeriksa kantung ruang milik ketua kelompok itu dan lain nya. Ucap ling zia long yang menyadari hal tersebut.
Hanya dengan lambaian tangan saja semua barang itu menghilang beralih kepemilikan.
Ling zia Long kembali memeriksa ruangan ruanngan lain dan mengambil semua barang yang dapat digunakan.
Hingga pada ruangan yang bagian terdalam. Dan lebih terasingkan.
seperti nya ini kuda kuda mereka. Ucap Ling zia long
__ADS_1
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-