
Ketiga Sesepuh xin terkejut saat para saudara ini. memperkenalkan diri masing masing yang ternyata mereka adalah keturunan langsung dari nyonya xin yang mereka cari selama ini.
"Hahahaha"
"hahahah akhirnya kita akan kembali bertemu dengan Nyonya. Ketiga sesepuh xin tertawa bahagia. Dan tak terasa tetesan air mata mengalir akan rasa kerinduan terhadap keluarga.
Xin Zhou yang Pertama menyadari keadaan saat ini. "Ah maaf tuan dan nona muda kami tidak dapat memberikan tempat yang layak bagi tuan dan nona muda. Karena selama ini kami hanya berpindah pindah tempat saja untuk mencari keberadaan nyonya Xin.
Ling zia long dan saudara nya pun tidak mempermasalahkan nya bahkan ke 5 saudara ini meminta A ling dan li chen mencari hewan buruan. Dan Ling xuan menyiapkan tenda bagi mereka dan sesepuh xin.
Ling yu akan menyiapkan makanan untuk para saudara nya.
Malam hari mereka lewati dengan menikmati suasana haru dari ketiga sesepuh itu. Dengan membakar hasil buruan dan juga makanan yang di buat Ling yu.
Ketiga sesepuh menceritakan pengalaman selama ini mereka mencari keberadaan nenek buyut xin, dari mulai mencari di benua tengah, barat, hingga ke selatan. Dan hingga kini mereka berada di benua timur ini, sebenarnya kelompok pencarian ini ada 10 orang dari klan xin yang tersisa. hanya saja saat ini mereka masih berada di tempat yang sebelum nya mereka tempati di berbagai kota dan kerajaan. Tetapi mereka tidak menceritakan kenapa mereka terpisah dan ada kejadian apa sebelum nya yang menimpa nenek xin shiang, "biarkan nenek buyut Xin yang menceritakan nya", itu lah jawaban sesepuh jika ditanya para saudara ini.
Mereka bercengkarama dan menikmati malam bersama. Tidak lupa juga Ling bai dan Ling feng mengeluarkan arak karena sebelum nya di kota Luo mereka mengambil arak dari kerajaan dan juga dan membeli di beberapa kedai sebelum perjalanan.
Ke dua Sesepuh yang bahagia ini menerima arak itu dan meminum nya, hanya sesepuh xin zhou yang tidak minum arak karena memang tidak menyukai nya dan juga tubuh nya sedang tidak dalam keadaan baik jadi tidak dapat menerima arak apapun.
Para sesepuh pun memasuki tenda masing masing. Dan menikmati istirahat mereka dengan nyaman di tenda. Selama ini para sesepuh xin hanya beristirahat dan berkultivasi saja di dalam gua, tidak begitu memperhatikan dunia luar selama ini. Dan memerintahkan para anggota nya untuk mencari keberadaan dari nyonya xin. Yang tidak sesepuh perhatikan selama ini adalah kenapa tidak mencari orang orang yang berhubungan dengan nyonya xin nya itu. Tapi beruntunglah mereka telah bertemu dengan keturunan dari nyonya xin.
Pagi hari pun tiba ling yu kembali menyiapkan makanan bahkan Kali ini dia menyiapkan banyak makanan dan binatang hasil buruan untuk penduduk yang bermukim di hutan Ini, karena ling yu tahu penduduk di hutan ini termasuk orang yang tidak berkecukupan.
Kembali para anggota bandit gunung pun berkumpul, sebenarnya nama ini disematkan oleh warga - warga yang menjadi korban dari perampokan Kelompok ini. Tetapi warga yang berlindung dan ingin tinggal di hutan mereka tidak mempermasalahkan nya karena kekaisaran pun tidak akan turut campur memasuki hutan perbatasan.
__ADS_1
Saat semua nya berkumpul Ling yu tidak melihat ada nya anak anak yang sebelum nya dilihat dan juga para warga sepuh yang tinggal di hutan. Akhirnya Ling yu pun memerintahkan A ling dan Li chen untuk memanggil para warga yang berada di hutan. Dan juga memerintah kan kedua bawahan nya itu untuk menemui anggota Paviliun baozang dan mempersilahkan mereka melanjutkan perjalanan ke ibu kota kekaisaran. Karena para saudara ini akan kembali Berlatih di hutan.
Saat semua warga berkumpul baru lah Ling yu melihat adanya anak anak dan pria paruh baya yang keadaan nya menghawatirkan bahkan ada wanita sepuh yang juga membawa anak kecil. para warga ini adalah gelandangan dari kota kekaisaran yang diusir di ibukota karena tidak memiliki tempat tinggal dan memilih bermukim di hutan pinggiran ibu kota kekaisaran.
"Baiklah karena semua penduduk di hutan ini sudah berkumpul maka kita lanjutkan kan saja acara nya. Ucap sesepuh xin wang
"Sebelum nya kami perkenalkan tuan dan nona muda kami, karena mereka akan memasuki ibu kota kekaisaran jadi kami para sesepuh ini akan meninggalkan hutan ini dan melanjutkan kembali tugas untuk melindungi tuan dan nona muda Hingga kembali ke klan. Setelah meninggalkan hutan ini kami harap kalian dapat membangun kembali kehidupan kalian masing masing. Dan tak perlu lagi menjadi anggota kami atau tinggal di hutan ini. Kalian bebas untuk memilih jalan hidup kalian masing masing. Ucap sesepuh xin wang
Zu lei yang maju pertama ke hadapan sesepuh xin wang. "Hormat ketua, meski sebelum nya aku telah melakukan kesalahan jadi Mohon berikan pengampunan terhadap kami dan ijinkan kami tetap mengikuti ketua. Biarkan lah hidup dan mati ku hanya untuk ketua, jika ketua kembali ke klan dan menjadi pengawal tuan muda di klan maka jadi kan aku sebagai pelayan dari tuan dan nona muda saja ketua, karena dengan kehilangan kultivasi ku ini, tidak lama lagi hidup ku akan berakhir. Di akhir hidup ku ini ijinkan aku berbuat kebaikan terhadap tuan dan nona muda sebagai penebus kesalahan ku ini". Ucap zu lei
Para anggota Kelompok lain nya pun kembali menyerukan suara nya untuk mendukung sesepuh xin dan juga para saudara ini.
Hanya ada ji wou dan ji lu saja yang memisahkan diri, sebenarnya mereka masih marah atas sikap ketua yang memberi hukuman dengan menghancurkan kultivasi ji wou. Tapi mereka hanya diam saja dan mereka sadar mengapa ketua nya ini bersikap demikian karena yang mereka singgung adalah tuan muda dari ketua nya ini. Ji wou dan ji lu hanya berkumpul dengan para gelandangan dan anak anak terlantar saja.
Ling zia long melihat dari kelompok ini ternyata ada 40 orang pendekar yang memiliki ranah kultivasi pembentukan inti, dan 20 orang ranah penyempurnaan dan juga 10 pendekar ranah bumi awal Sebelum nya jika ji lou dan zu lei tidak di hancurkan kultivasi nya kelompok ini memiliki 12 ranah bumi awal. Sebenar nya dengan kekuatan ini mudah bagi mereka menaklukan kerajaan atau kota kecil lain nya tetapi sesepuh xin hanya fokus pada pencarian nya saja.
Kecanggungan terlihat dari para penduduk karena mereka tidak begitu mengerti akan jalan nya para pendekar, mereka hanya tinggal di hutan ini karena merasa aman dari perlakuan prajurit dan juga tidak memiliki tempat tinggal lain. Di hutan ini juga mereka aman dari binatang buas karena ada markas perkumpulan kelompok ini.
Melihat kecanggungan dari para penduduk akhirnya Ling yu bersuara.
"Baiklah semua nya yang ada disini entah kalian dari satu kelompok ataupun tidak selama kalian tinggal di hutan ini maka kalian adalah satu keluarga. Jadi saat ini mari kita nikmati makanan dan daging bakar yang telah kami siapkan. Silahkan semua nya mengambil makanan, dimulai dari anak anak terlebih dahulu".
Mendengar ucapan ling yu mengenai makanan para anak anak terlantar ini berlarian menuju tempat makanan yang tersedia. Begitu juga para paruh baya baik pria maupun wanita. Mereka mengambil makanan dengan beralas kan dedaunan yang mereka petik.
Untuk para anggota kelompok hanya menikmati perkumpulan saja dan mengambil sedikit makanan. Penduduk di hutan ini pun menikmati makanan dengan riang dan juga penuh suka cita.
__ADS_1
Setelah selesai menikmati makanan nya ling zia long mengambil alih acara perjamuan ini. "Baiklah sekarang saat nya menentukan pilihan kalian bagi yang ingin pergi dari hutan ini, kami tidak akan menahan kalian menentukan jalan hidup kalian masing masing. Dan jika kalian ingin mengikuti kami dan sesepuh xin maka tetap tinggal di hutan ini.
Para penduduk pun berbisik bisik mengenai tindakan mereka selanjutnya. Hingga salah satu wanita paruh baya mengeluarkan suara nya. " tuan muda kami hanya manusia biasa dan Apakah tuan dan nona muda membutuhkan tenaga kami yang sudah tua ini. kami juga tidak memiliki tujuan dan tempat tinggal maka nya kami hanya tinggal di hutan ini saja."
"Itu tidak masalah bagi kami, setidak nya kalian bisa membantu ku bertani dan juga mengurus tempat tinggal kami". "Lalu ada lagi yang lain nya? Tanya ling zia long
"Apakah pak tua yang lemah ini masih diperbolehkan tinggal di hutan ini tuan muda" salah satu pria sepuh gelandangan pun mengeluarkan suaranya.
"Jika Kakek menginginkan kan nya silahkan saja tetapi kami tetap akan melanjutkan perjalanan kek." tapi seperti nya hutan ini bisa di jadikan tempat berkebun, kini ling yu yang bersuara.
Terima kasih banyak tuan dan nona muda ucap para paruh baya tersebut.
"Baiklah kalian bisa kembali ke tempat kalian masing masing". Ucap Ling zia long
Setelah para penduduk biasa itu pergi, beserta anak anak. Kini hanya ada para pendekar saja yang tersisa. Tetapi dua saudara Ji lu dan Ji wou tetap memisahkan diri.
"Untuk kalian semua silahkan tentukan pilihan kalian kami tidak akan memaksa bagi kalian yang memiliki tujuan masing masing". Karena kami akan melanjutkan perjalanan menuju ibukota kekaisaran dan juga kembali ke klan. kembali ling zia long berkata.
Semua anggota itu bersuara, kecuali Ji lu dan Ji wou
"Kami"
"Bersumpah setia pada tuan dan nona muda".
" dibawah bimbingan dari ketua xin".
__ADS_1
Ucap mereka secara serempak.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_