5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
22. Keluar dari dunia Kecil


__ADS_3

4 tahun didunia luar telah berlalu.


Saat ini Ling zia long tengah berada di gua Tulang naga berbicara dengan naga leluhur untuk membantu nya keluar dari dunia ini.


Leluhur naga sepertinya sudah waktu nya untukku mencari jalan kembali kepulau.


Bagaimana caranya aku kembali berlatih didunia. ling zia long memulai pembicaraan.


Naga leluhur menjawab dengan sedih


Kau sudah menjadi pemilik dunia ini mungkin saat ini kau dapat memasuki dunia ini dengan jiwamu dan dapat berlatih didunia, Kemungkinan saat kau mencapai ranah langit kau dapat memasuki dunia ini dengan tubuh fisik mu seperti saat ini.


Dan Ini juga terakhir kali nya kita bertemu karena tidak akan lama lagi waktu untuk ku meninggalkan dunia ini. Tetap sembunyikan lah dunia ini dari orang lain untuk menghindari keserakahan para kultivator lain nya mengingat didunia ini banyak sekali herbal langka sumber daya lain nya.


Bawalah kebutuhan mu dari dalam gua harta untuk perbekalan secukupnya saja. Dan gunakan cincin penyimpan yang terdapat dj gua harta.


Aku sudah membawa nya leluhur ini hanya beberapa koin emas dan senjata saja. Sambil menunjukan jari manis yang mengenakan cincin.


Ingat segeralah mencapai ranah langit agar dapat memasukan dan mengeluarkan kebutuhan mu didalam dunia ini.


Saat nya kita keluar


Wussshhhh


Ling zia long membuka mata dan dia telah tiba didalam gua sebelum dia memasuki dunia kecil.


Terdengar suara dalam pikiran nya


Nak ingat lah untuk menjaga telur ku dan salurkan lah energi mu pada telur itu, kantung ini disebut kantong binatang ini sama seperti cincin penyimpanan hanya saja itu dapat memasukan makhluk hidup kedalam nya, tiba tiba benda terjatuh dihadapan Ling zia long itu adalah kantung kain penyimpanan dari naga leluhur


Saat membuka kantung itu Ling zia long menemukan ada sebuah telur disana, dan juga sebuah kristal bukat berwana hijau dan hitam.


Dalam pikiran nya Ling zia long berkata apakah ini dunia kecil itu.


Dengan bersujud dan dan berkata


"Terima kasih banyak Leluhur naga semoga kehidupan selanjutnya kita akan bertemu lagi.


Ling zia long melihat batu yang berisi air, melihat air itu masih ada sedikit sisa, dia mengeluarkan botol giok dan memasukan air kedalam nya. Ia berniat membawa air itu agar berguna bagi para saudara dan keluarga.


Saatnya berpetualang


Ling zia long berteriak dan melangkah keluar dari gua dengan membawa pedang besar berwarna hitam dipunggung nya. Pedang itulah yang selama ini menemani nya berlatih didunia kecil.


Dengan berlari melesat menggunakan langkah bayangan nya Ling zia long menelusuri hutan tidak lupa dia berburu binatang buas level 3 dan 4 Karena inti siluman nya itu dapat membantu kultivasi Ling zia long di kemudian hari.


Binatang level 3 setara dengan pembentukan inti


Binatang level 4 setara dengan ranah penyempurnaan.


Dan juga mengambil beberapa herbal langka seperti daun batu,dan rumput perak, walau hanya herbal tingkat menengah berbeda dengan yang ada didunia kecil, tetapi itu dapat di gunakan bagi para saudaranya nanti.


Karena keceepatan langkah bayangan nya dia dapat menelusuri hutan dengan cepat bahkan terkadang dia melompat tinggi untuk melihat arah tujuan nya.


Ling zia long berlari menelusuri hutan bagian timur karena melihat disana ada pedesaan di kaki bukit mungkin dia dapat bertanya arah kepada orang orang disana.


Semakin cepat dia melangkah menelusuri hutan dan tiba tiba


Booommmm


Duarr


Booommmm


(Suara ledakan)


Roaaarrrrrr grrroooooaaahhh


(Suara auman dari binatang buas)

__ADS_1


Bumi yang dipijak Ling zia long bergetar, dan terdengar suara tembakan tembakan energi, mungkin jika saat menjadi manusia biasa dia akan kabur terbirit birit jika mendengar pertarungan, berbeda dengan saat ini dia melompat tinggi ke langit untuk melihat posisi pertarungan. Dari jarak 2 km dia melihat ada nya pertarungan, Dengan cepat Ling zia long melompat lompat Dengan langkah bayangannya


Saat jarak pandang dapat melihat pertarungan, dia melihat seekor keledai bertaring dan memiliki tubuh gemuk seperti badak, memiliki warna merah kuning dan hijau pada atas kepala dan ekor nya. Terlihat seperti pelangi indah menempel pada keledai berwarna putih.


Keledai yang memiliki kekuatan Level 3 awal itu dikelilingi oleh 4 siluman kera bertanduk yang sama memiliki level 3 awal.


Pada level ini para siluman dan binatang buas belum dapat berbicara


Sebenarnya Ling zia long hanya ingin melihat dan memanfaatkan situasi untuk mendapatkan inti siluman dari pertarungan ini. Tetapi saat melirik ke arah Keledai putih di kejauhan. Ling zia long kaget, Dalam pikiran nya terdengar suara seorang wanita.


Bocah apakah kau hanya menonton dan bersembunyi saja disana.


Bantu aku mengalahkan kera kera ini.


Dengan cepat Ling zia long berlari mengeluarkan pedang nya dan menebas punggung salah satu siluman kera,


Grooohhhh grooohhhh


Siluman kera lain nya mengamuk mengeluarkan suara melihat salah satu kera terbaring tak bernyawa. Dan menyerang ke arah Ling zia long


Tusukan naga api,


Teriak Ling zia long mengeluarkan jurus ke dua tekni pedang naga api.


Keluar siluet 3 pedang api yang menyerang siluman kera.


Bruk bruk


2 kera kembali terjatuh tidak sadarkan diri karena terkena tusukan pedang api tepat pada jantung nya, dan hanya satu yang berhasil menghindar karena jarak yang cukup jauh dari Ling zia long. Melihat ke 3 kera rekan nya tak bernyawa kera yang saru melarikan diri karena tidak akan mampu mengalahkan manusia yang membunuh rekan nya hanya dalam sekejap.


Brak bruk brak bruk brak,


Keledai itu membalikan badan mencoba melarikan diri menabrak pepohonan. Ling zia long yang sadar akan hal itu kembali melesat mengejar Keledai yang menurutnya berwarna indah mencolok.


Mau kemana kamu keledai Licik?


Eeekkkkkk eeeekkkkk eeeeeekkkkk


Suara keledai terdengar menjawab perkataan Ling zia Long.


Dengan mengerutkan dahi Ling zia long berfikir bagaimana tadi dia berbicara dalam pikiran ku.


Setelah beberapa saat berfikir ia mencoba mengendalikan jiwa dan memasuki pikiran dari keledai, karena saat ini kekuatan jiwa nya semakin tinggi mengikuti tingkat Kultivasi nya, apalagi ia telah melatih kekuatan jiwa.


Apakah kamu benar tadi yang berbicara dengan ku?


Keledai itu akhirnya pasrah dan terduduk dengan kaki depan melipat didepan dada.


Akhirnya kau menyadari nya bocah, terdengar kembali suara dalam pikiran Ling zia long.


Tadi nya aku hanya ingin memanfaatkan mu untuk menghalangi para siluman kera itu. Agar aku dapat melarikan diri. Tapi Hanya dalam sekejap saja kamu dapat mengalahkan mereka.


Jangan bunuh aku bocah, aku tau kau kuat, tapi aku hanya ingin lepas dari mereka saja.


Jawab keledai itu dalam pikiran nya.


Lalu apa yang kamu lakukan untuk menebus kesalahan mu, karena sudah memanfaatkan ku. Memang nya aku tidak tau akal bulus mu. Ucap kembali Ling zia long dalam pikiran Keledai itu.


Ya sudah aku minta maaf Bocah, tapi apa yang harus aku lakukan? Ucap keledai.


Kamu harus menjadi tunggangan ku aku lihat kekuatan kamu lumayan untuk bepergian jarak jauh. dan menarik kereta kuda Hahahahaha


Tidak tidak


aku ini bukan kuda biasa mana mungkin aku menjadi tunggangan dan menarik kereta. Aku ini binatang suci tak akan tunduk pada manusia.


Tidak akan!


Jawaban dari keledai dalam pikiran

__ADS_1


Oh hohoho


Ternyata kamu ingin seperti para kera itu yang menemui ajal, baiklah karena kamu sudah mempermainkan maka aku akan akhiri permainan ini. Ancam Ling zia Long sambil mendekat kearah keledai


Aahhh jangan jangan jangan bunuh aku.


Baik lah aku akan mengikuti mu, tapi tidak menarik kereta seperti kuda biasa.


Dimana harga diri ku nanti cuih, jawab keledai sambil meludah


Hahahaha bagus ayo kita ambil inti siluman kera itu. Dan kembali ke tempat mu untuk bersiap


Wush ling zia long pergi mendahului keledai


Huuuh keledai menarik nafas pasrah, ini akan mempermalukan binatang suci seperti ku.


Prak prak prak keledai akhir nya menuju tempat Ling zia long dengan mata lebar melihat inti siluman kera yang diambil ling zia long.


Nanti saja serap inti ini sekarang kita pergi dlu, para mayat kera itu menghilang dihadapan keledai.


Ayo pergi ketempat mu keledai?ajak ling zia long


Ahhh tuan maaf aku tidak memiliki tempat didunia ini.keledai menjawab singkat


Hahahaha bagus bagus jadi kita bisa bepergian kemanapun.


Tenang saja jika kau mengikuti ku kau tidak akan kesusahan untuk mencari sumber daya.


Kita akan mencari nya bersama sama. Ayo jalan (ajak Ling zia long)


Kita akan kemana tuan kenapa tidak naik ke punggung ku bukan kah aku jadi tunggangan tuan. Ucap si keledai.


Hahaha lucu sekali kau jadi memanggilku tuan. Apa kamu takut aku memakan mu? Hahahaha


Tidak tuan, bukan kah saat ini aku menjadi budak tuan. Sebagai tunggangan jawab keledai


Tidak perlu berfikir seperti itu, kau bisa memanggilku tuan muda saja, karena aki masih muda. Lagi pula kau bukan lah budak ku kita akan bekerja sama sebagai partner apa kau mengerti?


Ayo jalan.


Aku hanya bosan saja berjalan sendirian dan tidak tau arah.


Memang nya tuan muda mau kemana? Tanya keledai itu.


Apa kamu tau arah ke hutan siluman dan hutan kematian? Berapa jauh dari sini? Tanya Long zia long


Ah itu sangat jauh tuan muda,


Hutan siluman ada di kerajaan Han, hutan Kematian ada di kerajaan Qin.


Memang hutan itu pembatas antar dua kerajaan jawab Keledai.


Saat ini kita ada di hutan berkabut kerajaan Luo.


Di benua timur ini memiliki 4 kerjaan dengan masing masing wilayah, dan pusat nya adalah kekaisaran.


Kekaisaran di benua timur adalah Kekaisaran Li


Kekaisaran Li terbagi 4 bagian kerajaan


Kerajaan Han di timur,


Kerajaan Qin di selatan


Kerajaan Luo di barat


Kerajaan bing di utara.


Masing masing kerajaan memiliki wilayah sendiri dan berbagai kota kekuasaan nya

__ADS_1


__ADS_2