5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
16. Lepas dari serigala masuk ke lubang harimau


__ADS_3

Susunan roh dan formasi yang dipelajari ling yu dipulau es adalah kitab kitab yang diberikan oleh nenek buyut yang dibawa dari pulau, walaupun ini dapat dikategorikan dalam kelas tinggi, tetapi dengan penyesuaian pengendalian jiwa, dan Kultivasi Ling yu yang semakin meningkat kualitas dari susunan ini akan semakin kuat.


Seperti pada saat ini Ling yu sedang mencoba melakukan gerakan tangan dan pengendalian jiwa nya. Membuat susunan formasi pertahanan!


Setelah melakukan gerakan munculah bola energi yang semakin membesar, menutupi seluruh tubuhnya dan area disekitar beberapa meter saja.


Nenek cobalah serang pertahanan ini.


Ucap Ling yu kepasa nenek buyut.


Nenek buyut pun mencoba mengalirkan energi pada tangan nya dan mencoba menyerang dengan energi itu.


Booommmmm


Terjadi ledakan pada arah serangan itu, tetapi susunan formasi tersebut hanya retak,


kretak kreekkkk, krak, wusshhh


Terdengar suara es yang menutupi keretakan itu dan beberapa saat kemudian susunan formasi itu kembali seperi sebelum nya.


Wahhh hebat juga kamu yu'er, dengan menggabungkan susunan formasi dan atribut es mu formasi ini sulit ditembus oleh tingkat Kultivasi bumi seperti serangan barusan itu.


Mungkin jika nenek menyerang menggunakan seluruh kekuatan apakah ini tetap bertahan? Ucap nenek buyut


Yahhh nenek jika seluruh kekuatan jangan kan formasi nya yang hancur mungkin aku juga akan terkena ledakan nya. Jawab Ling yu dengan muka sedih!


Hahahaha tidak apa apa nak seperti nya tidak akan ada yang dapat menembus formasi pertahanan mu pada generasi kalian.


Seperti nya formasi ini akan tetap bertahan pada serangan kultivator penyempurnaan.


Tetapi itu sangat wajar karena kamu pun masih tahap pemula.


Mungkin beberapa tahun kedepan kamu dapat menahan serangan dari para sepuh itu.


Sepertinya kamu harus menaikan kultivasi mu dulu agar pengendalian jiwa mu juga semakin baik.


Baiklah nek aku akan terus berlatih untum saat jni sesuai anjuran nenek aku tingkatkan dahulu Kultivasi ku. Jawab Ling yu.


-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


Berbeda dengan keadaan dipulau es saat ini seorang anak berusia 10 tahun yang sedang menjalankan latihan fisik berteriak kesakitan Karena pelatihan yang sangat keras. Mungkin jika dibayangkan ini seperti peniksaan.


Ahhhhhhh


Aaaaahhhhhhhhh


Aaaaahhhhhhhhhhhhh


Teriakan seorang anak yang sedang menjalani pelatihan fisik dengan cara tubuh nya dicambuk, rasanya seperti tubuh sedang tercabik cabik.


_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _


Seorang anak kecil 10tahun itu adalah Ling bai, saat dia tidak sadarkan diri dibawa terbang oleh sesepuh klan kala itu. Ternyata dia ditinggalkan di sebuah hutan yang penuh dengan hewan buas dan siluman.


Ling bai terbangun dari pingsan nya dan menyadari bahwa saat ini dia tidak mengetahui keberadaan nya dimana.


Dia duduk termenung dan hanya menemukan sebuah kantung kain kecil dengan isi beberapa helai pakaiannya dan juga terdapat tulisan yang menandakan sebuah surat dengan isi nya sangat singkat. " 5 tahun kedepan berlatih lah dengan giat akan ada banyak bahaya yang mendatangi mu, Jadi bersungguh sungguh lah dan tetap bertahan. Pada saat nya tiba datanglah ketitik penjemputan di perbatasan bagian luar hutan siluman dan hutan kematian yang menghadap ke laut Tanpa batas."

__ADS_1


Sial ternyata aku berada jauh dari pulau, Ini sama saja seperti mereka tidak menginginkan keberadaan ku dipulau. Lalu bagaimana dengan para saudara yang lain nya. Ling bai merutuki nasib sial nya saat ini.


Dia berjalan menelusuri hutan itu yang hanya terdengar suara suara hewan buas dan siluman.


Geeerrrrrrrr....


Gerrrr


Terdengar suara dari arah atas pohon temoat dia terduduk saat ini.


Tanpa sadar dia melihat keatas pohon dan alangkah terkejut nya bahwa didepan nya ini ada seekor serigala yang mengeluarkan lidah nya seperti sedang lapar uang melihat makanan.


Dengan panik Ling bai bangkit dan berlari tanpa arah menghindari kejaran serigala itu.


Tanpa memperdulikan kemana langkah dia berlari yang ada dipikiran nya hanya menghindar dari serigala itu, terkadang dia berbelok arah terkadang dia masuk ke celah pohon untum menghindari kejaran serigala itu dan kadang juga dia berlari dengan berjongkok mengambil beberapa batu yang dapat dilempar kepada serigala itu.


Auuuuuu awuuuu auuuu


Suara teriakan serigala yang semakin kencang.


Mendengar teriakan serigala itu, Ling bai terus berlari semakin kedalam hutan.


Sial serigala ini tidak ada rasa cape apa ya? Mengapa tidak menyerah saja.


Huh hah huh hah. sambil ter engah engah dia bergumam pelan.


Saat berlari di kedalaman hutan dia terkejut


karena area didepan nya tidak ada jalan untuk melangkah karena didepan adalah batas akhir dari tanah yang dipijak nya.


Dan kembali melihat kedepan ada jurang. Semakin maju dia tidak dapat melihat dasar dari jurang itu, karena tertutup kabut hutan yang tebal.


Apakah ini akhir dari hidupku, Ayah dan saudara semua maafkan aku yang pergi lebih dulu. Dia berteriak sekencang kencang nya. Menghilangkan rasa panik itu


Kembali berkata dalam pikiran nya,


Ah lebih baik aku mati di dalam jurang Dengan tubuh utuh dari pada dicabik cabik dan dijadikan makanan oleh serigala ini.


Aaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh


Ling bai melompat kedalam jurang dalam benak nya terlintas hari hari bahagia bersama keluarga dan para saudaranya saat berbuat onar. Dengan menutup mata dan meneteskan air mata dia tersenyum dan berkata "selamat tinggal semua nya.


Semakin lama terjatuh dan belum merasakan dasar jurang tersebut dia akhirnya tidak sadarkan diri akibat tekanan angin yang semakin kencang


Byyyyyuuurrrrrrrrrrrrr


Akhirnya Ling bai terjatuh ke dasar jurang yang ternyata adalah aliran sungai yang dalam dia terombang ambing terbawa arus air, semakin jauh dia terbawa arus tetapi masih belum sadarkan diri.


Hari hari berlalu dan akhir nya Ling bai membuka mata secara perlahan dan dia dapat melihat sisi kanan dan kiri nya dia melihat dinding batu yang telah dipenuhi pepohonan dan dedaunan yang sudah kering tetapi didalam runganan itu terasa hangat.


Grrrr grrrr grrrrr


Terdengar suara binatang buas tetapi terdengar seperti masih kecil. Dia melihat kekanan dan kekiri tapi tidak melihat apa apa hingga akhirnya dalam kegelapan itu ada sebuah bayangan dan semakin mendekat diiringi suara yang lebih besar


roaarrrr roaaarr ghhheerrrrrrr


Buluk kuduk Ling bai berdiri setelah mendengar suara itu yang semakin mendekat dan terlihat seekor haimau besar dan harimau kecil seperti induk keturunan nya.

__ADS_1


Harimau itu berwarna putih bersih bahkan bulu bulu nya terlihat halus


Dengan panik di mundur Dengan keadaan duduk nya hingga tak dapa bergerak lagi Karena batas dinding batu.


inilah namanya "lepas dari kandang serigala masuk ke lubang harimau". Rutukan Ling bai perlahan


Semakin dekat harimau itu semakin panik kondisi Ling bai. Tanpa sadar menutup mata dengan kedua tangan nya yang bergetar ketakutan.


Tetapi setelah beberapa saat dia menyadari tidak terjadi apa apa. Dan pada akhirnya membuka mata dan melihat bahwa 2 Harimau itu hanya berdiri dihadapan nya tanpa bersuara.


Dengan cepat dan tangan bergetar Ling bai bersujud dan mengucapkan kata,


Maaf kan aku induk Harimau dan harimau kecil karena berada di tempat ini.


Grrr grrrr grrrr harimau kecil itu bersuara.


Sudah lah bocah jangan takut,


Bagaimana keadaan mu itu, dan mengapa kamu ada di hutan ini?


Terdengar suara dalan telinga Ling bai yang membuat dia terkejut akan suara itu. Akhirnya dia menyadari bahwa harimau ini adalah binatang buas yang memiliki kekutan tinggi karena dari pembelajaran sebelum nya dipulau, bahwa jika binatang buas atau siluman telah memiliki kekuatan yang tinggi dia memiliki kesadaran dan pemikiran nya seperti layaknya manusia.


Setelah terdiam berfikir cukup lama, Ling bai kembali tersadar dan buru buru menangkupkan tangan nya dengan keadaan setengah bersujud mengucapkan kata "Ling bai memberi hormat pada Induk harimau,


Aku tidak tahu kenapa ada disini tapi seingat ku saat itu aku dikejar kejar oleh serigala dan melompat ke sebuah jurang yang entah apa yang ada dibawah jurang itu, Sehingga saat ini aku tidak tau mengapa ada disini.


Oh iya apakah induk harimau yang menyelamatkan?


Aihhhh maaf kan aku, bersikap lancang.


terima kasih banyak induk harimau


Sudah lah bocah tak perlu banyak peradatan, sebenarnya yang aku tanya mengapa kamu ada di hutan bukan nya lebih baik berdiam diri saja di rumah melihat usia yang masih . . . .


Karena merasa tidak ada bahaya pada harimau itu Ling bai akhirnya bernafas lega, hingga bergumam dalam pikiran nya, ternyata memang benar jika orang jahat dan sering berbuat onar itu hidupnya akan lama mjngkin surga tidak menginginkan nya, hehehehe


maaf kan aku induk harimau, sebetulnya saat itu aku di bawa keluar rumah oleh sesepuh di Klan dan saat tidak sadarkan diri aku ditinggalkan didalam hutan yang entah ada dimana saat itu. Sesepuh hanya berpesan bahwa aku harus berlatih bertahan hidup didunia yang kejam ini. Dan saat nya tiba barulah kembali dengan memiliki kekuatan agar tidak mengecewakan orang tua ku.


Hahahaha induk harimau tertawa selayaknya manusia mendengar ucapan dari Ling bai, kemudian lanjut berkata,


Lalu apa yang akan dilakukan intuk mencapai itu, apakah kamu akan bertarung dengan para binatang buas dihutan ini untuk mendapatkan kekuatan? Dengan fisik dan kekuatan mu yang lemah itu bocah? Ucap sang harimau.


Huuuhhhhh


Ling bai hanya menghembuskan nafas nya secara perlahan. Aku juga tidak tau bagaimana cara nya bahkan saat di rumah pun aku tidak pernah ikut dalam pembelajaran karena seperti nya membosankan.


"Sudah kuduga! Ucap harimau itu dan Kemudian berkata, pantas saja kamu bahkan dibuang ke hutan ini dasar bocah nakal.


Untuk saat ini lakukan lah apa yang kamu lakukan di tempat ini hanya saja jangan terlalu memasuki area hutan bagian lain.


Karena hutan ini sangat berbahaya.


Ling bai menangkupkan tangan nya dan mengucapkan " terima kasih induk harimau


Setelah itu ling bai keluar dari ruangan itu, dan ternyata ruangan itu adalah sebuah gua yang besar tempat Harimau itu tinggal.


. . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . .. .. . . . . .

__ADS_1


__ADS_2